Sekda Herman Dorong Tradisi Mendongeng untuk Cetak Generasi Unggul Indonesia Emas 2045

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman mendorong kegiatan mendongeng dan pengenalan cerita rakyat sebagai bagian dari upaya membentuk generasi unggul dan berkarakter menuju Indonesia Emas 2045.

Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman mendorong kegiatan mendongeng dan pengenalan cerita rakyat sebagai bagian dari upaya membentuk generasi unggul dan berkarakter menuju Indonesia Emas 2045.

KABAR PAJAJARAN— Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman mendorong kegiatan mendongeng dan pengenalan cerita rakyat sebagai bagian dari upaya membentuk generasi unggul dan berkarakter menuju Indonesia Emas 2045.

Herman menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Suara Nusantara Festival Mendongeng Cerita Rakyat bertema “Menghidupkan Legenda Jawa Barat, Menginspirasi Masa Depan” di Auditorium Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Minggu (23/8/2026).

Menurut Herman, kegiatan mendongeng tidak hanya menjadi hiburan bagi anak-anak. Cerita juga dapat menjadi ruang pembelajaran yang membantu mereka mengembangkan karakter, kreativitas, serta kemampuan berkomunikasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai anak-anak yang mengikuti festival tersebut akan menjadi bagian penting dari perjalanan Indonesia menuju 2045. Dalam 19 tahun mendatang, mereka diproyeksikan memasuki usia produktif dan berperan dalam menentukan arah pembangunan bangsa.

“Visi Bapak Presiden, visi Kabinet Merah Putih, dan visi kita semua adalah mewujudkan Indonesia maju menuju Indonesia Emas 2045. Anak-anak yang hari ini mengikuti kegiatan mendongeng, 19 tahun mendatang akan menjadi nahkoda kita,” kata Herman.

Mendongeng Kembangkan Empat Kompetensi Anak

Herman menyebut sumber daya manusia (SDM) unggul harus memiliki kompetensi sekaligus karakter yang kuat. Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat, kata dia, memiliki tanggung jawab untuk ikut menyiapkan generasi yang mampu menghadapi tantangan masa depan.

Ia menyoroti empat kompetensi yang perlu dikembangkan sejak usia dini, yakni berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi.

Kegiatan mendongeng dapat menjadi salah satu metode pembelajaran kreatif untuk menumbuhkan kemampuan tersebut. Ketika anak mendengarkan, memahami, menceritakan kembali, atau mendiskusikan sebuah cerita, mereka belajar mengolah informasi sekaligus menyampaikan gagasan.

Karena itu, Herman meminta berbagai kegiatan edukatif dan kreatif yang melibatkan anak terus mendapat dukungan. Menurutnya, pembentukan kualitas manusia harus dimulai sejak dini melalui lingkungan belajar yang menyenangkan.

Cerita Rakyat Jaga Identitas Budaya

Selain membangun kompetensi, Herman menilai cerita rakyat memiliki fungsi penting dalam mempertahankan identitas budaya daerah.

Penggunaan bahasa daerah dalam cerita rakyat, menurutnya, dapat membantu anak mengenal akar budaya sekaligus memahami nilai-nilai kehidupan yang masih relevan dengan kondisi saat ini.

Herman melihat bahasa daerah bukan sekadar alat komunikasi. Bahasa lokal juga menjadi fondasi untuk memahami berbagai fenomena kehidupan melalui perspektif budaya masyarakat setempat.

Ia pun berharap kegiatan seperti Suara Nusantara Festival Mendongeng Cerita Rakyat dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari gerakan bersama dalam menyiapkan generasi emas Jawa Barat dan Indonesia.

“Kegiatan ini mungkin bagian kecil, tetapi sangat efektif untuk mempersiapkan generasi emas di masa depan,” pungkas Herman. ***(Chq)

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

DBH Jabar Baru Cair Rp19 Miliar, Pemprov Siapkan Pinjaman Rp3,4 Triliun untuk Jaga Pembangunan
20.500 Narapidana di Jawa Barat Dapat Remisi HUT ke-81 RI, 303 Kasus Korupsi
450 Ribu Warga Jabar Terdampak Kekeringan, 8,7 Juta Liter Air Bersih Didistribusikan
Ketua PKK Jabar Tekankan Peran UMKM dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga
Kirab Merah Putih di Bogor, Sekda Jabar: Perjuangan Kini Harus Turunkan Kemiskinan
WFH ASN Jawa Barat Berlanjut, Dedi Mulyadi Utamakan Hasil Kerja Dibanding Kehadiran di Kantor
Jawa Barat Catat PHK Tertinggi di Indonesia, Buruh Garmen Cimahi Jadi Korban Terbaru
Dedi Mulyadi Restrukturisasi BUMD Jabar, Perusahaan Tak Produktif Terancam Ditutup

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Sekda Herman Dorong Tradisi Mendongeng untuk Cetak Generasi Unggul Indonesia Emas 2045

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:00 WIB

DBH Jabar Baru Cair Rp19 Miliar, Pemprov Siapkan Pinjaman Rp3,4 Triliun untuk Jaga Pembangunan

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:06 WIB

20.500 Narapidana di Jawa Barat Dapat Remisi HUT ke-81 RI, 303 Kasus Korupsi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:00 WIB

450 Ribu Warga Jabar Terdampak Kekeringan, 8,7 Juta Liter Air Bersih Didistribusikan

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Ketua PKK Jabar Tekankan Peran UMKM dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga

Berita Terbaru

Bandung Raya

Eks Tim Sukses Dedi Mulyadi Jadi Dirut MUJ, Pengamat Beri Tanggapan

Senin, 24 Agu 2026 - 09:33 WIB