Penumpang KM Virgo Transport 8 Masih Tidur Saat Kapal Miring, Ratusan Orang Diduga Terjebak

Selasa, 15 September 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi KM Virgo Transport 8 yang ditemukan dalam kondisi terbalik di wilayah laut jawa(KOMPAS.COM/Nur Khalis)

Kondisi KM Virgo Transport 8 yang ditemukan dalam kondisi terbalik di wilayah laut jawa(KOMPAS.COM/Nur Khalis)

KABAR PAJAJARAN – Sejumlah penumpang KM Virgo Transport 8 masih tertidur ketika kapal mulai miring hingga akhirnya terbalik di perairan Laut Jawa, Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 01.30 Wita.

Salah satu korban selamat, Ahmad Saudi, menceritakan detik-detik kepanikan tersebut. Saat kapal mulai kehilangan keseimbangan, Ahmad masih tertidur di kursi penumpang.

Ia kemudian melihat para penumpang berlarian ketika badan kapal mulai miring.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Situasi berubah sangat cepat. Kapal terus kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terbalik.

Ahmad mengaku tidak mendengar alarm atau peringatan sebelum kapal mulai miring. Dalam kondisi panik, ia bertahan dengan memegang jendela.

Setelah itu, Ahmad bergerak menuju bagian atas kapal sambil mencari posisi yang lebih aman.

Banyak Penumpang Masih Tidur di Kamar

Ahmad melihat banyak penumpang masih berada di kamar kelas ekonomi ketika kapal mulai miring.

Mayoritas penumpang di kamar tersebut merupakan perempuan dan anak-anak. Mereka masih tidur ketika kondisi kapal berubah menjadi darurat.

Situasi itu membuat banyak penumpang kesulitan keluar dari kamar. Sebaliknya, penumpang laki-laki yang berada di luar kamar memiliki kesempatan lebih cepat untuk mencari jalan keluar.

Ahmad menunggu sampai kapal semakin miring. Ketika sebuah perahu karet muncul, ia langsung melompat untuk menyelamatkan diri.

Namun, perjuangan Ahmad belum selesai. Ia masih harus bertahan sekitar tiga jam di tengah laut.

Ombak besar dan angin kencang membuat kondisi semakin sulit. Ahmad akhirnya mendapat pertolongan setelah berjuang mempertahankan diri di laut.

Korban Lain Bertahan Sembilan Jam

Korban selamat lainnya, Hermus, juga menceritakan pengalaman serupa.

Pria berusia 43 tahun itu masih berada di dalam kapal ketika kecelakaan terjadi. Begitu merasakan badan kapal mulai miring, Hermus langsung berlari keluar.

Ia kemudian terombang-ambing di tengah laut selama sekitar sembilan jam sebelum tim SAR memberikan pertolongan.

“Kami yang sempat keluar harus berjuang bertahan hidup di tengah ombak lautan selama kurang lebih sembilan jam,” ujar Hermus seperti dikutip dari TribunBanjarmasin, Senin (14/9/2026).

Petugas membawa Hermus ke RSUD Ulin Banjarmasin setelah menemukan dan mengevakuasinya.

Hermus mengalami sesak napas karena terlalu banyak menelan air laut. Ia juga mengalami kelelahan berat setelah bertahan berjam-jam di tengah laut.

Ratusan Penumpang Diduga Masih Berada di Kamar

Hermus mengatakan masih ada sekitar ratusan penumpang di dalam kamar ketika kapal mulai terbalik.

Mereka sedang tidur sehingga tidak sempat keluar ketika kapal kehilangan keseimbangan.

Menurut Hermus, kondisi tersebut membuat banyak penumpang menghadapi situasi yang sangat sulit.

Hermus berasal dari Flores dan bekerja di sebuah perusahaan ekspedisi dari Surabaya. Ia sudah sering melakukan perjalanan Surabaya-Banjarmasin.

Dalam sebulan, Hermus bisa menempuh rute tersebut hampir tiga kali.

Karena itu, ia tidak menyangka perjalanan kali ini berubah menjadi tragedi.

Hermus bersyukur masih bisa menyelamatkan diri. Ia juga berharap tim SAR segera menemukan penumpang lain yang masih hilang.

