Heboh! Siomay Diduga Pakai Ikan Sapu-sapu, Pemkot Jaksel Langsung Turun Tangan

Sabtu, 18 April 2026 - 06:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga mengangkut ikan sapu-sapu saat operasi pembersihan di Sungai Ciliwung, Cililitan, Jakarta, Jumat (17/4/2026). /ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/tom.

Warga mengangkut ikan sapu-sapu saat operasi pembersihan di Sungai Ciliwung, Cililitan, Jakarta, Jumat (17/4/2026). /ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/tom.

Jakarta, Kabar Pajajaran – Pemerintah Kota Jakarta Selatan bergerak cepat menindaklanjuti temuan maraknya ikan sapu-sapu di perairan wilayahnya. Melalui Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian Jakarta Selatan, aparat memastikan akan memperluas pengawasan hingga ke rumah produksi siomay untuk mencegah penggunaan ikan berpotensi berbahaya tersebut.

Kepala Sudin KPKP Jakarta Selatan, Ridho Sosro, menegaskan pihaknya akan memasukkan rumah pengolahan siomay dalam agenda pengawasan pangan terpadu yang digelar rutin setiap bulan. Langkah ini diambil setelah pemerintah berhasil menangkap ribuan kilogram ikan sapu-sapu dari sejumlah saluran air.

“Kami akan arahkan pengawasan pangan terpadu ke rumah-rumah pengolahan siomay. Kami telusuri rantai distribusinya agar masyarakat terlindungi dari bahan pangan berbahaya,” ujar Ridho saat ditemui di kawasan Setu Babakan, Jumat (17/4/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

5,3 Ton Ikan Sapu-sapu Ditangkap

Operasi penangkapan yang digelar Pemerintah Kota Jakarta Selatan berhasil mengangkat 5,3 ton ikan sapu-sapu dari saluran penghubung Setu Babakan. Aparat menilai jumlah tersebut menunjukkan populasi ikan invasif ini sudah sangat tinggi.

Pemkot menegaskan operasi serupa akan diperluas ke wilayah lain, termasuk Pesanggrahan, Cilandak, hingga Setiabudi yang juga teridentifikasi menjadi habitat ikan tersebut.

Ancaman Logam Berat dan Merkuri

Pemerintah mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada saat membeli makanan olahan berbahan ikan, terutama siomay. Ikan sapu-sapu dikenal sebagai pemakan segala, mulai dari lumut hingga bangkai ikan, sehingga berpotensi mengandung logam berat seperti merkuri dan timbal.

Ridho menekankan bahaya zat tersebut tidak selalu terasa dalam waktu singkat. Dampaknya bisa muncul bertahun-tahun kemudian dan berisiko memicu penyakit serius, termasuk kanker.

“Efek logam berat biasanya tidak langsung terasa, tetapi bisa berdampak jangka panjang bagi kesehatan,” katanya.

Pengawasan Diperketat, Masyarakat Diminta Waspada

Pemkot Jakarta Selatan menegaskan pengawasan pangan akan diperketat secara berkelanjutan. Selain penindakan di lapangan, pemerintah juga mengimbau masyarakat lebih selektif memilih makanan dan memastikan produk yang dikonsumsi berasal dari bahan aman.

Langkah sidak rumah produksi siomay ini diharapkan mampu memutus potensi penyalahgunaan ikan sapu-sapu sekaligus meningkatkan keamanan pangan di wilayah Jakarta. ***(Ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

KIM Jadi Garda Terdepan Literasi Digital, Diskominfo Jabar Siapkan Evaluasi Berkala
Hari Lahir Pancasila, KNPI Majalengka Ajak Pemuda Jadi Motor Pembangunan Daerah
Pohon Tumbang di Depan Unpad Jatinangor Timpa 5 Pengendara Motor, Satu Korban Kritis
MRO Masuk BIJB Kertajati, Bupati Majalengka: Ini Harapan Baru yang Sudah Lama Ditunggu
TNBTS Soroti Kecelakaan Maut Jip Wisata di Bromo, Pengemudi Diminta Tingkatkan Kewaspadaan
Banyak Pengunjung, Rumput Sintetis Alun-Alun Majalengka Mulai Rusak
Dedi Mulyadi Salat Id di Banjar, Warga Antusias Sambut Kehadiran Gubernur
Bupati Eman Suherman Serahkan Bantuan Sapi Kurban Presiden Prabowo untuk Warga Majalengka

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:11 WIB

KIM Jadi Garda Terdepan Literasi Digital, Diskominfo Jabar Siapkan Evaluasi Berkala

Senin, 1 Juni 2026 - 21:00 WIB

Hari Lahir Pancasila, KNPI Majalengka Ajak Pemuda Jadi Motor Pembangunan Daerah

Senin, 1 Juni 2026 - 20:24 WIB

Pohon Tumbang di Depan Unpad Jatinangor Timpa 5 Pengendara Motor, Satu Korban Kritis

Senin, 1 Juni 2026 - 20:05 WIB

MRO Masuk BIJB Kertajati, Bupati Majalengka: Ini Harapan Baru yang Sudah Lama Ditunggu

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:00 WIB

TNBTS Soroti Kecelakaan Maut Jip Wisata di Bromo, Pengemudi Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Berita Terbaru

Komisi IV DPRD Kabupaten Majalengka berkomitmen mengawal kebutuhan anggaran cabang olahraga (cabor) yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026. Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi antara Forum Koordinator Cabor Kabupaten Majalengka dengan DPRD Majalengka di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Rabu (3/6/2026).

Olahraga

Forum Cabor Mengadu ke DPRD, Anggaran Porprov Jadi Sorotan

Rabu, 3 Jun 2026 - 18:00 WIB