Masih Banyak Orang Salah Mengembangkan Potensi Diri, Talents Mapping Tawarkan Pendekatan Berbasis Bakat

Rabu, 4 Februari 2026 - 06:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaka Arya Sakti, Praktisi Talents Mapping Organisasi, menekankan pentingnya pengenalan bakat sebagai dasar pengembangan individu dan organisasi. Foto: Istimewa

Jaka Arya Sakti, Praktisi Talents Mapping Organisasi, menekankan pentingnya pengenalan bakat sebagai dasar pengembangan individu dan organisasi. Foto: Istimewa

Kabar Pajajaran – Banyak orang menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk belajar, bekerja, bahkan berpindah karier, namun tetap merasa tidak berkembang secara optimal. Salah satu penyebab utamanya adalah kesalahan dalam memahami dan mengembangkan potensi diri sejak awal.

Selama ini, pengembangan manusia kerap difokuskan pada upaya memperbaiki kelemahan, bukan menguatkan potensi bawaan. Padahal, setiap individu memiliki bakat alami yang jika dikenali dan dikembangkan dengan tepat, dapat menjadi sumber kekuatan utama dalam menjalani peran hidup, pendidikan, keluarga, maupun karier.

Pendekatan inilah yang menjadi dasar metode Talents Mapping, sebuah asesmen potensi diri berbasis bakat yang telah digunakan secara luas di berbagai konteks pengembangan manusia. Talents Mapping menekankan pentingnya mengenali pola berpikir, perasaan, dan perilaku produktif sebagai fondasi pengembangan diri yang berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga: Nilai Tinggi Tak Menjamin Tepat Jurusan, Pemetaan Bakat Mulai Disorot Sekolah

Founder Talents Mapping, Ir. Rama Royani yang biasa dipanggil Abah Rama, menilai bahwa banyak persoalan karier dan kehidupan bermula dari ketidaksesuaian antara potensi alami seseorang dengan peran yang dijalaninya.

Sebagai upaya memperluas pemahaman masyarakat tentang pentingnya kesadaran bakat, Talents Mapping akan menggelar Talents Mapping Basic Training secara luring pada 14–15 Februari 2026 di Sofyan Hotel Cut Meutia, Jakarta Pusat. Kegiatan ini merupakan angkatan ke-68, menandai konsistensi penyelenggaraan pelatihan sejak pertama kali dikembangkan.

Pelatihan ini ditujukan bagi individu yang ingin memahami dirinya secara lebih utuh, baik untuk kepentingan pengembangan pribadi, pendidikan, keluarga, maupun arah karier. Peserta akan diajak mengenali bakat dominan dan bagaimana memanfaatkannya sebagai kekuatan produktif dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Belajar Mereset Hidup: Refleksi Diri sebagai Bagian dari Pendidikan Karakter

Training ini akan dipandu langsung oleh para trainer Talents Mapping, antara lain Muhammad Firman, Yusuf Rohman, dan Jaka Arya Sakti, yang memiliki latar belakang di bidang pengembangan manusia, konseling karier, dan produktivitas organisasi dengan materi pengantar dari Abah Rama.

Menurut penyelenggara, kesadaran akan bakat bukan hanya penting bagi individu, tetapi juga berdampak luas pada keluarga dan lingkungan kerja. Dengan mengenali potensi sejak dini, seseorang dapat mengambil keputusan hidup yang lebih tepat dan selaras dengan dirinya.

Melalui pendekatan berbasis bakat, Talents Mapping diharapkan dapat menjadi alternatif solusi bagi masyarakat yang ingin keluar dari pola pengembangan diri yang seragam, menuju pemahaman potensi manusia yang lebih personal dan bermakna.

Baca juga: Dedi Mulyadi Ubah Skema Bantuan Sekolah Swasta, Siswa Tak Mampu Jadi Penerima Langsung

Informasi lebih lanjut mengenai pelaksanaan Talents Mapping Basic Training dapat diperoleh melalui narahubung panitia di nomor WhatsApp 0877-8236-1075.*** (Kang BePe)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemprov Jabar Lepas 1.147 Mahasiswa UPI Ikuti Probidik Gema Jabar, Bantu Atasi Kekurangan Guru
Pemprov Jabar Integrasikan Sekolah Maung dengan Industri, Siapkan Pemimpin Masa Depan Indonesia Emas 2045
Bupati Majalengka Resmikan Gedung Baru SMPN 1 Leuwimunding, Ingatkan Pentingnya Merawat Fasilitas Sekolah
Disdik Jabar Nonaktifkan Sementara Kepala SMKN 3 Bogor, Diduga Rencanakan Pungutan Rp750 Ribu untuk Program Panca Waluya
Disdik Bandung Temukan Restoran Jadi Alamat 20 KK, Verifikasi SPMB Jalur Domisili Makin Ketat
Dedi Mulyadi Gandeng 1.015 Sekolah Swasta, Ancam Cabut Subsidi Siswa Perokok
Beasiswa Keolahragaan Kemenpora-LPDP Tahap 2 Tahun 2026 Dibuka, Pendaftaran Berlangsung hingga 10 Juli
SPMB Tahap 1 Ditutup, Calon Murid Baru Bersiap Daftar Ulang dan Sambut Tahap 2

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:00 WIB

Pemprov Jabar Lepas 1.147 Mahasiswa UPI Ikuti Probidik Gema Jabar, Bantu Atasi Kekurangan Guru

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:15 WIB

Pemprov Jabar Integrasikan Sekolah Maung dengan Industri, Siapkan Pemimpin Masa Depan Indonesia Emas 2045

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:01 WIB

Bupati Majalengka Resmikan Gedung Baru SMPN 1 Leuwimunding, Ingatkan Pentingnya Merawat Fasilitas Sekolah

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:00 WIB

Disdik Jabar Nonaktifkan Sementara Kepala SMKN 3 Bogor, Diduga Rencanakan Pungutan Rp750 Ribu untuk Program Panca Waluya

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:00 WIB

Disdik Bandung Temukan Restoran Jadi Alamat 20 KK, Verifikasi SPMB Jalur Domisili Makin Ketat

Berita Terbaru