Ditangkap atau Serahkan Diri? Fakta Mengejutkan Kasus Taufik Hidayat Terungkap

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas menggiring tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat Taufik Hidayat (tengah) setibanya di Polda Jabar, Bandung, Jawa Barat, Selasa (23/6/2026). Polda Jabar menangkap Taufik Hidayat yang berstatus daftar pencarian orang di Kawasan Majalaya, Kabupaten Bandung yang selanjutnya akan diperiksa atas kasus penyekapan dan penganiayaan berat terhadap seorang wanita berinisial YTR selama tiga tahun. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/nym.(RAISAN AL FARISI)

Petugas menggiring tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat Taufik Hidayat (tengah) setibanya di Polda Jabar, Bandung, Jawa Barat, Selasa (23/6/2026). Polda Jabar menangkap Taufik Hidayat yang berstatus daftar pencarian orang di Kawasan Majalaya, Kabupaten Bandung yang selanjutnya akan diperiksa atas kasus penyekapan dan penganiayaan berat terhadap seorang wanita berinisial YTR selama tiga tahun. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/nym.(RAISAN AL FARISI)

BANDUNG, KABAR PAJAJARAN – Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat terhadap YTR (29), perempuan asal Rancaekek, Kabupaten Bandung, kembali menyita perhatian publik setelah polisi menangkap Taufik Hidayat (30). Dua versi kronologi berbeda muncul mengenai akhir pelarian tersangka.

Polisi Pastikan Penangkapan Taufik di Ciparay

Polda Jawa Barat menegaskan Tim Resmob menangkap Taufik Hidayat di Perumahan Griya Pesona, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, pada Selasa (23/6/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan menjelaskan timnya melacak dan mengamankan Taufik setelah rangkaian penyelidikan di wilayah Bandung Raya. Ia menegaskan Taufik tidak menyerahkan diri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi lalu membawa Taufik ke Mapolda Jabar untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

Polisi Tolak Narasi Penyerahan Diri

Hendra membantah klaim bahwa Taufik datang secara sukarela kepada aparat. Ia menegaskan tim Resmob bergerak berdasarkan informasi lapangan dan berhasil menangkap tersangka di lokasi.

Menurut Hendra, petugas langsung mengamankan Taufik tanpa perlawanan setelah menemukan keberadaannya.

Penyidik juga memeriksa beberapa saksi, termasuk mantan atasan Taufik, Dadang Ahyar Ismail, untuk memperkuat berkas perkara.

Mantan Atasan Sebut Ia Mendorong Taufik Serahkan Diri

Di sisi lain, Dadang Ahyar Ismail mengaku berkomunikasi dengan Taufik sebelum penangkapan. Ia mengatakan Taufik menghubunginya karena merasa tertekan setelah kasusnya viral.

Dadang kemudian menasihati Taufik agar menghentikan pelarian dan menyerahkan diri kepada polisi.

Versi Dadang: Taufik Datang ke Rumah Sebelum Polisi Tiba

Dadang menjelaskan Taufik datang ke rumahnya di Ciparay sebelum aparat kepolisian tiba di lokasi. Ia mengaku belum sempat menghubungi polisi saat itu.

Ia kemudian meminta Taufik tetap berada di tempat dan menunggu proses penyerahan diri. Setelah itu, polisi datang dan membawa Taufik untuk diperiksa.

Dadang juga menyebut ia ikut mendampingi saat proses penangkapan berlangsung.

Kapolda Ungkap Pergerakan Pelarian Taufik

Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan menjelaskan Taufik berpindah lokasi beberapa kali sebelum tertangkap. Ia menyebut Taufik sempat kabur ke Tangerang untuk menghindari pengejaran aparat.

Namun, Taufik kembali ke Jawa Barat karena merasa tidak aman. Polisi kemudian melacak pergerakannya hingga wilayah Bandung Raya.

Taufik Akui Perbuatan dan Sampaikan Penyesalan

Dalam pemeriksaan awal, Taufik mengakui perbuatannya terhadap YTR. Ia juga menyampaikan penyesalan atas tindakannya selama menjalin hubungan dengan korban.

Polisi menyebut Taufik mengaku sering mengonsumsi alkohol yang memengaruhi emosinya saat kejadian berlangsung.

Polisi Dalami Kasus Penyekapan YTR

Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR terus menarik perhatian publik setelah korban ditemukan dalam kondisi memprihatinkan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Polda Jabar terus mengumpulkan keterangan saksi untuk menyusun kronologi lengkap kasus tersebut.

Dua Versi Kronologi Masih Dikaji Penyidik

Polisi menegaskan Tim Resmob menangkap Taufik di Ciparay melalui operasi lapangan. Sementara itu, mantan atasan menyebut proses tersebut berawal dari upaya membujuk tersangka agar menyerahkan diri.

Penyidik kini membandingkan seluruh keterangan untuk memastikan kronologi paling akurat dalam kasus ini. ***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Satpol PP Jabar Tertibkan Pedagang di Jalur Subang-Bandung, Lima Bangunan Liar Disegel
Eks Tim Sukses Dedi Mulyadi Jadi Dirut MUJ, Pengamat Beri Tanggapan
Miras Diduga Picu Pengeroyokan Kapolsek dan Danramil Cicalengka Saat Karnaval HUT ke-81 RI
Sekda Jabar Bidik Pengangguran Pemuda Turun Signifikan, IPP Ditargetkan Capai 90 pada 2029
Kemarau Mulai Terasa, Volunteer Bagasi Team Kirim 7.000 Liter Air Bersih ke Warga Cicendo
Alun-alun Bandung Dibuka 17 Agustus 2026, Ada Pesta Rakyat Mulai Pukul 10.00 WIB
20.500 Narapidana di Jawa Barat Dapat Remisi HUT ke-81 RI, 303 Kasus Korupsi
Bukan Hasil Instan! TBI Team Bandung Bawa Pulang 18 Medali dari West Java Open 2026

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Satpol PP Jabar Tertibkan Pedagang di Jalur Subang-Bandung, Lima Bangunan Liar Disegel

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:33 WIB

Eks Tim Sukses Dedi Mulyadi Jadi Dirut MUJ, Pengamat Beri Tanggapan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Miras Diduga Picu Pengeroyokan Kapolsek dan Danramil Cicalengka Saat Karnaval HUT ke-81 RI

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:07 WIB

Sekda Jabar Bidik Pengangguran Pemuda Turun Signifikan, IPP Ditargetkan Capai 90 pada 2029

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:45 WIB

Kemarau Mulai Terasa, Volunteer Bagasi Team Kirim 7.000 Liter Air Bersih ke Warga Cicendo

Berita Terbaru

Bandung Raya

Eks Tim Sukses Dedi Mulyadi Jadi Dirut MUJ, Pengamat Beri Tanggapan

Senin, 24 Agu 2026 - 09:33 WIB