Wagub Jabar Tanggung Biaya Korban Penyekapan Bandung, Polisi Masih Buru Pelaku

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan saat rapat koordinasi pengamanan laga Persib-Persija di Aula Mapolrestabes Bandung, Kamis (8/1/2026).(Dokumentasi Humas Jabar)

Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan saat rapat koordinasi pengamanan laga Persib-Persija di Aula Mapolrestabes Bandung, Kamis (8/1/2026).(Dokumentasi Humas Jabar)

BANDUNG, KABAR PAJAJARAN – Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan bersama Ketua DPRD Jawa Barat Buky Wibawa menjenguk YTR (29), perempuan asal Rancaekek, Kabupaten Bandung, yang menjadi korban dugaan penyekapan dan penganiayaan. Saat ini, YTR menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Erwan dan Buky datang untuk melihat langsung kondisi korban sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga. Kasus yang menimpa YTR menyita perhatian masyarakat karena korban diduga mengalami penyekapan selama tiga tahun.

Erwan mengatakan kondisi korban menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Meski masih membutuhkan penanganan medis intensif, YTR memiliki semangat kuat untuk sembuh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya sudah berbicara dengan keluarga korban. Untuk sementara, hanya keluarga yang menemui korban agar proses pemulihan fisik dan psikisnya berjalan lebih maksimal,” ujar Erwan, Senin (22/6/2026).

Pemprov Jabar Tanggung Biaya Pengobatan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan seluruh biaya pengobatan korban hingga sembuh. Erwan menegaskan pemerintah ingin membantu korban tanpa membebani keluarga dengan biaya perawatan.

Selain itu, Pemprov Jabar juga menyiapkan dukungan lanjutan setelah korban pulih. Pemerintah akan membantu korban membangun kemandirian ekonomi melalui berbagai program pemberdayaan.

“Keluarga tidak perlu memikirkan biaya pengobatan. Pemprov Jabar akan menanggung semuanya. Setelah korban sehat, kami juga akan membantu agar dia bisa mandiri dan memiliki penghasilan sendiri,” katanya.

Wagub Minta Warga Jaga Privasi Korban

Erwan mengimbau masyarakat untuk menghentikan penyebaran foto dan informasi pribadi korban di media sosial. Menurutnya, tindakan tersebut dapat mengganggu proses pemulihan psikologis korban.

Ia juga meminta masyarakat tidak terus-menerus mengunggah informasi terkait pelaku. Erwan khawatir pelaku memanfaatkan informasi yang beredar untuk menghindari kejaran aparat.

“Kami berharap polisi segera menangkap pelaku dan membawa kasus ini ke proses hukum,” ujarnya.

Polisi Terus Memburu Terduga Pelaku

Polisi terus memburu Taufik Hidayat (30), pria yang diduga melakukan penyekapan dan penganiayaan terhadap korban. Penyidik mengumpulkan keterangan dari keluarga, saksi, dan berbagai sumber lain untuk mempercepat penangkapan.

Sebelumnya, petugas sempat mendatangi lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian pelaku. Namun, pelaku lebih dulu meninggalkan lokasi sebelum polisi tiba.

Pesan WhatsApp Ungkap Kasus Penyekapan

Kasus ini terungkap setelah keluarga menerima pesan WhatsApp dari nomor tak dikenal pada Rabu (10/6/2026) malam. Pengirim pesan memberi tahu bahwa YTR berada di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSHS Bandung karena mengalami kecelakaan.

Keluarga segera menuju rumah sakit setelah menerima informasi tersebut. Namun, mereka menemukan kondisi korban jauh berbeda dari yang mereka bayangkan.

Syahrul, saudara korban, melihat sejumlah luka serius di tubuh YTR. Ia menemukan luka pada wajah, infeksi pada kedua mata, luka di bagian bibir, serta bekas luka pada kaki.

Temuan itu mendorong keluarga melapor ke polisi. Hingga kini, YTR masih menjalani pemulihan fisik dan psikologis di bawah pengawasan tim medis RSHS Bandung. ***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sekda Herman Dorong Tradisi Mendongeng untuk Cetak Generasi Unggul Indonesia Emas 2045
DBH Jabar Baru Cair Rp19 Miliar, Pemprov Siapkan Pinjaman Rp3,4 Triliun untuk Jaga Pembangunan
20.500 Narapidana di Jawa Barat Dapat Remisi HUT ke-81 RI, 303 Kasus Korupsi
450 Ribu Warga Jabar Terdampak Kekeringan, 8,7 Juta Liter Air Bersih Didistribusikan
Ketua PKK Jabar Tekankan Peran UMKM dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga
Kirab Merah Putih di Bogor, Sekda Jabar: Perjuangan Kini Harus Turunkan Kemiskinan
WFH ASN Jawa Barat Berlanjut, Dedi Mulyadi Utamakan Hasil Kerja Dibanding Kehadiran di Kantor
Jawa Barat Catat PHK Tertinggi di Indonesia, Buruh Garmen Cimahi Jadi Korban Terbaru

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Sekda Herman Dorong Tradisi Mendongeng untuk Cetak Generasi Unggul Indonesia Emas 2045

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:00 WIB

DBH Jabar Baru Cair Rp19 Miliar, Pemprov Siapkan Pinjaman Rp3,4 Triliun untuk Jaga Pembangunan

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:06 WIB

20.500 Narapidana di Jawa Barat Dapat Remisi HUT ke-81 RI, 303 Kasus Korupsi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:00 WIB

450 Ribu Warga Jabar Terdampak Kekeringan, 8,7 Juta Liter Air Bersih Didistribusikan

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Ketua PKK Jabar Tekankan Peran UMKM dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga

Berita Terbaru