Kebakaran Gunung Gede Pangrango Memasuki Pekan Kedua, Titik Asap di Kawah Wadon Tak Lagi Terlihat

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebakaran Gunung Gede Pangrango Memasuki Pekan Kedua, Titik Asap di Kawah Wadon Tak Lagi Terlihat

Kebakaran Gunung Gede Pangrango Memasuki Pekan Kedua, Titik Asap di Kawah Wadon Tak Lagi Terlihat

Cianjur — Penanganan kebakaran di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) memasuki pekan kedua. Tim gabungan terus menyisir area terdampak untuk memastikan tidak ada bara api yang kembali memicu kebakaran.

Kabar terbaru datang dari kawasan Kawah Wadon. Tim gabungan tidak lagi menemukan titik asap saat melakukan pemantauan pada Rabu (19/8/2026).

Kepala Humas Balai Besar TNGGP Agus Deni mengatakan, tim melakukan pengecekan langsung pada pagi dan sore hari. Kepala Balai Besar TNGGP juga memimpin pemeriksaan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dipimpin langsung kabalai, sebanyak 10 personel bersama relawan melakukan pengecekan dan penyisiran di sekitar Kawah Wadon pada pagi dan sorenya. Kondisi lokasi terpantau baik dan tidak ditemukan titik asap,” kata Agus Deni, Rabu (19/8/2026).

Tim Tetap Waspada di Kawah Wadon

Meski tidak menemukan asap, petugas belum menghentikan pemantauan. Tim tetap menyisir kawasan untuk memastikan kondisi lapangan benar-benar aman.

Cuaca di sekitar lokasi juga terpantau cerah. Angin bergerak dari arah timur menuju barat.

Agus Deni berharap kondisi tersebut bertahan sehingga proses penanganan kebakaran dapat berjalan dengan baik. Tim juga perlu memastikan seluruh area aman sebelum menyatakan penanganan kebakaran selesai.

“Dukungan semua pihak melalui keterlibatan langsung di lapangan, pemantauan, komunikasi, penyampaian informasi, dan bentuk dukungan lainnya menjadi kekuatan dalam penanganan kebakaran dan bagian penting dalam menjaga kawasan konservasi TNGGP,” ujarnya.

Drone Thermal Pantau Titik Panas

Sebelumnya, Balai Besar TNGGP menggunakan drone thermal untuk mencari sumber panas di sekitar Kawah Wadon.

Pemantauan udara tersebut melibatkan Wanadri dan Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI). Tim memanfaatkan teknologi itu untuk menemukan titik panas yang berpotensi menyimpan bara api.

Langkah tersebut penting karena bara yang masih tersisa dapat kembali memicu kebakaran, terutama ketika kondisi cuaca dan angin berubah.

Medan Curam Jadi Tantangan

Petugas menghadapi tantangan besar dalam menangani kebakaran Gunung Gede Pangrango. Titik kebakaran berada pada ketinggian sekitar 2.500 hingga 2.600 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Topografi kawasan yang curam hingga sangat curam membuat mobilisasi personel dan peralatan menjadi lebih sulit.

Keterbatasan sumber air juga menjadi persoalan. Sumber air terdekat berada di Shelter Kandang Badak dengan jarak sekitar 1,5 kilometer dari lokasi kebakaran.

Karena itu, tim mengandalkan pemantauan secara berkala untuk mendeteksi potensi bara yang masih tersisa. Petugas juga terus melakukan penyisiran agar kebakaran tidak kembali meluas.

Pemantauan Terus Berlanjut

Hingga memasuki pekan kedua, kondisi di sekitar Kawah Wadon menunjukkan perkembangan positif. Tidak adanya titik asap menjadi sinyal baik dalam proses penanganan.

Meski begitu, Balai Besar TNGGP tetap meminta seluruh pihak menjaga kewaspadaan. Tim gabungan akan melanjutkan pemantauan sampai kawasan benar-benar dinyatakan aman dari potensi kebakaran susulan. ***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BMKG Ungkap Penyebab Hujan Es dan Angin Kencang yang Rusak Puluhan Rumah di Kuningan
Krisis Air Bersih Cianjur Meluas, 7.234 KK Terdampak Kemarau 2026
Pemprov Jabar Pasang 1.185 Lampu Jalan di Priangan Timur, Anggaran Capai Rp48,3 Miliar
Pemprov Jabar Gelontorkan Rp273 Miliar untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan di Tasikmalaya
Kebocoran Gas Pabrik di Karawang Bikin 43 Warga Dilarikan ke Rumah Sakit, Polisi Lakukan Investigasi
Kasus Dugaan Keracunan MBG di Cirebon, Dinkes Cabut SLHS SPPG 05 Kalijaga
Kejati Jabar Tahan Wabup Indramayu Syaefudin dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar
Gunung Anak Krakatau Erupsi 3 Kali, Status Masih Siaga Level III

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 09:44 WIB

BMKG Ungkap Penyebab Hujan Es dan Angin Kencang yang Rusak Puluhan Rumah di Kuningan

Selasa, 3 November 2026 - 11:00 WIB

Krisis Air Bersih Cianjur Meluas, 7.234 KK Terdampak Kemarau 2026

Selasa, 3 November 2026 - 09:29 WIB

Pemprov Jabar Pasang 1.185 Lampu Jalan di Priangan Timur, Anggaran Capai Rp48,3 Miliar

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WIB

Pemprov Jabar Gelontorkan Rp273 Miliar untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan di Tasikmalaya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Kebocoran Gas Pabrik di Karawang Bikin 43 Warga Dilarikan ke Rumah Sakit, Polisi Lakukan Investigasi

Berita Terbaru