KABAR PAJAJARAN – Seekor kerbau albino berbobot 700 kilogram di Bangladesh menarik perhatian publik karena memiliki jambul rambut pirang kemerahan yang unik. Warganet kemudian menjulukinya “Donald Trump” karena penampilannya dianggap mirip gaya rambut mantan Presiden Amerika Serikat tersebut.
Kerbau langka itu semula masuk daftar hewan kurban untuk perayaan Idul Adha. Namun, popularitasnya di media sosial membuat pemerintah Bangladesh bergerak cepat untuk menyelamatkannya.
Petugas langsung membawa kerbau tersebut ke Kebun Binatang Nasional Bangladesh beberapa jam sebelum proses penyembelihan berlangsung. Pihak kebun binatang kini merawat hewan albino itu di kandang khusus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kurator Kebun Binatang Nasional, Atiqur Rahman, mengatakan timnya sudah menyiapkan tempat perawatan dan pengasuh khusus.
“Kami sudah menyiapkan kandang dan menunjuk seorang pengasuh untuk merawat kerbau ini,” ujar Rahman, Rabu (27/5/2026).
Rahman menjelaskan, tim kebun binatang akan mengarantina kerbau tersebut selama dua minggu untuk memastikan kondisinya tetap sehat.
Mantan pemilik kerbau, Zia Uddin Mridha, mengaku sang adik memberi nama “Trump” karena warna bulunya yang mencolok dan berbeda dari kerbau pada umumnya.
Menurut Mridha, banyak warga datang untuk melihat langsung kerbau itu. Anak-anak hingga orang dewasa rela mengantre demi berfoto bersama hewan langka tersebut.
Menjelang Idul Adha, Mridha menjual kerbau itu untuk kebutuhan kurban. Namun, pemerintah segera meminta aparat kepolisian mengamankan hewan tersebut karena statusnya yang langka.
Petugas Kepolisian Keraniganj, Mohammad Ruhul Quddus, mengatakan Departemen Peternakan meminta polisi mengambil kerbau albino tersebut dari pemilik barunya.
“Mereka menilai kerbau albino ini masih muda dan memiliki nilai konservasi tinggi sehingga perlu dipelihara,” kata Quddus.
Bangladesh yang memiliki sekitar 170 juta penduduk mayoritas Muslim saat ini merayakan Idul Adha. Pemerintah memperkirakan masyarakat akan menyembelih lebih dari 12 juta hewan ternak selama perayaan kurban tahun ini. ***(Chq)






