KDM Pastikan SPMB Jabar 2026 Berjalan Transparan, Minta Orang Tua Tak Panik

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berdialog dengan masyarakat saat meninjau pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat, Kota Bandung, Selasa (9/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, KDM memastikan proses SPMB berjalan transparan, objektif, serta meminta masyarakat tidak panik karena masih tersedia tahapan seleksi lanjutan bagi calon murid yang belum diterima. (Foto: Humas Jabar)

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berdialog dengan masyarakat saat meninjau pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat, Kota Bandung, Selasa (9/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, KDM memastikan proses SPMB berjalan transparan, objektif, serta meminta masyarakat tidak panik karena masih tersedia tahapan seleksi lanjutan bagi calon murid yang belum diterima. (Foto: Humas Jabar)

Kota Bandung, Kabar Pajajaran – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta para orang tua dan calon peserta didik untuk tidak panik menghadapi proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Tahun 2026 di Jawa Barat.

Menurut Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM, saat ini proses SPMB masih berada pada tahapan Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) yang berlangsung mulai 29 Mei hingga 9 Juni 2026 pukul 21.00 WIB. Pada tahap tersebut, calon murid masih memiliki kesempatan menentukan sekolah tujuan sesuai jalur penerimaan yang tersedia.

“Hasil penerimaan di sekolah tujuan akan diumumkan pada 12 Juni 2026. Jadi masyarakat tidak perlu panik karena prosesnya masih berjalan,” ujar KDM saat meninjau pelaksanaan SPMB di Kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat, Selasa (9/6/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, bagi siswa yang belum diterima pada tahap awal, masih tersedia kesempatan melalui SPMB Tahap 1 dan Tahap 2.

Baca juga: Polemik Geothermal di Jabar, Dedi Mulyadi Dorong Dialog Terbuka dengan ESDM

SPMB Tahap 1 dijadwalkan berlangsung pada 15–19 Juni 2026 dengan pengumuman hasil seleksi pada 25 Juni 2026. Sementara SPMB Tahap 2 akan dibuka pada 30 Juni hingga 6 Juli 2026 dan hasilnya diumumkan pada 10 Juli 2026.

Menurut KDM, mekanisme tersebut disiapkan untuk memastikan seluruh calon murid tetap memiliki kesempatan mendapatkan sekolah sesuai kuota yang tersedia.

“Masih punya waktu yang cukup untuk membenahi. Kita perbaiki,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, KDM juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menyempurnakan pelaksanaan SPMB agar berlangsung objektif, transparan, dan bebas dari praktik kecurangan.

Ia memastikan sistem digital yang digunakan telah dioptimalkan guna meminimalkan berbagai kendala teknis selama proses penerimaan berlangsung.

Baca juga: Orang Tua Ramai Keluhkan PCMB, Dedi Mulyadi Beri Penjelasan Lengkap

KDM juga mengajak masyarakat untuk berani melaporkan apabila menemukan indikasi praktik jual beli kursi atau penyimpangan lainnya dalam proses penerimaan siswa baru.

“Sebutin siapa yang jual beli. Di mana, sebutin. Jangan isu. Sebutin namanya, gurunya siapa, pejabatnya siapa. Laporin, proses hukum,” tegasnya.

Menurut KDM, seluruh proses seleksi dilakukan berdasarkan petunjuk teknis SPMB 2026 sehingga penentuan hasil penerimaan dilakukan secara objektif sesuai nilai dan ketentuan yang berlaku.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat, lanjutnya, akan terus melakukan pengawasan hingga seluruh tahapan SPMB selesai agar masyarakat mendapatkan layanan pendidikan yang adil dan transparan.***(BePe)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Suhu Panas Indonesia Tembus 38,5 Derajat, BMKG Ungkap 3 Wilayah Terpanas
Erwan Setiawan Ajak Generasi Muda Jabar Jaga Budaya Sunda di Era Teknologi
Sekda Herman Dorong Pemuda Sunda Perkuat Pendidikan dan Ekonomi Jawa Barat
KDM Pastikan Pembangunan Jabar 2026 Tetap Berjalan Tanpa Pinjaman
Mahasiswa ITB Meninggal Saat ITB Ultra Marathon 2026, Ini Kronologinya
Gempa Bogor dan Sukabumi Picu Kerusakan 33 Bangunan, BMKG Minta Warga Tetap Tenang
Pemprov Jabar Perkuat Perlindungan Pekerja, 13.044 Orang Terdampak PHK
Program Poe Ibu Jabar Bantu Renovasi 39 Rumah Warga di Ciamis

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Suhu Panas Indonesia Tembus 38,5 Derajat, BMKG Ungkap 3 Wilayah Terpanas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Erwan Setiawan Ajak Generasi Muda Jabar Jaga Budaya Sunda di Era Teknologi

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:44 WIB

KDM Pastikan Pembangunan Jabar 2026 Tetap Berjalan Tanpa Pinjaman

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Mahasiswa ITB Meninggal Saat ITB Ultra Marathon 2026, Ini Kronologinya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Gempa Bogor dan Sukabumi Picu Kerusakan 33 Bangunan, BMKG Minta Warga Tetap Tenang

Berita Terbaru