Bandung, Kabar Pajajaran – Momen berbuka puasa menjadi waktu yang paling dinantikan setelah seharian menahan lapar dan haus. Namun, penting untuk tidak kalap saat iftar dan tetap memilih makanan yang tepat agar tubuh dapat pulih dengan optimal.
Puasa Ramadan mewajibkan umat Muslim menahan diri dari makan, minum, serta hal-hal yang membatalkan puasa sejak fajar hingga magrib. Setelah berjam-jam tanpa asupan, tubuh membutuhkan nutrisi yang mampu mengembalikan energi, menjaga hidrasi, serta mendukung kesehatan pencernaan.
Alih-alih langsung mengonsumsi makanan manis berlebihan atau gorengan, para ahli menyarankan untuk memilih makanan yang bernutrisi dan mudah dicerna.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dikutip dari thedailystar.net (19/2), berikut lima makanan yang dianjurkan dikonsumsi saat berbuka puasa.
- Mentimun
Mentimun mengandung lebih dari 90 persen air, sehingga sangat efektif membantu menghidrasi tubuh setelah seharian berpuasa.
Selain menyegarkan, mentimun juga rendah kalori dan kaya serat. Kandungan kaliumnya membantu menjaga keseimbangan elektrolit serta mengontrol tekanan darah.
- Selada
Selada juga memiliki kadar air tinggi, sekitar 95 persen. Sayuran ini membantu mengembalikan cairan tubuh sekaligus melancarkan pencernaan.
Serat dalam selada berperan menjaga kadar gula darah agar tidak melonjak drastis setelah berbuka. Selain itu, kandungan nutrisinya membantu mencegah sembelit yang kerap terjadi selama Ramadan.
- Kurma
Kurma menjadi salah satu pilihan terbaik saat berbuka puasa. Buah ini mengandung gula alami yang dapat segera mengembalikan energi tanpa menyebabkan lonjakan gula darah yang ekstrem.
Selain itu, kurma kaya serat yang membantu sistem pencernaan kembali bekerja secara perlahan setelah beristirahat seharian.
- Jeruk
Jeruk mengandung gula alami yang mampu memberikan energi cepat bagi tubuh. Kandungan air, vitamin C, serta seratnya juga mudah dicerna.
Rasa segarnya membantu mengembalikan kesegaran tenggorokan dan memberikan asupan nutrisi penting, termasuk kalium.
- Oat
Makanan tinggi serat seperti oat dapat menjadi alternatif sehat dibandingkan gorengan. Oat mampu menyerap air dengan baik sehingga membantu menjaga hidrasi tubuh.
Seratnya juga mendukung kesehatan usus dan mencegah kembung atau rasa lemas yang sering muncul akibat konsumsi karbohidrat sederhana secara berlebihan.
Sebagai alternatif lain, singkong kukus juga dapat menjadi pilihan karena tinggi serat dan lebih ramah bagi pencernaan dibandingkan makanan yang digoreng.
Pilih Makanan untuk Pemulihan, Bukan Sekadar Mengenyangkan
Saat berbuka puasa, tubuh membutuhkan makanan yang membantu proses pemulihan secara bertahap. Memulai dengan air putih, buah, dan makanan berserat dapat membantu sistem pencernaan bekerja kembali tanpa beban berlebih.
Dengan memilih menu yang tepat, tubuh akan tetap bugar dan terjaga kesehatannya sepanjang bulan Ramadan. ***Anton