KM Virgo Transport 8 Sempat Hilang Kontak

KM Virgo Transport 8 mulai mengalami kecelakaan sekitar pukul 01.30 Wita.

Sekitar pukul 02.00 Wita, pihak terkait melaporkan kapal tersebut hilang kontak. Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Banjarmasin kemudian menerima laporan pada pukul 04.10 Wita.

Hermus menilai respons darurat berlangsung lambat. Menurut dia, petugas baru mengetahui kondisi kapal sekitar dua jam setelah kejadian.

Ia juga menyoroti perjuangan para korban yang berhasil keluar dari kapal.

Para korban harus bertahan sendiri di tengah laut sebelum tim SAR datang memberikan pertolongan.

Hermus berharap petugas mempercepat pencarian terhadap penumpang yang masih hilang.

Bangkai Kapal Berada di Kedalaman 30 Meter

Sementara itu, Basarnas memastikan KM Virgo Transport 8 kini berada di dasar laut.

Bangkai kapal berada pada kedalaman sekitar 30 meter di perairan Laut Jawa.

Kondisi tersebut membuat Basarnas mempertimbangkan beberapa opsi penanganan. Salah satunya ialah menarik kapal menuju perairan yang lebih dangkal.

Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan posisi kapal menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan langkah berikutnya.

TNI Angkatan Laut juga memberikan masukan kepada Basarnas. Mereka menyarankan agar petugas membiarkan kapal tetap berada di dasar laut jika kondisinya sudah stabil.

“Sebenarnya kalau dalam kondisi penanganan kecelakaan seperti ini, dari teman-teman TNI Angkatan Laut, malah kalau perlu tenggelam di dasar akan lebih baik kalau misalkan kapal itu diam,” kata Syafii seperti dikutip dari Antara, Senin.

114 Korban Sudah Ditemukan

Hingga Senin (14/9/2026) pukul 22.00 Wita, tim SAR menemukan 114 korban.

Sebanyak 108 orang berhasil selamat. Sementara itu, petugas menemukan enam korban dalam kondisi meninggal dunia.

Data penumpang mencatat total 243 orang. Dengan demikian, masih ada 129 orang yang belum ditemukan.

Tim SAR terus mencari penumpang yang masih hilang. Petugas juga menyiapkan strategi untuk mempercepat proses pencarian dan evakuasi.

Tragedi KM Virgo Transport 8 menyisakan kesaksian memilukan dari para korban selamat. Mereka harus berjuang di tengah laut setelah kapal tiba-tiba miring dan kemudian terbalik. ***(Ant)

Facebook Comments Box

Sumber Berita: Antara, Tribunbanjarmasin, Kompas

Berita Terkait

Reshuffle Besar dan Pelantikan 26 Wantimpres Warnai Awal Oktober Pemerintahan Prabowo
Fenomena ASN Resign Makin Ramai, BKN Ungkap Hanya 384 Orang yang Benar-Benar Keluar
Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto Dipecat Imipas, 17 ASN Kena Sanksi
Demo 6-8 Oktober di DPR/MPR, Polisi Imbau Pengendara Antisipasi Kepadatan
Prabowo Reshuffle Kabinet, Pengamat: Peralihan dari Era Jokowi Dituntaskan
Harga LPG 5,5 Kg dan 12 Kg 1 Oktober 2026, Cek Daftar Lengkap per Provinsi
Jasad di Pulau Enggano Identik dengan ABK Kapal yang Hilang, Jarak dari Pulau Sebesi Capai 345 Km
1.500 Pulau Indonesia Terancam Tenggelam pada 2050, Pemerintah Soroti Kenaikan Air Laut

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:55 WIB

Reshuffle Besar dan Pelantikan 26 Wantimpres Warnai Awal Oktober Pemerintahan Prabowo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Fenomena ASN Resign Makin Ramai, BKN Ungkap Hanya 384 Orang yang Benar-Benar Keluar

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto Dipecat Imipas, 17 ASN Kena Sanksi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Demo 6-8 Oktober di DPR/MPR, Polisi Imbau Pengendara Antisipasi Kepadatan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Prabowo Reshuffle Kabinet, Pengamat: Peralihan dari Era Jokowi Dituntaskan

Berita Terbaru