Milad ke-109 Aisyiyah, Dedi Mulyadi Ajak Organisasi Perempuan Selesaikan Masalah Sosial di Jawa Barat

Jumat, 26 Juni 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyapa peserta Resepsi Milad ke-109 Aisyiyah di Pesantren Darul Arqam, Kabupaten Garut, Senin (22/6/2026). Dalam kesempatan itu, Dedi mengajak Aisyiyah berkolaborasi menyelesaikan berbagai persoalan sosial di Jawa Barat. (Foto: Humas Jabar)

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyapa peserta Resepsi Milad ke-109 Aisyiyah di Pesantren Darul Arqam, Kabupaten Garut, Senin (22/6/2026). Dalam kesempatan itu, Dedi mengajak Aisyiyah berkolaborasi menyelesaikan berbagai persoalan sosial di Jawa Barat. (Foto: Humas Jabar)

Kabupaten Garut, Kabar Pajajaran – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) mengajak organisasi perempuan Aisyiyah berperan lebih aktif dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial di Jawa Barat. KDM menyampaikan ajakan tersebut saat menghadiri Resepsi Milad ke-109 Aisyiyah di Pesantren Darul Arqam Garut, Senin, 22 Juni 2026.

Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jawa Barat mengusung acara tersebut dengan tema “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian”. Ratusan kader Aisyiyah, tokoh masyarakat, serta jajaran pemerintah daerah dan provinsi menghadiri kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Dedi menilai organisasi kemasyarakatan memiliki peran penting untuk menjawab berbagai tantangan sosial. Menurutnya, organisasi tidak cukup hanya fokus membina anggotanya, tetapi juga perlu hadir di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya ngajak kepada seluruh ormas, baik ormas keagamaan maupun nonkeagamaan, mari kita melangkah pada hal yang lebih nyata. Kalau kita terus melakukan pembinaan di internal organisasi kita, perasaan manfaatnya terbatas,” ujar Dedi Mulyadi.

Baca juga: Satpol PP Bandung Bongkar 63 Kios PKL di Jalan Dipatiukur, Trotoar Kembali untuk Pejalan Kaki

Dedi Mulyadi Dorong Aisyiyah Dampingi Anak Broken Home

Dedi menyoroti meningkatnya berbagai persoalan keluarga yang berdampak terhadap perilaku anak dan remaja. Ia menyebut kurangnya perhatian orang tua menjadi salah satu penyebab munculnya tawuran dan kenakalan remaja.

Menurutnya, kondisi tersebut sering terjadi pada keluarga yang orang tuanya bekerja sebagai pekerja migran sehingga anak kehilangan pendampingan.

Karena itu, Dedi mengajak Aisyiyah turun langsung mendampingi anak-anak yang membutuhkan perhatian.

Ia berharap kader Aisyiyah dapat menghampiri anak-anak yang masih berkumpul hingga larut malam. Selain itu, KDM juga berharap mereka mengajak anak-anak mengikuti kegiatan positif dan mengantar mereka kembali ke rumah.

“Yang harus diberesin anak-anak yang ibunya jadi TKI, tiap hari kekurangan kasih sayang hingga akhirnya bawa clurit. Anak-anak perempuan yang broken home yang tiap hari nongkrong di luar pulang jam 12 malam. Nanti Aisyiyah turun menghampiri anak-anak yang nongkrong, peluk penuh cinta, ajakin ke majelis, anterin pulang. Kalau orang tuanya tidak ada, biarkan ibu-ibu Aisyiyah menjadi ibu angkat yang anak-anak broken home,” tuturnya.

Baca juga: Bandung Percepat Kesiapan Wisata Menjelang Reaktivasi Bandara Husein

Kolaborasi dengan Pemerintah Dinilai Sangat Penting

Dedi menegaskan penyelesaian persoalan sosial memerlukan kerja sama antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah daerah.

Menurutnya, kolaborasi akan membuat berbagai program sosial berjalan lebih terintegrasi dan tepat sasaran.

Selain persoalan keluarga, Dedi juga menyoroti kemiskinan, anak yatim, rumah warga miskin, stunting, kematian ibu dan anak, hingga infrastruktur jalan dan irigasi.

Ia mengakui pemerintah menghadapi tantangan anggaran yang cukup berat dalam menyelesaikan seluruh persoalan tersebut.

“Kita ingin beresin itu semua dengan alokasi anggaran yang saat ini semakin berat, yang sudah terpotong dalam dua tahun ini sebesar Rp3,6 triliun,” katanya.

Meski demikian, Dedi optimistis pemerintah dan organisasi masyarakat dapat mengatasi berbagai tantangan melalui sinergi.

Baca juga: Pemkot Bandung Desak PLN Benahi Sistem Kelistrikan, UMKM Jadi Korban Utama Pemadaman

Aisyiyah Tegaskan Komitmen Bangun Perdamaian

Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa Barat, Ia Kurniati, menegaskan organisasinya terus berkomitmen menghadirkan kehidupan yang baik, tenang, dan penuh keberkahan melalui dakwah kemanusiaan.

Ia mengatakan Aisyiyah akan terus memitigasi berbagai potensi konflik melalui ruang dialog yang mencerahkan dan kebijakan yang berkeadilan.

“Aisyiyah Jawa Barat berkomitmen untuk terus memitigasi konflik melalui ruang dialog yang mencerahkan, kebijakan yang adil, serta menyebarluaskan nilai-nilai perdamaian demi masa depan generasi penerus,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengapresiasi konsistensi Aisyiyah dalam mendampingi masyarakat.

Ia juga mengajak organisasi tersebut terus memperkuat kolaborasi bersama pemerintah daerah untuk memutus rantai kemiskinan dan mengatasi berbagai persoalan sosial di Kabupaten Garut maupun Jawa Barat.***(BePe)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sekda Herman Dorong Tradisi Mendongeng untuk Cetak Generasi Unggul Indonesia Emas 2045
DBH Jabar Baru Cair Rp19 Miliar, Pemprov Siapkan Pinjaman Rp3,4 Triliun untuk Jaga Pembangunan
20.500 Narapidana di Jawa Barat Dapat Remisi HUT ke-81 RI, 303 Kasus Korupsi
450 Ribu Warga Jabar Terdampak Kekeringan, 8,7 Juta Liter Air Bersih Didistribusikan
Ketua PKK Jabar Tekankan Peran UMKM dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga
Kirab Merah Putih di Bogor, Sekda Jabar: Perjuangan Kini Harus Turunkan Kemiskinan
WFH ASN Jawa Barat Berlanjut, Dedi Mulyadi Utamakan Hasil Kerja Dibanding Kehadiran di Kantor
Jawa Barat Catat PHK Tertinggi di Indonesia, Buruh Garmen Cimahi Jadi Korban Terbaru

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Sekda Herman Dorong Tradisi Mendongeng untuk Cetak Generasi Unggul Indonesia Emas 2045

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:00 WIB

DBH Jabar Baru Cair Rp19 Miliar, Pemprov Siapkan Pinjaman Rp3,4 Triliun untuk Jaga Pembangunan

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:06 WIB

20.500 Narapidana di Jawa Barat Dapat Remisi HUT ke-81 RI, 303 Kasus Korupsi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:00 WIB

450 Ribu Warga Jabar Terdampak Kekeringan, 8,7 Juta Liter Air Bersih Didistribusikan

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Ketua PKK Jabar Tekankan Peran UMKM dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga

Berita Terbaru

Bandung Raya

Eks Tim Sukses Dedi Mulyadi Jadi Dirut MUJ, Pengamat Beri Tanggapan

Senin, 24 Agu 2026 - 09:33 WIB