Kawanan Gagak Penuhi Langit Tel Aviv, Viral di Medsos di Tengah Memanasnya Konflik

Jumat, 27 Maret 2026 - 07:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tel Aviv, Kabar Pajajaran – Sebuah video yang menampilkan ribuan burung gagak berputar-putar di langit Tel Aviv viral di media sosial dan memicu kekhawatiran warga. Rekaman tersebut pertama kali dilaporkan oleh Albawaba pada Rabu (25/3/2026) dan langsung ramai diperbincangkan pengguna X.

Dalam video yang beredar, kawanan burung terlihat bergerak berkoloni mengitari gedung-gedung tinggi, termasuk kompleks ikonik Azrieli Towers. Pemandangan tersebut menciptakan efek seperti awan hitam yang bergerak di langit, membuat banyak warga terkejut dengan skala kemunculannya.

Ramai Dikaitkan dengan Pertanda Buruk

Sejumlah warganet menilai fenomena tersebut sebagai pertanda akan datangnya peristiwa besar. Salah satu pengguna menulis bahwa dalam berbagai budaya, kemunculan burung gagak dalam jumlah besar sering dianggap sebagai simbol perubahan atau peristiwa penting.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagian lainnya bahkan mengaitkannya dengan gambaran dalam Alkitab, khususnya bagian Wahyu, yang menyebut burung pemakan bangkai muncul setelah perang dan kehancuran. Meski begitu, para ahli menegaskan fenomena ini bisa saja murni kejadian alam, seperti migrasi atau perubahan pola perilaku burung.

Burung Gagak di langit Tel Aviv, (Net)

Terjadi di Tengah Ketegangan Regional

Laporan Daily Mail menyebut kemunculan kawanan gagak itu terjadi pada Selasa (24/3/2026). Peristiwa tersebut terjadi ketika konflik di kawasan masih memanas.

Media Israel seperti Yedioth Ahronoth dan Channel 12, yang dikutip Anadolu Agency, melaporkan bahwa sirene peringatan kembali terdengar di wilayah Israel tengah setelah gelombang rudal diluncurkan dari Iran menuju Israel.

Serpihan rudal yang berhasil dicegat dilaporkan jatuh di sekitar 30 titik di wilayah pusat dan utara. Di Hadera, kebakaran sempat terjadi tak lama setelah hantaman rudal, dengan asap tebal terlihat di dekat Orot Rabin Power Station. Meski demikian, perusahaan listrik setempat memastikan tidak ada kerusakan infrastruktur penting.

Fenomena Alam atau Kebetulan?

Di tengah situasi keamanan yang menegang, kemunculan kawanan gagak besar ini semakin menarik perhatian publik. Namun para ahli menilai fenomena tersebut kemungkinan besar merupakan perilaku alami burung, seperti migrasi musiman atau pencarian sumber makanan baru.

Meski begitu, kombinasi waktu kemunculan dan kondisi geopolitik membuat video tersebut terus memicu perdebatan di dunia maya. ***(Ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kerbau Albino “Donald Trump” di Bangladesh Lolos dari Penyembelihan Setelah Viral
Kabar Mengejutkan dari Timur Tengah: Selat Hormuz Akan Dibuka Lagi?
Sembilan WNI Mengaku Mengalami Kekerasan Saat Ditahan Aparat Israel
WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru
Harga Minyak Dunia Turun Usai Iran Kirim Proposal Damai ke Mediator Pakistan
Bus Jemaah Haji Indonesia Kecelakaan di Jabal Magnet, 10 Orang Luka dan Dirawat
Penembakan di Jamuan Gedung Putih Disorot, Trump Puji Aparat dan Dorong Proyek Ballroom Antipeluru
Malaysia dan Singapura Tolak Wacana Tarif Kapal di Selat Malaka

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:29 WIB

Kerbau Albino “Donald Trump” di Bangladesh Lolos dari Penyembelihan Setelah Viral

Senin, 25 Mei 2026 - 12:00 WIB

Kabar Mengejutkan dari Timur Tengah: Selat Hormuz Akan Dibuka Lagi?

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:00 WIB

Sembilan WNI Mengaku Mengalami Kekerasan Saat Ditahan Aparat Israel

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:00 WIB

WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:30 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Usai Iran Kirim Proposal Damai ke Mediator Pakistan

Berita Terbaru