Bus Jemaah Haji Indonesia Kecelakaan di Jabal Magnet, 10 Orang Luka dan Dirawat

Rabu, 29 April 2026 - 19:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bus jemaah haji Indonesia alami kecelakaan di Jabal Magnet, Madinah, 10 korban luka, tanpa korban jiwa.

Bus jemaah haji Indonesia alami kecelakaan di Jabal Magnet, Madinah, 10 korban luka, tanpa korban jiwa.

KABAR PAJAJARAN – Kecelakaan lalu lintas menimpa rombongan jemaah haji Indonesia saat perjalanan pulang dari ziarah di kawasan Jabal Magnet, Selasa (28/4/2026). Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, meski 10 jemaah mengalami luka dan langsung mendapat perawatan medis.

Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah, menyatakan pemerintah bergerak cepat melalui KJRI Jeddah untuk menangani kejadian yang melibatkan bus jemaah dari Kloter SUB-2 dan Kloter JKS-1 itu. Kecelakaan terjadi saat rombongan kembali dari kegiatan city tour di wilayah Madinah, Arab Saudi.

Menurut Heni, tujuh korban luka berasal dari Kloter JKS-1 asal Jawa Barat. Mereka mengalami luka ringan dan telah menerima penanganan dari tim kesehatan. Sementara tiga korban lain berasal dari Kloter SUB-2 Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dua jemaah dari SUB-2 sudah kembali ke hotel setelah menjalani perawatan. Satu jemaah berusia 60 tahun masih menjalani observasi di RS Al-Hayyat Quba,” ujar Heni dalam keterangan resmi yang disampaikan melalui Badan Komunikasi Pemerintah, Rabu (29/4/2026).

Ia menegaskan seluruh korban terus mendapat pendampingan dari perwakilan pemerintah Indonesia. Tim KJRI Jeddah juga aktif berkoordinasi dengan otoritas setempat dan pihak penyelenggara perjalanan haji untuk memastikan layanan medis dan kebutuhan jemaah terpenuhi.

Sementara itu, Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Surabaya Asadul Anam menjelaskan dugaan awal kecelakaan terjadi karena sopir bus kehilangan kendali saat berpapasan dengan kendaraan lain yang muncul tiba-tiba dari arah berlawanan. Akibatnya, bagian depan bus mengalami kerusakan cukup parah.

Jabal Magnet dikenal sebagai salah satu destinasi wisata religi yang kerap dikunjungi jemaah karena kontur jalannya menanjak dan menjadi bagian dari paket ziarah di sekitar Madinah. Pemerintah memastikan pemantauan kondisi korban akan terus dilakukan hingga seluruh jemaah pulih sepenuhnya. ***(Ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Minyak Mentah Naik ke Level Tertinggi Enam Pekan, Konflik AS-Iran Memanas
Harga Minyak Dunia Naik 2,7 Persen, Brent Tembus 90 Dollar AS
Banjir Bandang Nepal-Tibet: 2.980 Orang Masih Hilang, 682 Jenazah Ditemukan
Banjir Bandang Nepal-Tibet Tewaskan 160 Orang, Ratusan Turis Masih Hilang
Banjir Bandang Nepal Tewaskan 157 Orang, Ratusan Masih Hilang
Apple PHK Lebih dari 200 Karyawan, Tim Vision Pro dan Siri Kena Imbas
Kabut Asap Karhutla Indonesia Pengaruhi Kualitas Udara Malaysia, 29 Wilayah Masuk Kategori Tidak Sehat
16 Negara yang Merayakan Kemerdekaan dan Hari Nasional pada Agustus, Indonesia 17 Agustus

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 08:12 WIB

Harga Minyak Mentah Naik ke Level Tertinggi Enam Pekan, Konflik AS-Iran Memanas

Selasa, 1 September 2026 - 11:00 WIB

Harga Minyak Dunia Naik 2,7 Persen, Brent Tembus 90 Dollar AS

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Banjir Bandang Nepal-Tibet: 2.980 Orang Masih Hilang, 682 Jenazah Ditemukan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Banjir Bandang Nepal-Tibet Tewaskan 160 Orang, Ratusan Turis Masih Hilang

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:18 WIB

Banjir Bandang Nepal Tewaskan 157 Orang, Ratusan Masih Hilang

Berita Terbaru

Teknologi

iOS 27 Resmi Dirilis, Ini Daftar 33 iPhone yang Kebagian Update

Selasa, 15 Sep 2026 - 13:14 WIB