Pemprov Jabar Ambil Alih Teras Cihampelas, Penataan Ditargetkan Rampung Oktober 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teras Cihampelas (Jabar Prov)

Teras Cihampelas (Jabar Prov)

Kota Bandung, Kabar Pajajaran – Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat resmi mengambil alih pengelolaan kawasan Jalan Cihampelas dari Pemerintah Kota Bandung. Langkah tersebut menjadi awal penataan kembali Teras Cihampelas sebagai pusat industri kreatif, fesyen, dan destinasi wisata unggulan.

Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) serta Berita Acara Serah Terima (BAST) menjadi tanda mulainya proses peralihan pengelolaan tersebut. Kegiatan berlangsung di Balai Kota Bandung, Rabu (29/7/2026).

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bandung terus menghasilkan langkah nyata. Menurutnya, pemerintah provinsi kini juga menangani pekerjaan teknis pembangunan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Provinsi Jabar saat ini tidak lagi sekadar mengurusi administrasi, tetapi juga hal teknis,” ujar Dedi Mulyadi.

Ia menjelaskan pembangunan trotoar dan taman menjadi fokus di kawasan perkotaan. Sementara itu, pembangunan jalan tetap menjadi prioritas di wilayah pedesaan.

Penataan Teras Cihampelas Mulai Setelah Administrasi Selesai

Pemerintah Provinsi Jawa Barat segera menyelesaikan proses administrasi setelah serah terima kawasan. Tahapan tersebut menjadi dasar pelaksanaan penataan fisik Teras Cihampelas.

Dedi berharap kawasan tersebut kembali menjadi ikon Kota Bandung. Selain itu, Teras Cihampelas akan menjadi barometer industri fesyen dan pusat ekonomi kreatif.

“Tujuannya agar kawasan ini kembali seperti dulu,” kata Dedi.

Ia menambahkan kawasan tersebut harus mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara. Dengan demikian, aktivitas ekonomi masyarakat dapat kembali tumbuh.

Pemerintah juga menargetkan seluruh administrasi selesai dalam satu bulan. Setelah itu, pekerjaan fisik langsung dimulai.

“Kami menargetkan Oktober seluruh pengerjaan fisik sudah rampung,” tegasnya.

Dedi memastikan seluruh proses berjalan secara transparan. Selain itu, pembongkaran fasilitas lama dan penataan baru dilakukan melalui lelang terbuka.

Ia menegaskan pemerintah mengedepankan integritas selama pelaksanaan proyek. Karena itu, seluruh proses harus bebas dari praktik penyimpangan.

Bandara Husein Dorong Kunjungan Wisatawan

Dedi menilai penataan Teras Cihampelas akan semakin optimal ketika Bandara Husein Sastranegara kembali beroperasi. Menurutnya, layanan penerbangan akan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Bandung.

Ia optimistis wisatawan dari Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam kembali berdatangan. Kehadiran mereka diharapkan memperkuat sektor hotel, restoran, dan usaha kreatif.

Karena itu, pemerintah ingin menghadirkan kawasan publik yang nyaman dan menarik. Langkah tersebut harapannya akan berdampak memperpanjang lama kunjungan wisatawan.

Pemkot Bandung Apresiasi Sinergi dengan Pemprov Jabar

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengapresiasi kerja sama strategis antara pemerintah kota dan pemerintah provinsi. Menurutnya, sejumlah persoalan penting mulai terselesaikan melalui kolaborasi tersebut.

Farhan menyebut pembangunan TPPAS Legok Nangka telah memasuki tahap groundbreaking. Selain itu, Teras Cihampelas kini resmi berada di bawah pengelolaan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Tiga isu paling ramai antara saya dan Pak Gubernur, beres,” ujar Farhan.

Alih kelola Teras Cihampelas akan memenuhi harapan untuk menghidupkan kembali kawasan tersebut. Pemerintah juga ingin memperkuat sektor perdagangan, ekonomi kreatif, dan pariwisata di jantung Kota Bandung.***(BePe)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

DBH Jabar Baru Cair Rp19 Miliar, Pemprov Siapkan Pinjaman Rp3,4 Triliun untuk Jaga Pembangunan
20.500 Narapidana di Jawa Barat Dapat Remisi HUT ke-81 RI, 303 Kasus Korupsi
450 Ribu Warga Jabar Terdampak Kekeringan, 8,7 Juta Liter Air Bersih Didistribusikan
Ketua PKK Jabar Tekankan Peran UMKM dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga
Kirab Merah Putih di Bogor, Sekda Jabar: Perjuangan Kini Harus Turunkan Kemiskinan
WFH ASN Jawa Barat Berlanjut, Dedi Mulyadi Utamakan Hasil Kerja Dibanding Kehadiran di Kantor
Jawa Barat Catat PHK Tertinggi di Indonesia, Buruh Garmen Cimahi Jadi Korban Terbaru
Dedi Mulyadi Restrukturisasi BUMD Jabar, Perusahaan Tak Produktif Terancam Ditutup

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:06 WIB

20.500 Narapidana di Jawa Barat Dapat Remisi HUT ke-81 RI, 303 Kasus Korupsi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:00 WIB

450 Ribu Warga Jabar Terdampak Kekeringan, 8,7 Juta Liter Air Bersih Didistribusikan

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Ketua PKK Jabar Tekankan Peran UMKM dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Kirab Merah Putih di Bogor, Sekda Jabar: Perjuangan Kini Harus Turunkan Kemiskinan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:01 WIB

WFH ASN Jawa Barat Berlanjut, Dedi Mulyadi Utamakan Hasil Kerja Dibanding Kehadiran di Kantor

Berita Terbaru

Bandung Raya

Eks Tim Sukses Dedi Mulyadi Jadi Dirut MUJ, Pengamat Beri Tanggapan

Senin, 24 Agu 2026 - 09:33 WIB

Ilustrasi Kemarau

Nasional

Musim Kemarau 2026 Kapan Berakhir? Ini Prediksi BMKG

Rabu, 19 Agu 2026 - 14:00 WIB