SPMB Tahap 1 Ditutup, Calon Murid Baru Bersiap Daftar Ulang dan Sambut Tahap 2

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon murid baru dan orang tua memantau hasil seleksi SPMB 2026 menjelang proses daftar ulang di sekolah tujuan masing-masing. (Ilustrasi: AI)

Calon murid baru dan orang tua memantau hasil seleksi SPMB 2026 menjelang proses daftar ulang di sekolah tujuan masing-masing. (Ilustrasi: AI)

Kota Bandung, Kabar Pajajaran – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahap 1 resmi berakhir pada 19 Juni 2026. Ratusan ribu calon murid baru kini bersiap mengikuti proses daftar ulang di sekolah tujuan masing-masing.

Penutupan tahap pertama menandai berakhirnya proses seleksi awal penerimaan murid di Jawa Barat. Selanjutnya, Dinas Pendidikan Jawa Barat akan melanjutkan tahapan berikutnya sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi masyarakat. Menurutnya, pelaksanaan SPMB Tahap 1 berjalan sesuai prinsip transparansi, keadilan, dan akuntabilitas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Dinas Pendidikan terus mengoptimalkan pemanfaatan kuota yang tersedia. Langkah tersebut bertujuan memenuhi hak pendidikan anak-anak di Jawa Barat.

“Kami mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat dalam pelaksanaan SPMB Tahap 1,” ujar Purwanto, Sabtu (20/6/2026).

Ia juga meminta calon murid yang belum terpetakan tetap tenang. Kesempatan untuk memperoleh sekolah masih terbuka melalui pelaksanaan SPMB Tahap 2.

Baca juga: Pemkot Bandung Kaji Penghapusan Tarif Masuk Taman Tegallega, Farhan Ingin Ruang Publik Lebih Inklusif

Calon Murid Terpetakan Wajib Daftar Ulang

Purwanto menjelaskan bahwa calon murid yang telah terpetakan harus mengikuti proses daftar ulang. Tahapan tersebut menjadi syarat penting untuk mengamankan status penerimaan di sekolah tujuan.

Proses daftar ulang akan berlangsung pada 26 dan 29 Juni 2026. Seluruh calon murid wajib hadir sesuai ketentuan yang berlaku di sekolah masing-masing.

Pihak sekolah akan memberikan informasi teknis terkait dokumen yang harus dibawa. Karena itu, calon murid dan orang tua perlu memperhatikan pengumuman resmi dari sekolah.

Selain memastikan keabsahan data, daftar ulang juga membantu sekolah menyusun kebutuhan pembelajaran. Dengan demikian, kegiatan belajar dapat berjalan lebih terencana.

Purwanto mengingatkan seluruh peserta untuk mematuhi jadwal yang telah ditetapkan. Kedisiplinan peserta akan membantu kelancaran proses administrasi di setiap sekolah.

Di sisi lain, Dinas Pendidikan terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan daftar ulang. Pengawasan tersebut bertujuan menjaga transparansi dan kualitas pelayanan.

Baca juga: Dedi Mulyadi Siapkan Sanksi bagi Siswa Penerima Sekolah Swasta Gratis yang Melanggar Aturan

SPMB Tahap 2 Buka Peluang bagi Murid Belum Terpetakan

Bagi calon murid yang belum terpetakan, kesempatan masih tersedia pada SPMB Tahap 2. Tahapan ini akan berlangsung pada 30 Juni serta 1, 2, 3, dan 6 Juli 2026.

Melalui tahap kedua, pemerintah ingin memberikan akses pendidikan yang lebih luas. Oleh sebab itu, calon murid yang belum berhasil pada tahap pertama masih memiliki peluang.

Purwanto menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya mengakomodasi kebutuhan pendidikan masyarakat. Namun, kapasitas sekolah negeri saat ini belum mampu menampung seluruh lulusan SMP dan MTs.

Karena kondisi tersebut, Pemprov Jawa Barat memperkuat kerja sama dengan sekolah swasta. Kolaborasi itu menjadi bagian penting dalam memperluas akses pendidikan.

Menurutnya, sekolah swasta memiliki peran strategis dalam mendukung pemerataan layanan pendidikan. Kehadiran sekolah swasta membantu memenuhi kebutuhan daya tampung yang terus meningkat.

“Komitmen kami adalah mengawal seluruh proses ini secara terbuka,” kata Purwanto.

Ia memastikan setiap satuan pendidikan siap memberikan layanan informasi yang jelas. Orang tua dan calon murid juga dapat memperoleh informasi secara transparan.

Baca juga: Pemkab Sumedang Siapkan Larangan Truk Besar Melintas di Jatinangor, Tol Cisumdawu Jadi Jalur Alternatif

Orang Tua dan Calon Murid Sambut Positif SPMB 2026

Pelaksanaan SPMB tahun ini mendapat respons positif dari masyarakat. Banyak orang tua mengaku terbantu oleh sistem informasi yang tersedia selama proses seleksi.

Salah satunya datang dari Tuti Ningsih. Ia bersyukur karena putrinya, Nayla Dwi Alifah, berhasil terpetakan di SMKN 3 Bandung.

Menurut Tuti, proses seleksi berjalan lancar dan mudah dipantau. Keluarga dapat mengikuti perkembangan hasil seleksi secara berkala.

“Alhamdulillah, anak saya berhasil terpetakan di SMKN 3 Bandung,” ungkapnya.

Rasa syukur serupa disampaikan Nayla. Ia mengaku senang karena dapat melanjutkan pendidikan di sekolah yang menjadi pilihannya.

Awalnya, Nayla sempat merasa khawatir saat menunggu hasil seleksi. Namun, hasil akhir memberikan kabar yang menggembirakan bagi dirinya dan keluarga.

“Aku bersyukur banget bisa terpetakan di sekolah yang aku pilih,” ujarnya.

Kini, Nayla bertekad belajar lebih giat dan meraih prestasi di sekolah barunya. Semangat tersebut mencerminkan harapan banyak calon murid yang berhasil melalui proses SPMB tahun ini.***(BePe)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Suhu Panas Indonesia Tembus 38,5 Derajat, BMKG Ungkap 3 Wilayah Terpanas
Erwan Setiawan Ajak Generasi Muda Jabar Jaga Budaya Sunda di Era Teknologi
Sekda Herman Dorong Pemuda Sunda Perkuat Pendidikan dan Ekonomi Jawa Barat
KDM Pastikan Pembangunan Jabar 2026 Tetap Berjalan Tanpa Pinjaman
Mahasiswa ITB Meninggal Saat ITB Ultra Marathon 2026, Ini Kronologinya
Gempa Bogor dan Sukabumi Picu Kerusakan 33 Bangunan, BMKG Minta Warga Tetap Tenang
Pemprov Jabar Perkuat Perlindungan Pekerja, 13.044 Orang Terdampak PHK
Program Poe Ibu Jabar Bantu Renovasi 39 Rumah Warga di Ciamis

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Suhu Panas Indonesia Tembus 38,5 Derajat, BMKG Ungkap 3 Wilayah Terpanas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Erwan Setiawan Ajak Generasi Muda Jabar Jaga Budaya Sunda di Era Teknologi

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:44 WIB

KDM Pastikan Pembangunan Jabar 2026 Tetap Berjalan Tanpa Pinjaman

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Mahasiswa ITB Meninggal Saat ITB Ultra Marathon 2026, Ini Kronologinya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Gempa Bogor dan Sukabumi Picu Kerusakan 33 Bangunan, BMKG Minta Warga Tetap Tenang

Berita Terbaru