Dedi Mulyadi Ajak APINDO Bangun Infrastruktur menuju Pelabuhan Patimban demi Perkuat Ekspor Jawa Barat

Sabtu, 27 Juni 2026 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghadiri Pengukuhan Pengurus DPP APINDO Jawa Barat Periode 2026–2031 di eL Hotel Bandung, Jumat (26/6/2026). Dalam kesempatan itu, ia mengajak pengusaha berkolaborasi membangun konektivitas menuju Pelabuhan Patimban. (Foto: Humas Jabar)

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghadiri Pengukuhan Pengurus DPP APINDO Jawa Barat Periode 2026–2031 di eL Hotel Bandung, Jumat (26/6/2026). Dalam kesempatan itu, ia mengajak pengusaha berkolaborasi membangun konektivitas menuju Pelabuhan Patimban. (Foto: Humas Jabar)

Kota Bandung, Kabar Pajajaran – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengajak para pengusaha di Jawa Barat memperkuat kolaborasi dalam pembangunan infrastruktur. Salah satunya adalah pembangunan Pelabuhan Patimban sebagai pintu utama ekspor dari provinsi tersebut.

Dedi Mulyadi menyampaikan ajakan itu usai menghadiri Pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Jawa Barat Periode 2026–2031 di eL Hotel Bandung, Jumat, 26 Juni 2026.

Menurut Dedi, konektivitas antara kawasan industri dengan Pelabuhan Patimban menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing produk ekspor asal Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai pembangunan infrastruktur harus menghubungkan jalan tol, jalan nasional, jalan provinsi, hingga jalan kabupaten secara terintegrasi menuju pelabuhan.

Baca juga: Dedi Mulyadi Jamin Pengobatan Korban Penganiayaan Taufik Hidayat hingga Sembuh, Serahkan Rp250 Juta untuk Masa Depan Korban

Pelabuhan Patimban Harus Menjadi Pintu Ekspor Jawa Barat

Dedi mengatakan Jawa Barat membutuhkan sistem logistik yang efisien agar hasil industri tidak lagi bergantung pada pelabuhan di daerah lain.

Menurutnya, sektor industri harus memanfaatkan keberadaan Pelabuhan Patimban sebagai pusat ekspor produk industri Jawa Barat secara optimal.

“Intinya kan kita ingin dorong Jabar punya pelabuhan namanya Patimban. Kalau kita punya industri tetapi tidak punya pelabuhan, nanti pelabuhannya selalu menggunakan di tempat lain, ekspornya dicatat sebagai produk di tempat lain bukan produk Jabar,” ujar Dedi.

Ia menegaskan bahwa penguatan konektivitas menuju Pelabuhan Patimban akan memberikan nilai tambah terhadap perekonomian daerah.

Selain mempercepat distribusi barang, Dedi menilai langkah tersebut juga mampu meningkatkan daya saing industri Jawa Barat di pasar global.

Baca juga: Erwan Setiawan Dorong Pengrajin Jawa Barat Berinovasi Lewat Teknologi Digital pada PKJB 2026

Pengusaha Diminta Gunakan NPWP Jawa Barat

Selain membahas infrastruktur, Dedi juga meminta perusahaan yang beroperasi di Jawa Barat menggunakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) yang terdaftar di provinsi tersebut.

Menurutnya, penggunaan NPWP Jawa Barat akan memperkuat penerimaan daerah sehingga manfaat ekonomi dapat kembali kepada masyarakat.

“Saya meminta pengusaha mencatatkan NPWP di Jabar, jangan industrinya di sini, pencemarannya di sini, penggunaan infrastrukturnya di sini, kemudian mengalami tekanan demo setiap waktu di sini, biaya pengamanannya kita yang ngeluarin, tetapi bagian bagi hasil pajaknya di tempat lain,” katanya.

Dedi juga mengingatkan pentingnya pemerataan manfaat ekonomi bagi desa-desa di sekitar kawasan industri.

Ia berharap pertumbuhan sektor industri dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di wilayah penghasil.

Baca juga: Dedi Mulyadi: Nyali Satpol PP Tergantung Kepala Daerah, Minta Penegakan Aturan Lebih Tegas

Pemprov Jabar Siapkan Air Bersih dan SDM Industri

Dalam kesempatan tersebut, Dedi menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus memperkuat dukungan terhadap iklim investasi.

Salah satu langkahnya adalah menyiapkan penyediaan air bersih bagi kawasan industri agar tidak lagi bergantung pada pemanfaatan air tanah.

Menurutnya, pasokan air akan berasal dari sumber air permukaan, termasuk Sungai Citarum dan Waduk Jatigede.

Selain infrastruktur fisik, pemerintah juga akan memperkuat sistem teknologi informasi sebagai penunjang aktivitas investasi dan industri.

Dedi menambahkan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi prioritas berikutnya.

Karena itu, Pemprov Jawa Barat terus memperkuat program link and match antara sekolah dengan dunia industri.

Salah satunya adalah menyiapkan usulan untuk memperpanjang masa praktik kerja industri bagi siswa sekolah menengah.

“Kelas 3 setahun itu sudah praktik industri saja sehingga itu nanti masuk prakerja, sehingga dia sudah terdaftar sebagai calon karyawan,” ujarnya.

Melalui sinergi antara pemerintah dan dunia usaha, Dedi berharap Jawa Barat mampu membangun ekosistem industri yang semakin kompetitif, memperkuat ekspor melalui Pelabuhan Patimban, serta menciptakan lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat.***(BePe)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemprov Jabar Ancam Pecat ASN yang Terbukti Terlibat LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Maksimal
Pemprov Jabar Kantongi Data ASN Terduga Judi Online, Erwan: Ada yang Transaksinya Rp800 Juta
TBI Team Bandung Sabet Juara Umum 1 Pemula di International Ksatria Nusantara PBTI Series 4 Jawa Barat
Kerajinan Jabar Makin Diminati, Transaksi PKJB 2026 Tembus Rp54 Miliar
Bupati Purwakarta Tak Tinggal Diam, Begini Responsnya Usai Lagu Viral Tuai Polemik
Dedi Mulyadi Desak Hukuman Maksimal untuk Tersangka Penyekapan dan Penganiayaan YTR
Disdik Jabar Siapkan SPMB Tahap 2, Sisa Kuota Tahap Pertama Dialihkan ke Jalur Domisili
Dedi Mulyadi Hidupkan Kembali Tradisi Lapor Tamu, RT/RW Diminta Data Penghuni Kos dan Kontrakan

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:00 WIB

Pemprov Jabar Ancam Pecat ASN yang Terbukti Terlibat LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Maksimal

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:00 WIB

Pemprov Jabar Kantongi Data ASN Terduga Judi Online, Erwan: Ada yang Transaksinya Rp800 Juta

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:12 WIB

TBI Team Bandung Sabet Juara Umum 1 Pemula di International Ksatria Nusantara PBTI Series 4 Jawa Barat

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:58 WIB

Kerajinan Jabar Makin Diminati, Transaksi PKJB 2026 Tembus Rp54 Miliar

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:00 WIB

Bupati Purwakarta Tak Tinggal Diam, Begini Responsnya Usai Lagu Viral Tuai Polemik

Berita Terbaru