TASIKMALAYA, KABAR PAJAJARAN— Wakil Wali Kota Kota Tasikmalaya, Diky Candra Negara, berencana mengganti kendaraan dinas pribadinya setelah harga BBM nonsubsidi melonjak tajam. Langkah tersebut diambil sebagai upaya menekan pengeluaran di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
Diky mengungkapkan kenaikan harga beberapa jenis BBM nonsubsidi membuat biaya operasional kendaraan dinas berpotensi membengkak. Ia menilai penggunaan kendaraan yang lebih hemat bahan bakar menjadi solusi paling realistis saat ini.
Ia mengaku telah menyampaikan usulan kepada bagian umum agar ke depan menggunakan kendaraan yang lebih efisien, seperti Toyota Innova Zenix, untuk aktivitas sehari-hari. Menurutnya, kendaraan tersebut dinilai lebih hemat karena tidak terdampak kenaikan harga BBM yang signifikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat ini Diky masih menggunakan kendaraan dinas jenis Pajero berbahan bakar solar nonsubsidi. Ia menilai penggunaan kendaraan tersebut berpotensi menambah beban anggaran karena kebutuhan BBM semakin mahal.
Diky bahkan mengusulkan agar kendaraan lama diistirahatkan atau dilelang dan diganti dengan kendaraan yang lebih ekonomis. Ia menegaskan langkah tersebut merupakan inisiatif pribadi sebagai bentuk penyesuaian terhadap kondisi keuangan daerah.
Menurut Diky, pejabat publik tidak harus mempertahankan gaya hidup mewah di tengah kondisi ekonomi yang menuntut efisiensi. Ia menilai pejabat harus ikut berempati terhadap masyarakat yang juga terdampak kenaikan harga kebutuhan.
Ia berharap langkah tersebut dapat membantu menekan pengeluaran pemerintah daerah sekaligus memberi contoh penggunaan anggaran yang lebih bijak di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya. ***(Chq)
















