Air Putih atau Air Lemon? Simak Pilihan Terbaik untuk Menjaga Hidrasi Tubuh

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Air Lemon

Ilustrasi Air Lemon

KABAR PAJAJARAN – Air dingin kerap menjadi pilihan utama untuk menghilangkan dahaga setelah berolahraga atau saat cuaca panas. Selain menyegarkan, air juga berperan penting dalam menjaga berbagai fungsi tubuh agar tetap berjalan optimal.

Ahli gizi sekaligus pemilik Integrated Nutrition for Weight Loss, Vanessa Imus, menjelaskan bahwa air mendukung hampir seluruh proses fisiologis dalam tubuh. Air membantu pencernaan, penyerapan nutrisi, pengaturan tekanan darah, pengendalian suhu tubuh, hingga proses pembuangan zat sisa.

Tidak hanya itu, tubuh juga membutuhkan asupan cairan yang cukup untuk menjaga kesehatan sendi, meningkatkan konsentrasi, dan menjaga suasana hati tetap stabil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kurang Minum Bisa Memicu Berbagai Gangguan

Meski terlihat sepele, kekurangan cairan dapat memicu sejumlah masalah kesehatan. Kondisi tersebut dapat menyebabkan kulit menjadi kering, otot mengalami kram, sembelit, sakit kepala, hingga dehidrasi yang lebih serius.

Ahli diet terdaftar asal Toronto, Anar Allidina, menambahkan bahwa hidrasi yang baik membantu menjaga energi dan fokus sepanjang hari. Sebaliknya, dehidrasi ringan saja sudah dapat menurunkan konsentrasi dan meningkatkan rasa lelah.

Selain itu, asupan cairan yang cukup juga membantu mengendalikan nafsu makan dan mendukung proses metabolisme tubuh.

Air Lemon Jadi Alternatif yang Lebih Menarik

Sebagian orang merasa bosan mengonsumsi air putih setiap hari. Karena itu, banyak orang mulai menambahkan perasan lemon ke dalam air minum untuk menciptakan rasa yang lebih segar.

Air lemon menawarkan sensasi asam yang ringan tanpa menambah gula maupun kalori. Kehadiran rasa tersebut sering kali mendorong seseorang untuk minum lebih banyak dibandingkan hanya mengonsumsi air putih biasa.

Menurut Imus, air lemon memberikan tambahan vitamin C yang bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh. Kandungan antioksidan dalam vitamin C juga membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

Selain vitamin C, lemon mengandung vitamin B dan kalium yang berperan dalam produksi energi serta membantu menjaga tekanan darah tetap stabil.

Air Lemon Dapat Mendukung Pencernaan

Air lemon tidak hanya memberikan rasa segar. Beberapa orang juga merasakan manfaat pada sistem pencernaan setelah mengonsumsinya.

Allidina menjelaskan bahwa air lemon hangat dapat memberikan stimulasi ringan pada sistem pencernaan. Kombinasi air dan kalium membantu mengurangi kembung serta mendukung pergerakan makanan di saluran cerna.

Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa kandungan sitrat dalam lemon dapat membantu mengurangi risiko pembentukan batu ginjal.

Perhatikan Risiko Konsumsi Berlebihan

Meski menawarkan sejumlah manfaat, air lemon tetap memiliki beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan.

Sifat asam pada lemon berpotensi memicu iritasi pada orang yang memiliki gangguan refluks asam lambung atau kondisi perut sensitif. Selain itu, konsumsi minuman asam secara berlebihan dapat mengikis lapisan email gigi dalam jangka panjang.

Untuk mengurangi risiko tersebut, seseorang dapat menggunakan sedotan saat minum, membilas mulut dengan air putih setelahnya, atau mengonsumsi air lemon bersamaan dengan makanan.

Mana yang Lebih Baik, Air Putih atau Air Lemon?

Para ahli menilai air putih tetap menjadi pilihan terbaik untuk memenuhi kebutuhan cairan harian. Air putih tidak mengandung kalori, mudah dikonsumsi, dan mampu menjaga hidrasi tubuh secara optimal.

Namun, air lemon juga dapat menjadi pilihan yang baik bagi orang yang kesulitan memenuhi kebutuhan cairan karena rasa air putih yang dianggap membosankan.

Imus menyarankan konsumsi air lemon pada pagi hari untuk membantu memulai hidrasi dan mendukung kerja sistem pencernaan. Cukup tambahkan perasan setengah buah lemon ke dalam segelas air dan sesuaikan dengan selera.

Selama dikonsumsi dalam jumlah wajar, sekitar satu hingga dua gelas per hari, air lemon dapat menjadi pelengkap pola hidrasi tanpa menimbulkan risiko berarti bagi kesehatan.

Kesimpulan

Air putih tetap menempati posisi utama sebagai minuman terbaik untuk menjaga hidrasi tubuh. Meski demikian, air lemon dapat menjadi alternatif yang menyegarkan sekaligus memberikan tambahan nutrisi seperti vitamin C dan kalium.

Kuncinya terletak pada konsumsi yang tidak berlebihan. Dengan takaran yang tepat, air lemon dapat menjadi bagian dari kebiasaan sehat sehari-hari tanpa mengganggu kesehatan gigi maupun lambung. ***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Psikopat Ramai Dikaitkan dengan Kasus Taufik Hidayat, Pakar Minta Publik Tak Asal Memberi Label
Dokter Ungkap Alasan Generasi Muda Mudah Stres Saat Mulai Bekerja
Kemarau Lebih Kering dan Panjang, Dinkes Jabar Mengingatkan Warga Waspadai Diare hingga ISPA
Cegah Stunting Kognitif, Pakar Soroti Peran Nutrigenomik dan Pangan Lokal dalam Perkembangan Otak Anak
Sering Lemas Meski Sudah Istirahat? Waspadai Gejala Diabetes
Harga Obat Bakal Naik? Ini Penjelasan Lengkap dari Menkes dan Kemenkes
Rutin Minum Kopi Bisa Jaga Kesehatan Ginjal, Ini Temuan Peneliti
Cara Menjaga Ginjal Tetap Sehat, Mulai dari Olahraga hingga Batasi Obat Nyeri

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:00 WIB

Psikopat Ramai Dikaitkan dengan Kasus Taufik Hidayat, Pakar Minta Publik Tak Asal Memberi Label

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:00 WIB

Dokter Ungkap Alasan Generasi Muda Mudah Stres Saat Mulai Bekerja

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:53 WIB

Air Putih atau Air Lemon? Simak Pilihan Terbaik untuk Menjaga Hidrasi Tubuh

Senin, 22 Juni 2026 - 06:00 WIB

Kemarau Lebih Kering dan Panjang, Dinkes Jabar Mengingatkan Warga Waspadai Diare hingga ISPA

Minggu, 21 Juni 2026 - 06:40 WIB

Cegah Stunting Kognitif, Pakar Soroti Peran Nutrigenomik dan Pangan Lokal dalam Perkembangan Otak Anak

Berita Terbaru