Dedi Mulyadi Dorong Underpass Tol Pasteur, Pemprov Jabar Siapkan Solusi Atasi Macet Akhir Pekan

Sabtu, 18 April 2026 - 08:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan saat akan keluar Kota Bandung menuju Gerbang Tol Pasteur, Kota Bandung, Sabtu (16/7/2016) sore. (Zelphi/Tribun)

Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan saat akan keluar Kota Bandung menuju Gerbang Tol Pasteur, Kota Bandung, Sabtu (16/7/2016) sore. (Zelphi/Tribun)

BANDUNG, KABAR PAJAJARAN – Kemacetan di kawasan Gerbang Tol Pasteur kembali menjadi sorotan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan pemerintah tengah menyiapkan langkah konkret untuk mengurai kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi, khususnya saat akhir pekan dan musim liburan di Bandung.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat kini mendorong pembangunan underpass di kawasan pintu keluar Tol Pasteur sebagai salah satu solusi utama. Dedi menilai antrean panjang kendaraan di titik tersebut sudah menjadi persoalan klasik yang membutuhkan penanganan serius dan terencana.

“Kawasan keluar Pasteur, terutama Jumat, Sabtu, Minggu, selalu menimbulkan antrean panjang. Di gerbang tol juga ada lampu lalu lintas, sehingga kemacetan tidak terhindarkan. Kita harus segera mencari solusi, salah satunya pembangunan underpass,” ujar Dedi, Jumat (17/4/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kajian Tata Kota dan Infrastruktur Sedang Dikebut

Dedi menegaskan pemerintah belum bisa langsung merealisasikan proyek tersebut. Saat ini, Pemprov Jawa Barat masih memprioritaskan kajian mendalam dari sisi tata kota dan kelayakan infrastruktur.

Pemerintah ingin memastikan rencana pembangunan underpass benar-benar memenuhi seluruh persyaratan teknis sebelum masuk tahap konstruksi. Menurut Dedi, hasil kajian tersebut akan menentukan apakah proyek bisa dimulai tahun depan.

Ia optimistis proses perencanaan berjalan sesuai target. Pemerintah berharap kajian dapat rampung dalam waktu dekat sehingga tahapan lanjutan bisa segera dimulai.

Target Masuk Tahap DED Tahun Ini

Setelah kajian dinyatakan layak, Pemprov Jabar akan langsung menyusun Detail Engineering Design (DED) sebagai dasar teknis pembangunan. Pemerintah menargetkan penyusunan DED dapat dimasukkan dalam perubahan anggaran daerah.

“Kalau kajian sudah terpenuhi, di perubahan anggaran bisa langsung dibuatkan DED-nya. Tahun depan diharapkan pembangunan sudah bisa dimulai,” kata Dedi.

Langkah ini menunjukkan pemerintah ingin mempercepat proses perencanaan agar proyek tidak berlarut-larut.

Anggaran Masih Menunggu Hasil Kajian

Dedi mengakui pemerintah belum bisa merinci kebutuhan anggaran pembangunan underpass. Ia menegaskan penentuan biaya baru bisa dilakukan setelah kajian teknis selesai.

“Anggaran belum bisa disebutkan karena kajian dan DED masih disiapkan,” ujarnya.

Meski begitu, Pemprov Jabar menegaskan komitmen kuat untuk mencari solusi permanen atas kemacetan di kawasan Pasteur.

Simpul Kemacetan Wisata dan Akses Kota

Gerbang Tol Pasteur dikenal sebagai pintu utama masuk Kota Bandung dari arah Jakarta. Volume kendaraan di jalur tersebut melonjak drastis setiap akhir pekan, libur panjang, dan musim wisata.

Lonjakan kendaraan sering memicu antrean panjang hingga ke ruas tol. Kondisi ini tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga berdampak pada aktivitas ekonomi dan pariwisata.

Dengan rencana pembangunan underpass, pemerintah berharap arus kendaraan dapat mengalir lebih lancar tanpa hambatan persimpangan lampu lalu lintas.

Komitmen Pemprov Jabar Kurangi Kemacetan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan akan terus mencari solusi jangka panjang untuk mengurai kemacetan di berbagai titik strategis. Proyek underpass Pasteur diharapkan menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan kelancaran akses menuju Kota Bandung.

Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, proyek ini berpotensi menjadi proyek infrastruktur strategis yang mulai dibangun pada 2027. ***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Satpol PP Jabar Tertibkan Pedagang di Jalur Subang-Bandung, Lima Bangunan Liar Disegel
Eks Tim Sukses Dedi Mulyadi Jadi Dirut MUJ, Pengamat Beri Tanggapan
Miras Diduga Picu Pengeroyokan Kapolsek dan Danramil Cicalengka Saat Karnaval HUT ke-81 RI
Sekda Jabar Bidik Pengangguran Pemuda Turun Signifikan, IPP Ditargetkan Capai 90 pada 2029
Kemarau Mulai Terasa, Volunteer Bagasi Team Kirim 7.000 Liter Air Bersih ke Warga Cicendo
Alun-alun Bandung Dibuka 17 Agustus 2026, Ada Pesta Rakyat Mulai Pukul 10.00 WIB
20.500 Narapidana di Jawa Barat Dapat Remisi HUT ke-81 RI, 303 Kasus Korupsi
Bukan Hasil Instan! TBI Team Bandung Bawa Pulang 18 Medali dari West Java Open 2026

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Satpol PP Jabar Tertibkan Pedagang di Jalur Subang-Bandung, Lima Bangunan Liar Disegel

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:33 WIB

Eks Tim Sukses Dedi Mulyadi Jadi Dirut MUJ, Pengamat Beri Tanggapan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Miras Diduga Picu Pengeroyokan Kapolsek dan Danramil Cicalengka Saat Karnaval HUT ke-81 RI

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:07 WIB

Sekda Jabar Bidik Pengangguran Pemuda Turun Signifikan, IPP Ditargetkan Capai 90 pada 2029

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:45 WIB

Kemarau Mulai Terasa, Volunteer Bagasi Team Kirim 7.000 Liter Air Bersih ke Warga Cicendo

Berita Terbaru

Bandung Raya

Eks Tim Sukses Dedi Mulyadi Jadi Dirut MUJ, Pengamat Beri Tanggapan

Senin, 24 Agu 2026 - 09:33 WIB