Sembilan WNI Mengaku Mengalami Kekerasan Saat Ditahan Aparat Israel

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

9 WNI yang sempat ditahan Israel, kini berada di Istanbul Turkiye, Kamis (21/5/2026) waktu setempat. (Tangkapan Layar Akun Instagram Menlu RI Sugiono)

9 WNI yang sempat ditahan Israel, kini berada di Istanbul Turkiye, Kamis (21/5/2026) waktu setempat. (Tangkapan Layar Akun Instagram Menlu RI Sugiono)

KABAR PAJAJARAN – Sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla mengaku mengalami kekerasan fisik selama aparat Israel menahan mereka. Saat ini, seluruh WNI sudah berada di Istanbul, Turkiye, dan menjalani pendampingan dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI).

Kepala Perwakilan KJRI Istanbul, Darianto Harsono, menyampaikan kondisi para WNI tetap sehat meski mereka menghadapi perlakuan kasar selama beberapa hari penahanan.

“Alhamdulillah hari ini kami bersama sembilan saudara kita yang tergabung dalam misi Global Sumud Flotilla sudah berada di Istanbul dalam keadaan sehat walafiat,” ujar Darianto dalam video yang Menteri Luar Negeri RI Sugiono unggah melalui akun Instagram resminya, Jumat (22/5/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aparat Israel Lakukan Pemukulan hingga Penyetruman

Darianto menjelaskan aparat Israel melakukan berbagai tindakan kekerasan terhadap para WNI selama masa penahanan. Para korban mengaku menerima tendangan, pukulan, hingga sengatan listrik.

“Ada yang menendang, memukul, bahkan menyetrum,” kata Darianto.

Meski menghadapi kekerasan, seluruh WNI tetap dalam kondisi stabil. Pemerintah Indonesia juga terus mendampingi mereka sebelum proses pemulangan ke Tanah Air berlangsung.

Video yang beredar memperlihatkan sembilan WNI mengenakan kefiyeh atau syal khas Palestina sambil berdiri di depan bendera Turkiye.

Pemerintah Percepat Pemulangan WNI

Kementerian Luar Negeri RI terus memantau kondisi para WNI sejak pembebasan mereka dari penahanan Israel. Pemerintah juga menyiapkan proses pemulangan dalam waktu dekat.

Sebelumnya, Global Peace Convoy Indonesia menyampaikan bahwa para WNI sempat mengirim pesan darurat atau SOS pada Rabu (20/5/2026). Mereka mengirim video yang memperlihatkan aparat Israel menangkap mereka saat mengikuti misi kemanusiaan internasional.

Daftar Sembilan WNI Peserta Misi Global Sumud Flotilla

Berikut daftar sembilan WNI yang mengikuti misi tersebut:

  • Andi Angga Prasadewa di Kapal Josef
  • Rahendro Herubowo di Kapal Ozgurluk
  • Andre Prasetyo Nugroho di Kapal Ozgurluk
  • Thoudy Badai di Kapal Ozgurluk
  • Bambang Noroyono (Abeng) di Kapal BoraLize
  • Herman Budianto Sudarsono di Kapal Zapyro
  • Ronggo Wirasanu di Kapal Zapyro
  • Asad Aras Muhammad di Kapal Kasr-1
  • Hendro Prasetyo di Kapal Kasr-1

Pemerintah Indonesia memastikan akan terus mengawal kondisi para WNI hingga seluruh proses kepulangan berakhir.***(Ant).

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Perekrutan Tentara Rusia Tak Pandang Usia, WNI Cukup Lolos Tes Kesehatan
Malaysia Desak Aturan Tegas untuk Perusahaan Terkait Kabut Asap dari Indonesia
Singapura Siap Bantu Indonesia Padamkan Karhutla, Kabut Asap Masih Ganggu Kualitas Udara
Harga Minyak Dunia Naik, Brent Tembus 103,50 Dollar AS per Barrel
Pesawat Flydubai FZ1073 Mendarat Darurat di Arab Saudi, Pilot Ditikam di Kokpit
China Siapkan Strategi Baru Kuasai AI, Gandeng BRICS Bangun Ekosistem Open Source
Konflik Houthi-Arab Saudi Memanas, Pemerintah Diminta Siapkan Skenario Evakuasi Jemaah Umrah
AirAsia Dibeli Rp4.300, Kini Hadapi Tekanan Keuangan, Rute Domestik Jadi Sorotan

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 12:00 WIB

Perekrutan Tentara Rusia Tak Pandang Usia, WNI Cukup Lolos Tes Kesehatan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Malaysia Desak Aturan Tegas untuk Perusahaan Terkait Kabut Asap dari Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Singapura Siap Bantu Indonesia Padamkan Karhutla, Kabut Asap Masih Ganggu Kualitas Udara

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Harga Minyak Dunia Naik, Brent Tembus 103,50 Dollar AS per Barrel

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Pesawat Flydubai FZ1073 Mendarat Darurat di Arab Saudi, Pilot Ditikam di Kokpit

Berita Terbaru