Pemkot Bandung Siapkan Trotoar Lebih Tinggi untuk Cegah Parkir dan PKL

Selasa, 21 April 2026 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menjelaskan, program ini bukan sekadar kegiatan bersih-bersih, tetapi upaya membangun kebiasaan baru di lingkungan pemerintahan. (Humas Kota Bandung)

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menjelaskan, program ini bukan sekadar kegiatan bersih-bersih, tetapi upaya membangun kebiasaan baru di lingkungan pemerintahan. (Humas Kota Bandung)

BANDUNG, KABAR PAJAJARAN – Muhammad Farhan menyatakan dukungannya terhadap gagasan Dedi Mulyadi untuk mengubah desain trotoar di Bandung. Pemerintah Kota Bandung berencana meninggikan trotoar sebagai langkah menekan praktik parkir liar dan penggunaan trotoar oleh pedagang kaki lima.

Farhan menegaskan, desain trotoar yang saat ini hampir sejajar dengan badan jalan dinilai memicu penyalahgunaan ruang pejalan kaki. Karena itu, Pemkot Bandung menyiapkan konsep trotoar yang lebih tinggi dan aksesnya dibuat lebih terbatas.

“Tujuannya jelas, agar trotoar tidak lagi dipakai parkir motor atau mobil. Jika ada PKL, aksesnya juga akan dipersulit,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Selasa (21/4/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masih Menunggu Kajian Akses Disabilitas

Meski demikian, Farhan memastikan rencana tersebut belum final. Pemkot Bandung masih harus berdiskusi dengan komunitas disabilitas untuk memastikan trotoar tetap ramah bagi semua pengguna.

Ia menekankan, aspek aksesibilitas tetap menjadi perhatian utama meskipun tingkat penggunaan trotoar oleh penyandang disabilitas dinilai belum optimal.

Percontohan di Sekitar Taman Lalu Lintas

Farhan menyebut masyarakat dapat melihat gambaran trotoar yang akan diterapkan melalui proyek percontohan di sekitar Taman Lalu Lintas Bandung. Trotoar di kawasan tersebut menggunakan aspal, bukan paving block atau batu granit seperti sebelumnya.

Menurutnya, penggunaan aspal memiliki beberapa keunggulan:

  • Lebih efisien dari sisi biaya pembangunan.
  • Lebih nyaman untuk aktivitas olahraga seperti jogging.
  • Lebih efektif mencegah kendaraan naik ke trotoar.

Pemkot juga telah menambah penerangan agar trotoar dapat dimanfaatkan warga pada malam hari.

Target Tinggi Trotoar hingga 50 Sentimeter

Farhan mengungkapkan, trotoar baru akan memiliki ketinggian sekitar 50 sentimeter. Ia menilai desain trotoar sebelumnya terlalu menonjolkan estetika, sehingga batas antara trotoar dan area persil bangunan menjadi tidak jelas.

Kondisi tersebut, kata dia, membuat sejumlah kawasan seperti Dago dan Jalan Riau kerap dipenuhi kendaraan yang parkir di atas trotoar.

Renovasi Dimulai Tahun Ini

Pemkot Bandung menargetkan renovasi trotoar dimulai pada 2026. Program ini akan menyasar 17 ruas jalan yang telah masuk daftar beautifikasi kota.

Dengan perubahan desain tersebut, Pemkot berharap trotoar kembali berfungsi sebagai ruang aman dan nyaman bagi pejalan kaki.***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

KAI Daop 2 Bandung Kembalikan Operasional Kereta Normal Usai Gempa Pangandaran
Pemkot Bandung Siapkan 100 Truk Sampah untuk Operasional TPPAS Legok Nangka pada 2029
WFH ASN Jawa Barat Berlanjut, Dedi Mulyadi Utamakan Hasil Kerja Dibanding Kehadiran di Kantor
Kecelakaan Beruntun di Ciwidey, Truk Batu Bara Mundur Akibat Patah As Tabrak Lima Kendaraan
Jawa Barat Catat PHK Tertinggi di Indonesia, Buruh Garmen Cimahi Jadi Korban Terbaru
Pemkot Bandung Wajibkan Warga Pilah Sampah Sebelum TPPAS Legok Nangka Beroperasi
Dedi Mulyadi Restrukturisasi BUMD Jabar, Perusahaan Tak Produktif Terancam Ditutup
Dedi Mulyadi Tegur Wali Kota Cimahi soal Maraknya Tramadol, Minta Segera Ditindak

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:00 WIB

KAI Daop 2 Bandung Kembalikan Operasional Kereta Normal Usai Gempa Pangandaran

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Pemkot Bandung Siapkan 100 Truk Sampah untuk Operasional TPPAS Legok Nangka pada 2029

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:01 WIB

WFH ASN Jawa Barat Berlanjut, Dedi Mulyadi Utamakan Hasil Kerja Dibanding Kehadiran di Kantor

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Kecelakaan Beruntun di Ciwidey, Truk Batu Bara Mundur Akibat Patah As Tabrak Lima Kendaraan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Jawa Barat Catat PHK Tertinggi di Indonesia, Buruh Garmen Cimahi Jadi Korban Terbaru

Berita Terbaru