Bandung Barat, Kabar Pajajaran – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat mempercepat pembangunan dua Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) sebagai solusi jangka panjang untuk mengelola sampah. Pemerintah ingin memastikan layanan persampahan tetap berjalan meski Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti berhenti beroperasi pada masa mendatang.
Selama ini, Kabupaten Bandung Barat mengirim sebagian besar sampah ke TPA Sarimukti. Kondisi tersebut mendorong pemerintah mencari solusi agar sistem pengelolaan sampah tidak bergantung pada satu lokasi.
Pasir Ibul Jadi Prioritas
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung Barat, Ibrahim Aji, mengatakan jajarannya tengah mempersiapkan pembangunan TPST di Pasir Ibul, Kecamatan Lembang. DLH memanfaatkan kembali lahan bekas tempat pembuangan sampah dengan konsep pengolahan modern.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
DLH mengembangkan proyek tersebut melalui skema investasi. Pemerintah juga mengikutsertakan proyek itu dalam program pendampingan investasi Bank Indonesia di Jawa Barat.
“Kami terus mempercepat pembangunan TPST Pasir Ibul melalui skema investasi. Kami sudah mengajukan proposal kerja sama dan para calon mitra sedang melakukan penilaian,” kata Ibrahim, Jumat (26/6/2026).
Pemkab Siapkan Berbagai Sumber Pendanaan
Pemkab Bandung Barat tidak hanya mengandalkan investor. Pemerintah juga menyiapkan anggaran daerah agar proyek tetap berjalan sesuai rencana.
Selain itu, pemerintah membuka peluang kerja sama dengan Pemerintah Kota Bandung. Langkah tersebut memberi kepastian bahwa pembangunan TPST tidak berhenti meski proses investasi membutuhkan waktu lebih lama.
Cipatat Masuk Rencana Pengembangan
Selain membangun TPST di Pasir Ibul, Pemkab Bandung Barat juga menyiapkan kawasan sekitar Sarimukti di Kecamatan Cipatat sebagai lokasi pengolahan sampah berikutnya.
Pemerintah memilih kawasan tersebut karena memiliki akses yang memadai, kondisi lahan yang mendukung, dan lingkungan yang dinilai sesuai untuk pengembangan fasilitas pengolahan sampah.
Kehadiran dua TPST baru akan memperkuat sistem pengelolaan sampah di Kabupaten Bandung Barat. Pemerintah ingin mengurangi praktik pembuangan langsung ke TPA dan meningkatkan proses pengolahan sampah sejak awal.
Melalui langkah tersebut, Pemkab Bandung Barat menargetkan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern, efisien, dan ramah lingkungan. Pemerintah juga berharap kebijakan ini mampu mengurangi penumpukan sampah sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih bagi masyarakat.***(Chq)






