KABAR PAJAJARAN – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) resmi membuka pendaftaran Beasiswa Bidang Keolahragaan Tahap 2 Tahun 2026. Program ini memberikan kesempatan bagi atlet dan tenaga keolahragaan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Magister (S2) maupun Doktor (S3).
Pendaftaran berlangsung mulai 22 Juni hingga 10 Juli 2026. Selain itu, calon peserta juga dapat mengajukan rekomendasi beasiswa kepada Kemenpora selama periode tersebut.
Berdasarkan pedoman resmi yang dirilis pada Senin (22/6/2026), Kemenpora menetapkan jadwal pengajuan rekomendasi beasiswa dari 22 Juni sampai 10 Juli 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sasaran Penerima Beasiswa
Program ini menyasar olahragawan dan tenaga keolahragaan yang ingin meningkatkan kompetensi akademik. Dalam hal ini, olahragawan merupakan individu yang menjalani latihan secara teratur, sistematis, terpadu, berjenjang, dan berkelanjutan serta telah meraih prestasi minimal tingkat nasional.
Sementara itu, tenaga keolahragaan mencakup individu yang memiliki kualifikasi dan sertifikat kompetensi di bidang olahraga. Karena itu, program ini tidak hanya terbuka bagi atlet, tetapi juga bagi pelatih, instruktur, dan profesi lain yang mendukung perkembangan olahraga nasional.
Dua Jalur Beasiswa yang Tersedia
Kemenpora dan LPDP menyediakan dua jalur beasiswa. Pertama, jalur penghargaan prestasi yang ditujukan bagi penerima medali tingkat internasional. Kedua, jalur peningkatan prestasi yang menyasar atlet, mantan atlet, dan tenaga keolahragaan dengan prestasi atau pengalaman yang relevan.
Dengan adanya dua jalur tersebut, peserta dapat memilih skema yang sesuai dengan latar belakang dan capaian masing-masing.
Fasilitas yang Diterima Penerima Beasiswa
Melalui program ini, penerima memperoleh berbagai dukungan pendidikan dan pendanaan selama masa studi.
Dana Pendidikan
Penerima beasiswa berhak memperoleh:
- Dana pendaftaran
- Dana SPP atau Uang Kuliah Tunggal (UKT)
- Dana tunjangan buku
- Dana penelitian tesis atau disertasi
- Dana seminar internasional
- Dana publikasi jurnal internasional
Dana Pendukung
Selain dana pendidikan, penerima juga mendapatkan:
- Dana transportasi
- Dana aplikasi visa atau izin tinggal
- Dana asuransi kesehatan
- Dana kedatangan
- Dana hidup bulanan
- Dana tunjangan keluarga khusus jenjang doktor
- Dana keadaan darurat apabila diperlukan
- Dana pengayaan bahasa khusus jalur penghargaan prestasi
Dengan dukungan tersebut, peserta dapat lebih fokus menyelesaikan studi tanpa terbebani biaya pendidikan maupun kebutuhan penunjang lainnya.
Persyaratan Jalur Penghargaan Prestasi
Batas Usia
Kemenpora menetapkan batas usia pendaftar per 31 Desember 2026, yaitu:
- Jenjang Magister (S2): maksimal 45 tahun.
- Jenjang Doktor (S3): maksimal 50 tahun.
Dokumen Persyaratan
Peserta wajib menyiapkan dokumen berikut:
- KTP
- Ijazah terakhir dan transkrip nilai
- Surat keterangan perolehan medali pada kejuaraan internasional
- Surat pengantar beasiswa
- Surat Pernyataan Kebenaran Dokumen
Selain itu, Ketua Umum atau Sekretaris Jenderal KOI, NPCI, maupun IOCO harus menandatangani surat keterangan prestasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Persyaratan Jalur Peningkatan Prestasi
Batas Usia
Untuk jalur ini, Kemenpora menetapkan batas usia sebagai berikut:
- Jenjang Magister (S2): maksimal 40 tahun.
- Jenjang Doktor (S3): maksimal 45 tahun.
Persyaratan untuk Olahragawan dan Mantan Olahragawan
Peserta harus melampirkan:
- KTP
- Ijazah terakhir dan transkrip nilai
- Surat keterangan prestasi atau perolehan medali tingkat nasional
- Surat pengantar beasiswa
- Surat Pernyataan Kebenaran Dokumen
Selanjutnya, Ketua Umum atau Sekretaris Jenderal KONI Pusat, NPCI, atau IOCO harus mengesahkan surat prestasi tersebut.
Persyaratan untuk Tenaga Keolahragaan
Tenaga keolahragaan perlu menyiapkan:
- KTP
- Ijazah terakhir dan transkrip nilai
- Surat penugasan sebagai tenaga keolahragaan dalam lima tahun terakhir
- Sertifikat atau lisensi keahlian
- Surat pengantar beasiswa dari instansi atau organisasi terkait
- Surat Pernyataan Kebenaran Dokumen
Di samping itu, Kemenpora memprioritaskan pelamar yang memiliki penghargaan, sertifikat, atau tanda jasa yang relevan dengan bidang olahraga.
Cara Mendaftar Beasiswa Kemenpora-LPDP 2026
Calon peserta dapat mengikuti langkah-langkah berikut:
- Kunjungi laman SITENOR Kemenpora.
- Masuk menggunakan akun SITENOR atau lakukan registrasi bagi pengguna baru.
- Lengkapi data diri dan unggah seluruh dokumen pendukung.
- Isi data kemampuan bahasa Inggris, rencana studi, serta unggah surat pengantar dan surat pernyataan.
- Klik menu “Ajukan Rekomendasi” untuk mengirimkan permohonan verifikasi.
- Tunggu proses telaah portofolio oleh tim verifikator.
Setelah menyelesaikan proses verifikasi, peserta yang memenuhi syarat dapat mengunduh surat rekomendasi melalui akun masing-masing. Oleh karena itu, peserta perlu memastikan seluruh dokumen telah lengkap sebelum mengirimkan permohonan.
Kesempatan Emas bagi Atlet dan Tenaga Keolahragaan
Program Beasiswa Keolahragaan Kemenpora-LPDP Tahap 2 Tahun 2026 menjadi peluang besar bagi atlet, mantan atlet, maupun tenaga keolahragaan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Melalui dukungan biaya pendidikan dan biaya hidup yang komprehensif, pemerintah mendorong lahirnya sumber daya manusia olahraga yang unggul dan berdaya saing.
Karena itu, calon peserta yang memenuhi syarat sebaiknya segera menyiapkan dokumen dan menyelesaikan proses pendaftaran sebelum batas akhir pada 10 Juli 2026. ***(Chq)






