Pemprov Jabar Lepas 1.147 Mahasiswa UPI Ikuti Probidik Gema Jabar, Bantu Atasi Kekurangan Guru

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan dukungannya terhadap Program Penguatan Profesional Bidang Pendidikan (Probidik) Gema Jabar yang melibatkan 1.147 mahasiswa UPI untuk praktik mengajar di SMA, SMK, dan SLB di Jawa Barat. (Foto: Humas Jabar)

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan dukungannya terhadap Program Penguatan Profesional Bidang Pendidikan (Probidik) Gema Jabar yang melibatkan 1.147 mahasiswa UPI untuk praktik mengajar di SMA, SMK, dan SLB di Jawa Barat. (Foto: Humas Jabar)

Kota Bandung, Kabar Pajajaran – Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) resmi melepas 1.147 mahasiswa peserta Program Penguatan Profesional Bidang Pendidikan (Probidik) Gema Jabar. Program tersebut menjadi langkah konkret untuk membantu mengatasi kekurangan guru sekaligus memperkuat kualitas pembelajaran di sekolah.

Sebanyak 1.147 mahasiswa akan melaksanakan praktik mengajar selama enam bulan atau setara 20 SKS di 364 satuan pendidikan. Penempatannya meliputi 230 SMA, 116 SMK, dan 18 SLB yang tersebar di berbagai wilayah Jawa Barat.

Selama menjalankan tugas, para mahasiswa akan mendapat pendampingan dari dosen pembimbing UPI serta guru pamong di masing-masing sekolah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Probidik Gema Jabar yang merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan UPI.

Menurutnya, program tersebut menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan akademik sekaligus membangun kepekaan sosial sebagai calon pendidik.

“Ini kesempatan bagi kalian mahasiswa selama enam bulan untuk menekuni program pembelajaran sekaligus belajar secara langsung. Sebab saat mengajar bukan saja keahlian akademik yang dipraktikkan, tetapi juga untuk memupuk soal rasa saat mengajar kepada anak didiknya,” ujar Dedi Mulyadi saat berdialog dengan mahasiswa, Senin (13/7/2026).

Mahasiswa Harus Mengenal Jawa Barat hingga Pelosok Desa

Selain meningkatkan kompetensi mengajar, Dedi Mulyadi meminta mahasiswa memanfaatkan program tersebut untuk mengenal kondisi Jawa Barat secara lebih luas.

Ia menegaskan bahwa kebutuhan pendidikan tidak hanya berada di kota besar, tetapi juga menjangkau wilayah perdesaan dan perkampungan.

“Harus mengenal Jabar bukan Kota Bandung saja. Jabar itu luas sehingga tahu bahwa yang perlu dicerdaskan itu juga berada di perdesaan dan perkampungan,” tegasnya.

KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi, juga berpesan agar para mahasiswa tetap memiliki kepedulian terhadap sekolah tempat mereka bertugas.

Ia berharap setelah lulus dan menjadi guru, mereka tidak melupakan sekolah yang pernah menjadi tempat pengabdian. Menurutnya, ketika negara membutuhkan, calon guru juga harus siap menerima penugasan di wilayah terpencil.

Pesan tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam meningkatkan pemerataan layanan pendidikan hingga ke daerah yang masih mengalami keterbatasan tenaga pendidik.

Mahasiswa Sambut Positif Program Probidik Gema Jabar

Program Probidik Gema Jabar mendapat sambutan positif dari para peserta. Mahasiswa UPI jurusan Pendidikan Teknik Mesin, Andika Darmawan, mengaku antusias mengikuti program tersebut. Ia menilai pengalaman mengajar secara langsung akan menjadi bekal penting sebelum memasuki dunia kerja sebagai guru.

“Programnya sangat bagus buat kami, sangat membantu. Apalagi ke depan akan banyak guru yang pensiun dan saya siap meneruskan sebagai penggantinya,” katanya.

Sementara itu, mahasiswi UPI Regina berharap kegiatan berjalan lancar dan memberikan pengalaman berharga sebelum dirinya terjun sebagai pendidik profesional. Regina akan melaksanakan praktik mengajar di SMK 28 Bandung.

“Harapannya kegiatan berjalan baik, lancar. Sebab ini tentu sangat membantu program pendidikan di Jabar,” ujarnya.

Kolaborasi UPI dan Pemprov Jabar Perkuat Pendidikan

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Purwanto mengatakan Probidik Gema Jabar menjadi wujud nyata komitmen UPI dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menghadirkan perguruan tinggi yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

Ia menyampaikan apresiasi kepada UPI atas pelaksanaan program tersebut. Purwanto berharap kehadiran mahasiswa di sekolah mampu mendukung proses belajar mengajar agar berjalan lebih ideal.

Selain itu, ia berharap hak belajar peserta didik akan semakin terpenuhi melalui tambahan tenaga pengajar di sekolah.

Di sisi lain, mahasiswa juga memperoleh kesempatan mempraktikkan teori yang selama ini mereka pelajari di bangku kuliah dalam situasi pembelajaran yang sesungguhnya.

Melalui kolaborasi tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap Probidik Gema Jabar tidak hanya membantu mengatasi kekurangan guru, tetapi juga melahirkan calon pendidik yang kompeten, berkarakter, dan memahami kebutuhan pendidikan di seluruh wilayah Jawa Barat.***(BePe)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jabar Perluas Kerja Sama dengan Korea Selatan, Bidik Investasi dan Perdagangan
WJES 2026 Hasilkan 45 Rekomendasi untuk Perkuat Ekonomi Jawa Barat
Ekspor Jabar Tembus USD31,22 Miliar, Neraca Perdagangan Surplus USD22,09 Miliar
Dedi Mulyadi Luncurkan Jabar Merawat, Warga Bisa Adukan Pelayanan Rumah Sakit
Pariwisata Jawa Barat Melonjak, Bandara Kertajati Kebanjiran Penumpang Umrah
Krisis Air Bersih Cianjur Meluas, 7.234 KK Terdampak Kemarau 2026
Pemprov Jabar Pasang 1.185 Lampu Jalan di Priangan Timur, Anggaran Capai Rp48,3 Miliar
Pemprov Jabar Gelontorkan Rp273 Miliar untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan di Tasikmalaya

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 08:20 WIB

Jabar Perluas Kerja Sama dengan Korea Selatan, Bidik Investasi dan Perdagangan

Rabu, 4 November 2026 - 07:00 WIB

Ekspor Jabar Tembus USD31,22 Miliar, Neraca Perdagangan Surplus USD22,09 Miliar

Selasa, 3 November 2026 - 15:00 WIB

Dedi Mulyadi Luncurkan Jabar Merawat, Warga Bisa Adukan Pelayanan Rumah Sakit

Selasa, 3 November 2026 - 12:00 WIB

Pariwisata Jawa Barat Melonjak, Bandara Kertajati Kebanjiran Penumpang Umrah

Selasa, 3 November 2026 - 11:00 WIB

Krisis Air Bersih Cianjur Meluas, 7.234 KK Terdampak Kemarau 2026

Berita Terbaru