Keluarga Bocah Korban Serangan Pitbull di Bandung Belum Putuskan Langkah Hukum

Rabu, 26 Agustus 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang bocah perempuan berinisial B (9), warga Kompleks Grand Cendana Residence, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, diserang seekor anjing ras pitbull pada Minggu (23/8/2026) sore.(Tangkapan layar CCTV)

Seorang bocah perempuan berinisial B (9), warga Kompleks Grand Cendana Residence, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, diserang seekor anjing ras pitbull pada Minggu (23/8/2026) sore.(Tangkapan layar CCTV)

BANDUNG – Keluarga bocah perempuan berusia 9 tahun yang menjadi korban serangan anjing pitbull di Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, masih mempertimbangkan langkah hukum terhadap pemilik anjing.

Keluarga inti korban belum mengambil keputusan untuk melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang. Mereka masih fokus memantau kondisi korban setelah menjalani operasi akibat luka serius yang dialaminya.

Paman korban, Deilham Maulana (28), mengatakan keluarga masih membahas langkah terbaik setelah insiden yang terjadi pada Minggu (23/8/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Deilham, keluarga dapat menempuh jalur hukum untuk memastikan perlindungan bagi korban. Ia menilai persoalan tersebut tidak cukup hanya dengan menyelesaikan biaya pengobatan.

“Kalau untuk saat ini belum ada keputusan tindak lanjut (langkah hukum). Cuma kalau dari pendapat saya pribadi memang untuk pelaporan sebagai perlindungan hukum barangkali perlu,” kata Deilham saat dikonfirmasi, Selasa (25/8/2026).

Keluarga Pertimbangkan Dampak Jangka Panjang

Deilham mengatakan keluarga khawatir serangan pitbull tersebut menimbulkan dampak berkepanjangan bagi korban.

Karena itu, keluarga tidak ingin menganggap persoalan selesai hanya karena pemilik anjing membantu membayar biaya perawatan di rumah sakit.

“Saya rasa memang diperlukan karena memang takutnya ini berkepanjangan juga. Jadi itu bukan sekadar masuk rumah sakit dibayar, terus beres,” ujarnya.

Meski begitu, Deilham mengakui pemilik anjing sejauh ini menunjukkan sikap kooperatif.

Pemilik anjing bahkan datang ke rumah sakit dan mendampingi korban ketika menjalani operasi.

“Pemilik anjing kemarin juga datang untuk mendampingi saat prosesi operasi berlangsung. Dan sesuai dengan statement kepolisian memang pemilik anjing siap untuk bertanggung jawab secara penuh, sampai saat ini,” katanya.

Keputusan Ada di Tangan Keluarga Inti

Deilham menegaskan dirinya tidak bisa menentukan apakah keluarga akan membawa kasus tersebut ke jalur hukum.

Keputusan akhir tetap berada di tangan keluarga inti korban. Saat ini, keluarga masih mencari pilihan terbaik untuk pemulihan korban sekaligus penyelesaian kasus.

“Saya juga mengikuti keputusan dari keluarga inti. Jadi kalau misalnya ditanya untuk keputusan ini, belum ada informasi lebih lanjut. Tapi kami usahakan yang terbaiklah untuk semua pihak,” kata Deilham.

Bocah Korban Pitbull Alami Luka Serius

Serangan anjing pitbull terjadi di Kompleks Grand Cendana Residence, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung.

Korban yang masih duduk di kelas 3 sekolah dasar mengalami luka serius pada sejumlah bagian tubuh. Serangan tersebut melukai bagian kepala, telinga, wajah, hingga bibir korban.

Tim medis kemudian menangani korban di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Welas Asih.

Deilham menyebut kondisi korban mulai membaik setelah menjalani operasi.

“Kalau misalnya ngobrol belum. Tapi memang sudah siuman, operasinya sudah beres. Untuk hasil terbaru telinganya sudah nyambung lagi,” tuturnya.

Korban Sudah Sadar, tetapi Masih Sulit Bicara

Saat ini korban sudah sadar setelah menjalani operasi. Namun, luka pada bagian bibir membuat korban masih kesulitan berbicara.

Keluarga terus memantau kondisi korban dan menunggu perkembangan pemulihan setelah tindakan medis.

Selain menyembuhkan luka fisik, keluarga juga memikirkan dampak lanjutan yang mungkin muncul akibat serangan anjing tersebut.

Sementara itu, pemilik anjing telah menyatakan kesiapannya untuk bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

Hingga Selasa (25/8/2026), keluarga belum menentukan apakah akan melaporkan pemilik anjing pitbull ke pihak berwenang.

Keluarga memilih fokus pada kondisi korban sembari membahas langkah yang paling tepat untuk menyelesaikan persoalan tersebut. ***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

HJKB ke-216 Usung “Solidarity in Harmony”, Bandung Tegaskan Semangat Kebersamaan
Prabowo Salurkan 260 Becak Listrik ke Kabupaten Bandung, Pengayuh Lansia Jadi Prioritas
PPPK Paruh Waktu Kota Bandung Dapat Kabar Bahagia, Kontrak Diperpanjang 2027
Pemprov Jabar Tebar Diskon Pajak Kendaraan 10 Persen Selama GIIAS Bandung
Wali Kota Bandung Minta Bobotoh Tak Datang ke SUGBK Saat Persija Vs Persib
Bobotoh Persib Siap ke SUGBK, Tunggu Izin Polisi untuk Laga Lawan Persija
Kebakaran Lahan di Cililin Bandung Barat Hanguskan 1 Hektare Area Perhutani
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Bandung, Farhan Imbau Warga Pakai Masker

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 15:00 WIB

HJKB ke-216 Usung “Solidarity in Harmony”, Bandung Tegaskan Semangat Kebersamaan

Senin, 14 September 2026 - 12:00 WIB

Prabowo Salurkan 260 Becak Listrik ke Kabupaten Bandung, Pengayuh Lansia Jadi Prioritas

Minggu, 13 September 2026 - 20:00 WIB

PPPK Paruh Waktu Kota Bandung Dapat Kabar Bahagia, Kontrak Diperpanjang 2027

Sabtu, 12 September 2026 - 10:00 WIB

Pemprov Jabar Tebar Diskon Pajak Kendaraan 10 Persen Selama GIIAS Bandung

Sabtu, 12 September 2026 - 09:00 WIB

Wali Kota Bandung Minta Bobotoh Tak Datang ke SUGBK Saat Persija Vs Persib

Berita Terbaru

Teknologi

iOS 27 Resmi Dirilis, Ini Daftar 33 iPhone yang Kebagian Update

Selasa, 15 Sep 2026 - 13:14 WIB