Kapal Virgo Transport 8 Kecelakaan di Laut Jawa, 107 Selamat dan 6 Meninggal

Senin, 14 September 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal Virgo Transport 8. Foto: Marine Traffic/Adi

Kapal Virgo Transport 8. Foto: Marine Traffic/Adi

KABAR PAJAJARAN – Kapal Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin mengalami kecelakaan di perairan Masalembo, Laut Jawa, Minggu (13/9/2026). Sebanyak 243 orang berada di dalam kapal saat insiden terjadi.

Cuaca buruk sempat dilaporkan kapal sebelum komunikasi dengan Virgo Transport 8 terputus.

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) kemudian menggelar operasi pencarian dan pertolongan setelah menerima laporan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Basarnas Marsdya TNI Mohammad Syafii membenarkan adanya laporan kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di wilayah Laut Jawa, Provinsi Kalimantan Selatan.

“Dilaporkan info awal operasi SAR kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 hilang kontak di Laut Jawa, Provinsi Kalimantan Selatan,” kata Mohammad Syafii kepada wartawan, Minggu (13/9/2026).

Kronologi Kapal Virgo Hilang Kontak

Sekitar pukul 01.00 WIB, kapal melaporkan cuaca buruk saat menjalani pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin.

Komunikasi dengan Virgo Transport 8 selanjutnya terputus. General Manager kapal kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Kantor SAR Banjarmasin pada pukul 04.10 WIB.

Menindaklanjuti laporan itu, Kantor SAR Banjarmasin mengirim satu tim menuju Dermaga SAR Basirih. Tim tersebut menggunakan KN SAR Laksmana 241 untuk mencapai lokasi terakhir kapal.

Perjalanan menuju titik pencarian membutuhkan waktu sekitar lima jam. Jarak lokasi terakhir kapal mencapai sekitar 80 nautical mile dari Dermaga SAR Basirih Banjarmasin.

Basarnas Command Center memperluas informasi melalui jaringan radio di sekitar lokasi. Peta prediksi digital juga digunakan untuk membantu menentukan area pencarian.

Sejumlah unsur kemudian bergabung dalam operasi tersebut. Basarnas, TNI AL, Polairud, dan potensi SAR lainnya ikut mendukung pencarian Kapal Virgo Transport 8.

Kapal Virgo Membawa 243 Orang

Data manifes mencatat total 243 orang berada di atas kapal saat kecelakaan terjadi.

Jumlah itu terdiri dari 30 kru, 27 mitra kerja kapal, 59 penumpang dewasa, satu anak-anak, serta 126 sopir dan kernet.

Selain penumpang dan awak kapal, Virgo Transport 8 juga membawa 89 unit kendaraan.

Kepala Kantor KSOP Kelas I Banjarmasin Heri Purwanto mengatakan kapal mengalami kemiringan di sekitar perairan Masalembo.

Penyebab kecelakaan masih menjadi bahan penyelidikan. Tim terkait akan memeriksa kemungkinan faktor cuaca, kondisi teknis kapal, hingga faktor manusia.

“KSOP Utama Tanjung Perak dan KSOP Kelas I Banjarmasin berkomitmen untuk terus memantau perkembangan penanganan insiden ini secara berkala dan akan menyampaikan pembaruan informasi resmi kepada masyarakat seiring dengan progress di lapangan,” kata Heri.

107 Orang Selamat, 6 Meninggal Dunia

Proses penyelamatan melibatkan Basarnas bersama kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.

MV Haida, MT Mauhan, TB TCP, dan KM Cahaya Bahari ikut membantu membawa korban dari kawasan kecelakaan.

Dukungan juga datang dari Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Banjarmasin yang mengerahkan KN Kunyit.

Data terbaru Kementerian Perhubungan mencatat 107 orang berhasil selamat. Sebanyak enam orang lainnya meninggal dunia.

“Data sementara, sebanyak 107 orang penumpang telah berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, 6 orang meninggal dunia, sementara proses pencarian dan pendataan lebih lanjut terus berlangsung,” ujar Heri dalam keterangan tertulis, Minggu (13/9/2026).

Tim gabungan masih mencocokkan data korban dengan manifes kapal untuk memastikan jumlah keseluruhan.

Rincian Korban dari Kapal Penolong

TB TCP membawa satu korban selamat dan lima korban meninggal dunia. Kapal tersebut juga membantu proses penyelamatan dari lokasi kejadian.

Sementara itu, TB Mauhan membawa 14 orang selamat, satu korban cedera berat, serta satu orang meninggal dunia.

