Viral TKW Indonesia Dianiaya di Malaysia, Ini Kronologinya

Senin, 15 Juni 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Penganiayaan

Ilustrasi Penganiayaan

KABAR PAJAJARAN – Kasus penganiayaan terhadap Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Indonesia berinisial YY mencuat setelah sebuah video kekerasan beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, seorang pria terlihat memukul korban yang sedang duduk di sofa tanpa melakukan perlawanan.

Tidak berhenti di situ, seorang perempuan lain turut melayangkan pukulan ke arah kepala korban. Sementara itu, satu perempuan lainnya merekam aksi kekerasan tersebut tanpa berupaya menghentikan kejadian.

Korban Mengalami Kekerasan Berulang

Dalam video yang sama, pelaku juga menarik rambut korban dan berulang kali menyerang bagian kepala. YY tampak menahan sakit dan tidak mampu melawan para pelaku yang mengeroyoknya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi tersebut memicu kemarahan publik setelah cuplikan video itu tersebar luas dan menjadi perhatian warganet di Indonesia maupun Malaysia.

Polisi Malaysia Tangkap Empat Pelaku

Kepolisian Malaysia bergerak cepat setelah menerima laporan terkait kasus ini. Aparat berhasil mengamankan empat orang yang diduga terlibat dalam penganiayaan tersebut.

Keempat pelaku terdiri dari dua laki-laki dan dua perempuan. Mereka kemudian menjalani pemeriksaan awal untuk mendalami peran masing-masing dalam insiden tersebut. Proses penyelidikan masih terus berlanjut.

Kemenlu RI dan KBRI Beri Pendampingan

Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI), Heni Hamidah, membenarkan bahwa korban berinisial YY merupakan WNI yang bekerja di Malaysia.

Kementerian Luar Negeri RI bersama KJRI Johor Bahru dan KBRI Kuala Lumpur langsung memberikan pendampingan hukum serta perlindungan kepada korban.

“KJRI Johor Bahru menerima laporan melalui aplikasi Ksatria pada 13 Juni 2026 dan langsung berkoordinasi dengan kepolisian setempat,” ujar Heni.

Proses Hukum Berjalan dan Korban Dievakuasi

Setelah laporan masuk, kepolisian Malaysia langsung menindaklanjuti kasus tersebut dan mengamankan para terduga pelaku.

Selain itu, KJRI Johor Bahru juga menjemput dua korban lain di wilayah Johor Bahru. Sementara satu korban lainnya yang berada di Kuala Lumpur dijadwalkan dipindahkan untuk memberikan keterangan kepada pihak kepolisian.

RI Pastikan Perlindungan Hukum Korban

Kementerian Luar Negeri RI menegaskan akan terus memantau perkembangan kasus ini. Pemerintah Indonesia memastikan korban mendapatkan pendampingan hukum melalui kuasa hukum yang ditunjuk.

“Kami memastikan hak-hak korban terpenuhi selama proses hukum berlangsung,” tegas pihak Kemenlu.***

 

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Malaysia Desak Aturan Tegas untuk Perusahaan Terkait Kabut Asap dari Indonesia
Singapura Siap Bantu Indonesia Padamkan Karhutla, Kabut Asap Masih Ganggu Kualitas Udara
Harga Minyak Dunia Naik, Brent Tembus 103,50 Dollar AS per Barrel
Pesawat Flydubai FZ1073 Mendarat Darurat di Arab Saudi, Pilot Ditikam di Kokpit
China Siapkan Strategi Baru Kuasai AI, Gandeng BRICS Bangun Ekosistem Open Source
Konflik Houthi-Arab Saudi Memanas, Pemerintah Diminta Siapkan Skenario Evakuasi Jemaah Umrah
AirAsia Dibeli Rp4.300, Kini Hadapi Tekanan Keuangan, Rute Domestik Jadi Sorotan
Drone Houthi Mengarah ke Mekkah, Sistem Pertahanan Udara Saudi Berhasil Mencegat

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Malaysia Desak Aturan Tegas untuk Perusahaan Terkait Kabut Asap dari Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Singapura Siap Bantu Indonesia Padamkan Karhutla, Kabut Asap Masih Ganggu Kualitas Udara

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Harga Minyak Dunia Naik, Brent Tembus 103,50 Dollar AS per Barrel

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Pesawat Flydubai FZ1073 Mendarat Darurat di Arab Saudi, Pilot Ditikam di Kokpit

Senin, 21 September 2026 - 07:00 WIB

China Siapkan Strategi Baru Kuasai AI, Gandeng BRICS Bangun Ekosistem Open Source

Berita Terbaru