Polisi Tangkap DPO Kasus Penyekapan di Bandung, Dedi Mulyadi Apresiasi Aparat

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan kepada media di Gedung Sate, Kota Bandung, terkait kepastian realisasi beasiswa bagi siswa SMA dan SMK swasta pada tahun ajaran baru 2026/2027. Foto: jabarprov.go.id

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan kepada media di Gedung Sate, Kota Bandung, terkait kepastian realisasi beasiswa bagi siswa SMA dan SMK swasta pada tahun ajaran baru 2026/2027. Foto: jabarprov.go.id

Bandung, Kabar Pajajaran — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengapresiasi langkah cepat kepolisian setelah aparat menangkap Taufik Hidayat, tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap perempuan asal Kabupaten Bandung.

Ia menyampaikan apresiasi langsung kepada Kapolda Jawa Barat setelah menerima kabar penangkapan tersebut. Ia menilai kepolisian bergerak cepat dan responsif saat menangani kasus yang menarik perhatian publik.

“Saya sejak tadi malam sudah menyampaikan kepada Pak Kapolda, terima kasih. Cepat sekali Taufik Hidayat bisa ditangkap,” kata Dedi saat menghadiri pemusnahan tembakau ilegal di Alun-alun Garut, Rabu (24/6/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polda Jawa Barat menetapkan Taufik Hidayat sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) setelah menerima laporan dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR (29), warga Rancaekek, Kabupaten Bandung. Polisi kemudian menelusuri keberadaan pelaku hingga berhasil menangkapnya di Majalaya pada Selasa malam (23/6/2026).

Dedi menilai penangkapan ini menunjukkan kerja cepat aparat dalam menangani kasus yang menjadi sorotan masyarakat. Oleh karena itu, ia meminta pengawasan lingkungan, terutama rumah kos, agar lebih ketat.

Ia juga mendorong pemilik kos untuk mencatat identitas setiap penyewa secara lengkap, termasuk foto penghuni. Selain itu, ia menegaskan masyarakat bisa mengirimkan data tersebut secara cepat melalui komunikasi digital kepada pengurus lingkungan.

“Sekarang lapor tidak harus datang. Tinggal kirim ke RT, ini yang kos, KTP-nya ini, wajahnya ini,” ujar Dedi.

Dedi juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak-anak, terutama yang tinggal jauh dari keluarga. Ia meminta keluarga tetap aktif menjaga komunikasi agar dapat mencegah potensi tindak kejahatan.

“Kalau pergi ke luar ditemani, kalau menginap ya harus ditemani,” katanya.

Terakhir, ia berharap kasus ini menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk memperkuat pengawasan lingkungan dan meningkatkan koordinasi antara keluarga, warga, dan aparat keamanan agar kejadian serupa tidak terulang.***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Mahasiswa Mabuk Tabrak Polisi hingga Tewas di Bandung, Dua Prajurit TNI Ada di Dalam Mobil
PPPK Bandung Barat Kembali Disorot, Diduga Main Padel Saat WFH
KAI Daop 2 Bandung Kembalikan Operasional Kereta Normal Usai Gempa Pangandaran
Pemkot Bandung Siapkan 100 Truk Sampah untuk Operasional TPPAS Legok Nangka pada 2029
WFH ASN Jawa Barat Berlanjut, Dedi Mulyadi Utamakan Hasil Kerja Dibanding Kehadiran di Kantor
Kecelakaan Beruntun di Ciwidey, Truk Batu Bara Mundur Akibat Patah As Tabrak Lima Kendaraan
Jawa Barat Catat PHK Tertinggi di Indonesia, Buruh Garmen Cimahi Jadi Korban Terbaru
Pemkot Bandung Wajibkan Warga Pilah Sampah Sebelum TPPAS Legok Nangka Beroperasi

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:00 WIB

PPPK Bandung Barat Kembali Disorot, Diduga Main Padel Saat WFH

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:00 WIB

KAI Daop 2 Bandung Kembalikan Operasional Kereta Normal Usai Gempa Pangandaran

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Pemkot Bandung Siapkan 100 Truk Sampah untuk Operasional TPPAS Legok Nangka pada 2029

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:01 WIB

WFH ASN Jawa Barat Berlanjut, Dedi Mulyadi Utamakan Hasil Kerja Dibanding Kehadiran di Kantor

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Kecelakaan Beruntun di Ciwidey, Truk Batu Bara Mundur Akibat Patah As Tabrak Lima Kendaraan

Berita Terbaru