MV Haida menyelamatkan 69 orang dari lokasi kecelakaan. Kapal tersebut kemudian membawa para korban menuju wilayah aman.

Adapun KM Cahaya Bahari tercatat membawa 62 orang selamat.

Petugas masih melakukan pencocokan data dari seluruh kapal penolong untuk memastikan jumlah korban.

Kesaksian Korban Selamat

Ahmad Saudi menjadi salah satu korban yang berhasil menyelamatkan diri dari kecelakaan Kapal Virgo Transport 8.

Saat insiden terjadi, Ahmad sedang tidur di sofa. Suasana mendadak berubah setelah sejumlah orang berlari dan memberitahunya bahwa kapal mulai miring.

Ahmad segera berdiri untuk melihat kondisi kapal. Kemiringan kapal ternyata benar-benar terjadi dan terus bertambah.

“Saya tanya kenapa? Kapal miring. Terus saya berdiri, ternyata miring sungguhan,” kata Ahmad.

Kondisi tersebut membuat Ahmad mencari pegangan di sekitar jendela. Dia kemudian bergerak menuju bagian atas kapal untuk mendapatkan posisi yang lebih aman.

Beberapa saat kemudian, sebuah perahu karet muncul di sekitar kapal. Ahmad langsung melompat dan menggunakan kesempatan tersebut untuk menyelamatkan diri.

“Abis miring, saya naik ke atas, nunggu sampai kapal tenggelam. Baru ada kapal karet itu keluar, baru saya loncat,” ujarnya.

Ahmad juga mengkhawatirkan penumpang yang masih berada di kamar ekonomi ketika kapal mulai miring.

Menurut dia, sebagian penumpang mengalami kesulitan keluar karena kemiringan kapal berlangsung cepat.

“Tapi yang lain, ibu-ibu yang tinggal di kamar ekonomi ya, itu mungkin nggak selamat karena terlalu cepat kapal ini kemiringannya,” kata Ahmad.

KSOP Buka Posko untuk Keluarga Korban

Kantor KSOP Kelas I Banjarmasin membuka posko di Terminal Penumpang Bandarmasih, Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

Posko tersebut menjadi pusat koordinasi antara Basarnas, Pelindo, Distrik Navigasi Banjarmasin, pihak keagenan kapal, dan keluarga korban.

Keluarga penumpang dapat mendatangi posko untuk memperoleh informasi terbaru mengenai proses evakuasi dan pendataan.

Heri Purwanto memastikan pihaknya terus memantau perkembangan operasi SAR. Informasi terbaru akan disampaikan setelah petugas memperoleh data yang telah diverifikasi.

Hingga kini, tim gabungan masih mencari dan mendata korban. Investigasi juga terus berjalan untuk mengetahui penyebab kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa.***(Ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Penumpang KM Virgo Transport 8 Masih Tidur Saat Kapal Miring, Ratusan Orang Diduga Terjebak
KPK Amankan Fahd Arafiq dalam OTT Kasus HGB
Suahasil Nazara Resmi Jadi Menteri Keuangan, Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa
Gunung Api Indonesia Erupsi Bersamaan, Benarkah Terkait Megathrust Selat Sunda?
Gubernur Banten Minta Basarnas Pertimbangkan Perpanjang Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda
Program RBI Wajib Masuk Anggaran Pemda 2027, Mendagri Tito: yang Tidak Ada Akan Kami Kembalikan
Hari Kelima, 8 Orang Hilang di Sekitar Anak Krakatau Belum Ditemukan
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Laut 49 Km Barat Laut Jakarta, Dirasakan Warga

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:00 WIB

KPK Amankan Fahd Arafiq dalam OTT Kasus HGB

Senin, 14 September 2026 - 19:58 WIB

Suahasil Nazara Resmi Jadi Menteri Keuangan, Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa

Senin, 14 September 2026 - 17:00 WIB

Gunung Api Indonesia Erupsi Bersamaan, Benarkah Terkait Megathrust Selat Sunda?

Senin, 14 September 2026 - 16:00 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Kecelakaan di Laut Jawa, 107 Selamat dan 6 Meninggal

Senin, 14 September 2026 - 14:00 WIB

Gubernur Banten Minta Basarnas Pertimbangkan Perpanjang Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda

Berita Terbaru

Teknologi

iOS 27 Resmi Dirilis, Ini Daftar 33 iPhone yang Kebagian Update

Selasa, 15 Sep 2026 - 13:14 WIB