Puncak Diserbu Wisatawan! One Way Diberlakukan, 5.000 Kendaraan Langsung Memadati Sejak Pagi

Selasa, 24 Maret 2026 - 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Sejumlah kendaraan bergerak melambat saat pemberlakuan satu arah menuju jalur wisata Puncak di Simpang Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ANTARA/Arif Firmansyah

Ilustrasi Sejumlah kendaraan bergerak melambat saat pemberlakuan satu arah menuju jalur wisata Puncak di Simpang Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ANTARA/Arif Firmansyah

Bogor, Kabar Pajajaran – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor memberlakukan sistem one way menuju kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, pada Selasa (24/3/2026) pagi. Kebijakan ini diterapkan untuk mengakomodasi lonjakan kendaraan wisata dari arah Jakarta.

Berdasarkan pantauan di Simpang Gadog, petugas mulai menerapkan rekayasa lalu lintas tersebut sekitar pukul 08.00 WIB. Petugas terlebih dahulu menutup sementara arus kendaraan dari arah Puncak menuju Jakarta, lalu membuka penuh jalur bagi kendaraan yang mengarah ke Puncak, baik dari Gerbang Tol (GT) Ciawi maupun jalur arteri Simpang Ciawi.

Kasatlantas Polres Bogor, Afif, menjelaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk memperlancar arus wisatawan. “Pukul 08.00 WIB kami melaksanakan one way dari arah bawah menuju Puncak untuk mengakomodasi arus wisata dari Jakarta,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama sistem one way berlangsung, kendaraan dari arah Puncak menuju Jakarta untuk sementara tidak dapat melintas. Polisi masih memberlakukan sistem ini secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas di lapangan.

Sementara itu, volume kendaraan yang masuk ke kawasan Puncak pada pagi ini tercatat menurun dibandingkan hari sebelumnya. Berdasarkan data dari Exit GT Ciawi, hingga pukul 08.00 WIB sekitar 5.000 kendaraan telah memasuki kawasan wisata tersebut.

Jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan hari sebelumnya yang mencapai 8.000 kendaraan pada waktu yang sama. Artinya, terjadi penurunan sekitar 3.000 kendaraan atau sekitar 25 persen dari total arus wisata.

Meski demikian, petugas tetap bersiaga mengantisipasi peningkatan volume kendaraan yang berpotensi terjadi sepanjang hari. ***(Ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dedi Mulyadi Pastikan PLTSa Legok Nangka Senilai Rp7,4 Triliun Berlanjut
TPA Sarimukti Diprediksi Penuh Akhir 2026, Pemprov Jabar Siapkan Strategi Baru
Pemkab Purwakarta Bahas Kebutuhan Air untuk Operasional Data Center AI di Jatiluhur
Pemprov Jabar Libatkan 25.000 Mahasiswa untuk Atasi Sampah Bandung Raya
Dedi Mulyadi Bahas Pengembangan BIJB Kertajati Jadi Kawasan Industri Pertahanan
KDM dan Kemhan Siapkan BIJB Kertajati Jadi Pusat Industri Strategis Pertahanan
2.300 Lowongan Kerja Dibuka di Subang, KDM Ajak Warga Daftar Lewat Nyari Gawe
KDM Minta Pers Jaga Independensi dan Berpihak pada Fakta

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Dedi Mulyadi Pastikan PLTSa Legok Nangka Senilai Rp7,4 Triliun Berlanjut

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:36 WIB

TPA Sarimukti Diprediksi Penuh Akhir 2026, Pemprov Jabar Siapkan Strategi Baru

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Pemkab Purwakarta Bahas Kebutuhan Air untuk Operasional Data Center AI di Jatiluhur

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Dedi Mulyadi Bahas Pengembangan BIJB Kertajati Jadi Kawasan Industri Pertahanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:00 WIB

KDM dan Kemhan Siapkan BIJB Kertajati Jadi Pusat Industri Strategis Pertahanan

Berita Terbaru