Pakistan Turun Tangan! Negosiasi Rahasia AS–Iran Masuk Babak Penentuan

Kamis, 16 April 2026 - 11:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi perundingan AS dan Iran di Pakistan. Pertemuan Pakistan dan Iran Bahas 3 Poin Penting, Akankah Perang Segera Berakhir?(Chat GPT)

Ilustrasi perundingan AS dan Iran di Pakistan. Pertemuan Pakistan dan Iran Bahas 3 Poin Penting, Akankah Perang Segera Berakhir?(Chat GPT)

KABAR PAJAJARAN – Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan Asim Munir tiba di Teheran, Iran, Rabu (15/4/2026), untuk melanjutkan misi diplomatik meredakan konflik Timur Tengah. Ia dijadwalkan bertemu Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi guna membahas langkah terbaru sebelum masa gencatan senjata berakhir.

Pakistan mengambil peran penting sebagai mediator setelah sukses mempertemukan Amerika Serikat dan Iran dalam pembicaraan langsung pekan lalu. Kesepakatan gencatan senjata yang dihasilkan mendorong Pakistan mengupayakan pertemuan lanjutan di Islamabad dalam waktu dekat.

Blokade Laut dan Ancaman Sanksi Baru

Di tengah diplomasi, Washington tetap mempertahankan blokade angkatan laut terhadap pelabuhan Iran. Pemerintahan Presiden Donald Trump juga menyiapkan sanksi tambahan bagi negara yang masih berbisnis dengan Teheran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski situasi memanas, pejabat regional menyebut kedua negara telah mencapai “kesepakatan prinsip” untuk membuka ruang diplomasi lebih luas. Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, menegaskan pemerintah AS tetap aktif dalam pembicaraan, namun belum meminta perpanjangan gencatan senjata.

Tiga Isu Krusial Negosiasi

Mediator memusatkan pembahasan pada tiga isu utama yang sebelumnya menggagalkan dialog: program nuklir Iran, keamanan Selat Hormuz, dan kompensasi kerusakan perang.

Teheran menyatakan terbuka membahas tingkat pengayaan uranium, tetapi menegaskan kebutuhan domestik tetap menjadi prioritas. Tim negosiasi AS yang dipimpin Wakil Presiden JD Vance meminta moratorium pengayaan uranium selama 20 tahun. Iran merespons dengan tawaran penangguhan lima tahun, namun proposal itu langsung ditolak Washington. Laporan awal perbedaan usulan ini pertama kali diungkap The New York Times.

Ketegangan Masih Membayangi

Di sisi lain, pejabat militer Iran memperingatkan konsekuensi serius jika blokade AS tidak dicabut. Komandan militer gabungan Iran Ali Abdollahi mengancam akan menghentikan perdagangan regional. Penasihat militer baru pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, bahkan menolak perpanjangan gencatan senjata.

Tokoh senior Garda Revolusi Iran Mohsen Rezaei menegaskan negaranya siap menghadapi perang jangka panjang.

Trump: Perang Hampir Berakhir

Dalam wawancara dengan Fox Business, Trump menyatakan konflik dengan Iran mendekati akhir. Meski optimistis, ia menegaskan AS tidak akan menarik pasukan dari kawasan Teluk.

“Kami sangat dekat dengan kesepakatan. Mereka ingin mencapai kesepakatan,” kata Trump.

Putaran negosiasi berikutnya kini menjadi penentu apakah gencatan senjata dapat diperpanjang atau konflik kembali memanas. ***(Ant)

Facebook Comments Box

Sumber Berita: Ap News, Newyork Times,

Berita Terkait

Jutaan Pelayat Iringi Jenazah Ali Khamenei ke Qom, Iran Lanjutkan Prosesi Pemakaman
Harga Minyak Dunia Menguat Setelah Ketegangan AS-Iran Kembali Memanas
Bareskrim Ungkap Modus Judi Online Hayam Wuruk, Polanya Mirip Sindikat Kamboja dan Myanmar
Hacker Bobol Sistem Peringatan Darurat Brasil, Jutaan Ponsel Mendadak Berbunyi Tengah Malam
Trump Ancam Serang Iran Lagi Jika Langgar Kesepakatan Damai
Bukan Karena Terdesak, Purbaya Sebut Lawatan ke China Bagian Strategi Jangka Panjang
B-52 AS Jatuh di California, Data Awal Ungkap Pesawat Menukik 1,5 Kilometer per Menit
AS dan Iran Sepakat Damai, Penandatanganan Digelar di Swiss

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:06 WIB

Jutaan Pelayat Iringi Jenazah Ali Khamenei ke Qom, Iran Lanjutkan Prosesi Pemakaman

Senin, 29 Juni 2026 - 11:00 WIB

Harga Minyak Dunia Menguat Setelah Ketegangan AS-Iran Kembali Memanas

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:21 WIB

Bareskrim Ungkap Modus Judi Online Hayam Wuruk, Polanya Mirip Sindikat Kamboja dan Myanmar

Senin, 22 Juni 2026 - 21:00 WIB

Hacker Bobol Sistem Peringatan Darurat Brasil, Jutaan Ponsel Mendadak Berbunyi Tengah Malam

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:00 WIB

Trump Ancam Serang Iran Lagi Jika Langgar Kesepakatan Damai

Berita Terbaru