Cara Menjaga Ginjal Tetap Sehat, Mulai dari Olahraga hingga Batasi Obat Nyeri

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Ginjal

Ilustrasi Ginjal

KABAR PAJAJARAN – Ginjal memegang peran penting dalam menjaga keseimbangan tubuh. Organ ini mengatur kadar garam, kalium, dan pH agar tubuh tetap bekerja optimal. Selain itu, ginjal juga membantu mengontrol tekanan darah serta memproduksi hormon pembentuk sel darah merah.

Karena fungsinya sangat vital, masyarakat perlu menjaga kesehatan ginjal sejak dini. Dengan menerapkan pola hidup sehat, masyarakat bisa menekan risiko penyakit ginjal kronis.

Rutin Bergerak dan Hindari Gaya Hidup Pasif

Olahraga teratur membantu menjaga fungsi ginjal tetap baik. Selain itu, aktivitas fisik juga mampu menurunkan tekanan darah dan menjaga kesehatan jantung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat bisa memilih aktivitas sederhana seperti berjalan kaki, berlari, bersepeda, atau menari. Dengan rutin bergerak, tubuh akan bekerja lebih optimal setiap hari.

Ketua Perhimpunan Nefrologi Indonesia, dr Pringgodigdo Nugroho, SpPD-KGH, mengatakan gaya hidup sedentari menjadi salah satu pemicu gangguan ginjal pada usia muda.

Menurut dia, kebiasaan minim aktivitas fisik membuat fungsi tubuh menurun. Karena itu, masyarakat perlu mulai aktif bergerak meski hanya melakukan aktivitas ringan.

Kendalikan Gula Darah Sejak Dini

Kadar gula darah tinggi membuat ginjal bekerja lebih keras untuk menyaring darah. Jika kondisi itu terus terjadi, risiko kerusakan ginjal akan meningkat.

Oleh sebab itu, penderita diabetes perlu rutin memantau kadar gula darah. Langkah tersebut membantu tubuh menghindari komplikasi yang lebih serius.

Dokter spesialis penyakit dalam, dr Erpryta Nurdia Tetrasiwi, SpPD, menyarankan masyarakat menjalani pemeriksaan kesehatan secara berkala. Pemeriksaan gula darah puasa dan HbA1c membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatan lebih awal.

Selain itu, pemeriksaan rutin juga membantu masyarakat memperbaiki pola hidup sebelum muncul komplikasi serius.

Jaga Berat Badan dengan Pola Makan Seimbang

Obesitas meningkatkan risiko berbagai penyakit, seperti diabetes dan gangguan jantung. Kondisi tersebut juga dapat memengaruhi kesehatan ginjal.

Karena itu, masyarakat perlu menjaga berat badan ideal dengan pola makan seimbang. Konsumsi buah, sayur, ikan, dan biji-bijian utuh membantu menjaga fungsi tubuh tetap optimal.

Sebaliknya, masyarakat perlu mengurangi makanan tinggi garam dan lemak. Dengan membatasi makanan olahan, masyarakat bisa menurunkan risiko gangguan ginjal.

Dr Pringgodigdo menegaskan masyarakat perlu membiasakan pola makan sehat sejak usia muda. Dengan langkah itu, masyarakat dapat mencegah penyakit kronis lebih awal.

Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh

Minum air putih yang cukup membantu ginjal membuang racun dan natrium dari tubuh. Selain itu, cairan yang cukup juga membantu menjaga fungsi organ tetap stabil.

Secara umum, orang dewasa membutuhkan sekitar dua liter air per hari. Namun, kebutuhan cairan setiap orang bisa berbeda tergantung aktivitas dan kondisi kesehatan.

Meski begitu, masyarakat juga perlu menghindari konsumsi air berlebihan. Sebab, tubuh bisa kehilangan keseimbangan cairan jika terlalu sering buang air kecil.

Untuk lansia di atas 60 tahun, dr Pringgodigdo menyarankan konsumsi air sekitar 1,5 liter per hari agar tubuh tetap seimbang.

Pantau Tekanan Darah Secara Rutin

Hipertensi dapat merusak pembuluh darah di ginjal. Jika kondisi itu muncul bersama diabetes atau kolesterol tinggi, risiko komplikasi akan semakin besar.

Karena itu, masyarakat perlu rutin memeriksa tekanan darah. Selain itu, olahraga dan pola makan sehat juga membantu menjaga tekanan darah tetap stabil.

Direktur Bidang Kebijakan Penjaminan Manfaat BPJS Kesehatan, Dr dr Ari Dwi Ayani MKM, mengatakan hipertensi dan diabetes menjadi pemicu utama berbagai penyakit kronis, termasuk gagal ginjal dan stroke.

Batasi Konsumsi Obat Pereda Nyeri

Penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid secara berlebihan dapat mengganggu fungsi ginjal. Obat seperti ibuprofen dan naproxen berisiko menimbulkan masalah kesehatan jika masyarakat mengonsumsinya tanpa pengawasan.

Karena itu, masyarakat perlu mengikuti aturan dosis dengan cermat. Selain itu, masyarakat juga perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat dalam jangka panjang.

Dengan menerapkan pola hidup sehat, masyarakat dapat menjaga fungsi ginjal tetap optimal. Oleh sebab itu, kebiasaan sederhana seperti rutin olahraga, menjaga pola makan, dan cukup minum air perlu mulai dilakukan sejak sekarang.***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

ChatGPT Digugat Usai Wanita 31 Tahun Meninggal, Diduga Sarankan Berhenti Minum Obat
Kurang Minum Air Bisa Bikin Jantung Berdebar, Ini Penjelasannya
65 Kasus Influenza A Terdeteksi di Bandung, Dinkes Jabar Minta Warga Tak Panik
Kasus ILI dan ISPA di Kabupaten Bandung Melonjak, Dinkes Minta Warga Tak Panik
Farhan Tegaskan Fasilitas Kesehatan di Bandung Tak Boleh Tolak Pasien Bergejala Flu
Super Flu Ramai di Media Sosial, IGD Rumah Sakit di Bandung Dipadati Pasien
Influenza A Merebak, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya dari Flu Biasa
Penelitian Ungkap Berapa Kali Manusia Kentut dalam Sehari

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 14:00 WIB

ChatGPT Digugat Usai Wanita 31 Tahun Meninggal, Diduga Sarankan Berhenti Minum Obat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Kurang Minum Air Bisa Bikin Jantung Berdebar, Ini Penjelasannya

Minggu, 27 September 2026 - 12:00 WIB

65 Kasus Influenza A Terdeteksi di Bandung, Dinkes Jabar Minta Warga Tak Panik

Jumat, 25 September 2026 - 12:00 WIB

Kasus ILI dan ISPA di Kabupaten Bandung Melonjak, Dinkes Minta Warga Tak Panik

Rabu, 23 September 2026 - 15:00 WIB

Farhan Tegaskan Fasilitas Kesehatan di Bandung Tak Boleh Tolak Pasien Bergejala Flu

Berita Terbaru