Dedi Mulyadi Ajak Masyarakat Desa Jaga Lingkungan dan Sumber Daya Alam di Pengukuhan ABPEDASNAS Sumedang

Jumat, 26 Juni 2026 - 06:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berfoto bersama pengurus DPC Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDASNAS) Kabupaten Sumedang usai pengukuhan di GOR Tadjimalela, Kamis (25/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, Dedi mengajak masyarakat desa menjaga lingkungan dan sumber daya alam. (Foto: Humas Jabar)

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berfoto bersama pengurus DPC Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDASNAS) Kabupaten Sumedang usai pengukuhan di GOR Tadjimalela, Kamis (25/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, Dedi mengajak masyarakat desa menjaga lingkungan dan sumber daya alam. (Foto: Humas Jabar)

KABUPATEN SUMEDANG, Kabar Pajajaran – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) mengajak masyarakat desa menjaga kelestarian lingkungan, sumber daya alam, serta ketahanan pangan sebagai fondasi pembangunan yang berkelanjutan. KDM menyampaikan pesan tersebut saat menghadiri Pengukuhan Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (DPC ABPEDASNAS) Kabupaten Sumedang di GOR Tadjimalela, Kamis, 25 Juni 2026.

Dalam sambutannya, Dedi menegaskan bahwa masyarakat desa memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan alam. Menurutnya, keberlangsungan sumber air, hutan, lahan pertanian, dan kawasan pegunungan menjadi penentu masa depan bangsa.

Ia mengingatkan bahwa pembangunan harus berjalan beriringan dengan pelestarian lingkungan. Dengan demikian, generasi mendatang tetap memperoleh manfaat dari kekayaan alam yang tersedia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dedi Tekankan Pentingnya Menjaga Sumber Energi dan Pangan

Dedi mengajak seluruh masyarakat desa menjaga sumber energi, sumber pangan, dan sumber spiritualitas secara bersamaan.

Menurutnya, sumber energi tidak hanya berupa bahan bakar, tetapi juga berasal dari ekosistem yang tetap terpelihara.

“Sumber energi apa? Jaga sirah cai (jaga mata air), jaga tangkal gede, jaga gunung, jaga sawah, jaga susukan, jaga walungan. Politik boleh mengalami fluktuasi tetapi ketika sumber air terjaga, sumber hutan terjaga, sumber pangan terjaga, maka Indonesia akan tetap jaya,” ujar Dedi.

Ia menilai kelestarian mata air, sungai, saluran irigasi, pepohonan besar, dan lahan pertanian harus menjadi tanggung jawab bersama.

Menurutnya, lingkungan yang terjaga akan memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Masyarakat Desa Dinilai Memiliki Ketahanan yang Kuat

Dalam kesempatan tersebut, Dedi menyampaikan bahwa masyarakat desa memiliki daya tahan yang tinggi terhadap berbagai perubahan.

Ia mengatakan kehidupan masyarakat desa tidak mudah terguncang oleh dinamika politik selama sumber daya alam tetap tersedia.

Menurutnya, masyarakat desa mampu bertahan sejak masa penjajahan hingga sekarang karena memiliki hubungan erat dengan alam.

“Mereka yang tidak tergantung kepada siapapun selama sawahnya masih ada, selama sumber airnya masih ada, selama gunungnya masih ada, selama pantainya masih ada dan selama lautnya masih ada,” katanya.

Dedi menilai kekuatan tersebut harus dipertahankan melalui pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Karena itu, ia berharap masyarakat desa terus menjaga potensi alam sebagai aset penting pembangunan daerah.

Dedi Dorong Desa Nikmati Manfaat Pengelolaan Tambang

Selain membahas pelestarian lingkungan, Dedi juga menyoroti pengelolaan sumber daya tambang di wilayah pedesaan.

Ia berharap masyarakat desa dapat menjadi salah satu pemegang saham dalam pengelolaan tambang yang berada di daerahnya.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat akan membuat manfaat ekonomi lebih banyak kembali kepada desa.

Dedi juga menekankan bahwa pemerintah desa dapat memanfaatkan keuntungan tersebut untuk memperbaiki lingkungan, membangun rumah bagi warga kurang mampu, memberikan beasiswa kepada anak-anak, serta mempercepat pembangunan infrastruktur.

Menjelang akhir sambutannya, Dedi kembali mengajak perangkat desa dan masyarakat menjaga kebersihan lingkungan.

Ia berharap budaya menjaga kebersihan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat desa.

Melalui kepedulian terhadap lingkungan, KDM berharap desa-desa di Jawa Barat mampu menjadi wilayah yang mandiri, lestari, dan memiliki ketahanan ekonomi yang semakin kuat.***(BePe)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jabar Perluas Kerja Sama dengan Korea Selatan, Bidik Investasi dan Perdagangan
WJES 2026 Hasilkan 45 Rekomendasi untuk Perkuat Ekonomi Jawa Barat
Ekspor Jabar Tembus USD31,22 Miliar, Neraca Perdagangan Surplus USD22,09 Miliar
Dedi Mulyadi Luncurkan Jabar Merawat, Warga Bisa Adukan Pelayanan Rumah Sakit
Pariwisata Jawa Barat Melonjak, Bandara Kertajati Kebanjiran Penumpang Umrah
Krisis Air Bersih Cianjur Meluas, 7.234 KK Terdampak Kemarau 2026
Pemprov Jabar Pasang 1.185 Lampu Jalan di Priangan Timur, Anggaran Capai Rp48,3 Miliar
Pemprov Jabar Gelontorkan Rp273 Miliar untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan di Tasikmalaya

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 08:20 WIB

Jabar Perluas Kerja Sama dengan Korea Selatan, Bidik Investasi dan Perdagangan

Rabu, 4 November 2026 - 12:00 WIB

WJES 2026 Hasilkan 45 Rekomendasi untuk Perkuat Ekonomi Jawa Barat

Rabu, 4 November 2026 - 07:00 WIB

Ekspor Jabar Tembus USD31,22 Miliar, Neraca Perdagangan Surplus USD22,09 Miliar

Selasa, 3 November 2026 - 15:00 WIB

Dedi Mulyadi Luncurkan Jabar Merawat, Warga Bisa Adukan Pelayanan Rumah Sakit

Selasa, 3 November 2026 - 12:00 WIB

Pariwisata Jawa Barat Melonjak, Bandara Kertajati Kebanjiran Penumpang Umrah

Berita Terbaru