Perangi Banjir, Dedi Mulyadi Dorong Penambahan Danau hingga PLTSa di Kabupaten Bandung

Selasa, 21 April 2026 - 17:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Jabar akan membantu pembuatan danau di lahan yang sudah dibebaskan oleh Pemerintah Kabupaten Bandung. (Dok Humas Jabar)

Pemerintah Provinsi Jabar akan membantu pembuatan danau di lahan yang sudah dibebaskan oleh Pemerintah Kabupaten Bandung. (Dok Humas Jabar)

KABAR PAJAJARAN – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan komitmennya menekan banjir di wilayah selatan Bandung melalui langkah struktural dan perubahan tata ruang. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan rencana tersebut saat menghadiri Rapat Paripurna Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung di gedung DPRD Kabupaten Bandung, Senin (20/4/2026).

Dalam sambutannya, Dedi menegaskan kebutuhan mendesak memperbanyak danau sebagai penampung air hujan. Ia menilai karakter geografis Bandung yang menyerupai cekungan membuat wilayah ini membutuhkan lebih banyak area resapan air.

Menurutnya, Pemprov siap membantu pembangunan danau di lahan yang telah dibebaskan pemerintah kabupaten. Langkah ini diharapkan mampu menekan limpasan air saat musim hujan yang kerap memicu banjir di sejumlah kawasan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain pembangunan danau, Dedi mendorong percepatan pembenahan tata ruang. Ia menilai alih fungsi lahan menjadi salah satu faktor utama yang memperparah banjir. Lahan pertanian yang berubah menjadi kawasan industri dinilai mengurangi daya serap air secara signifikan.

Masalah sampah juga menjadi sorotan dalam strategi penanganan banjir. Pemerintah provinsi menyiapkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) hasil kesepakatan lintas daerah bersama Kementerian Lingkungan Hidup. Proyek ini ditargetkan menekan volume sampah sekaligus menghasilkan energi alternatif.

Tak hanya fokus pada infrastruktur, Pemprov juga mendorong penghijauan kawasan Bandung selatan melalui penanaman tanaman keras seperti teh dan kopi. Program ini dinilai mampu memperkuat fungsi resapan air sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi warga.

Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan pentingnya kolaborasi lintas wilayah di kawasan Bandung Raya untuk menuntaskan persoalan banjir. Ia menyatakan pemerintah daerah siap memperkuat sinergi dengan provinsi dalam program penghijauan dan pemberdayaan petani.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan solusi jangka panjang, tidak hanya mengurangi risiko banjir, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor pertanian dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan. ***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

10 Kabupaten/Kota Jabar-Jateng Siap Deklarasikan Dukungan Penuh untuk Bandara Kertajati
Dedi Mulyadi Evaluasi Angkot Tua dan Siapkan Bandara Husein Beroperasi Kembali Mulai Agustus
Era Baru Transportasi Bandung Raya Dimulai, BRT Modern Siap Beroperasi pada 2027
Pertama di Indonesia, Dedi Mulyadi Letakkan Batu Pertama Pabrik Alat Berat Elektrik di Karawang
Dedi Mulyadi Buka Sayembara Tangkap Begal, Warga Berpeluang Dapat Hadiah hingga Rp50 Juta
BRT Bandung Raya Mulai Dibangun, Investasi Rp1,3 Triliun Siapkan Jalur Khusus 21 Kilometer
Hadapi Tantangan Media Digital, Puluhan Wartawan Ikuti UKW di Majalengka
Aksi Ekologi Tutup MPLS Pancawaluya 2026, Sekda Jabar Ajak Siswa Bangun Karakter dari Kebiasaan Sederhana

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:00 WIB

10 Kabupaten/Kota Jabar-Jateng Siap Deklarasikan Dukungan Penuh untuk Bandara Kertajati

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:30 WIB

Dedi Mulyadi Evaluasi Angkot Tua dan Siapkan Bandara Husein Beroperasi Kembali Mulai Agustus

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:00 WIB

Era Baru Transportasi Bandung Raya Dimulai, BRT Modern Siap Beroperasi pada 2027

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:55 WIB

Pertama di Indonesia, Dedi Mulyadi Letakkan Batu Pertama Pabrik Alat Berat Elektrik di Karawang

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:00 WIB

Dedi Mulyadi Buka Sayembara Tangkap Begal, Warga Berpeluang Dapat Hadiah hingga Rp50 Juta

Berita Terbaru