Polda Metro Minta Warga Tak Sebarkan Spekulasi soal Pagar Mal, Jakarta Tetap Kondusif

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mall di Jakarta dipasangi pagar

Mall di Jakarta dipasangi pagar

JAKARTA, KABAR PAJAJARAN – Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait pemasangan pagar di sejumlah pusat perbelanjaan di Jakarta. Polisi menilai spekulasi yang beredar di media sosial berpotensi memicu keresahan publik.

Sejumlah mal di bawah naungan Pakuwon Group, seperti Mal Kota Kasablanka dan Blok M Plaza, memasang pagar di area sekitar bangunan. Setelah itu, sebagian warganet mengaitkan langkah tersebut dengan dugaan antisipasi aksi unjuk rasa pada Agustus 2026.

Direktur Marketing Pakuwon Group sekaligus Direktur PT Pakuwon Jati Tbk, Sutandi Purnomosidi, langsung membantah anggapan tersebut. Ia menegaskan perusahaan tidak memasang pagar untuk mengantisipasi demonstrasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi Minta Warga Verifikasi Informasi

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto meminta masyarakat lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar memeriksa kebenaran setiap informasi sebelum membagikannya.

Menurut Budi, narasi yang menghubungkan pagar mal dengan potensi kerusuhan hanya memicu kekhawatiran yang tidak berdasar.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar bijak memberikan informasi. Jangan berasumsi, jangan membuat kegaduhan, dan jangan membangun opini publik yang memunculkan rasa khawatir,” ujar Budi di kawasan Monumen Nasional, Sabtu (1/8/2026).

Spekulasi Bisa Ganggu Aktivitas Warga

Budi menilai penyebaran informasi tanpa verifikasi dapat mengganggu aktivitas masyarakat. Karena itu, ia meminta masyarakat tetap menjalankan rutinitas seperti biasa.

Ia menegaskan para pelajar tetap bisa bersekolah, para pekerja dapat menjalankan tugasnya, dan pelaku UMKM dapat melanjutkan usahanya tanpa rasa khawatir.

Budi juga mengajak para pengguna media sosial memikirkan dampak setiap unggahan sebelum menyebarkannya kepada publik.

Polisi Dorong Pengelola Mal Bersikap Terbuka

Selain mengingatkan masyarakat, Polda Metro Jaya juga meminta pengelola pusat perbelanjaan menjelaskan alasan pemasangan pagar kepada publik.

Menurut Budi, keterbukaan informasi akan mengurangi munculnya berbagai spekulasi di tengah masyarakat.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga meminta pengelola melepas pagar apabila tidak ada kebutuhan mendesak. Langkah itu bertujuan menghilangkan kesan bahwa kondisi keamanan Jakarta sedang memburuk.

Budi menilai penjelasan resmi dari pihak pengelola akan membantu masyarakat memahami situasi yang sebenarnya sehingga mereka tidak membangun asumsi sendiri.

Polisi Pastikan Jakarta Aman

Polda Metro Jaya memastikan kondisi keamanan di Jakarta dan wilayah sekitarnya masih aman serta kondusif. Hingga saat ini, polisi belum menemukan gangguan keamanan yang mengancam aktivitas masyarakat.

Budi menegaskan jajarannya terus memantau perkembangan situasi dan menjaga stabilitas keamanan di Ibu Kota.

Ia kembali mengajak masyarakat mengutamakan verifikasi informasi, tidak mudah mempercayai kabar yang belum terbukti, serta tidak ikut menyebarkan narasi yang dapat memicu kepanikan.

Dengan langkah tersebut, Polda Metro Jaya berharap masyarakat tetap tenang dan dapat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa terpengaruh spekulasi yang beredar. ***(Ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BMKG Peringatkan Gelombang 4 Meter di Perairan Lampung 15-18 September
Gubernur Banten Minta Basarnas Pertimbangkan Perpanjang Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda
Karhutla Jabar Makin Meluas, 325,87 Hektare Lahan Terbakar hingga September 2026
Gunung Margatapa Majalengka Terbakar, Petugas Berjibaku Padamkan Api
Kemenhut Bentuk Tim Khusus Usut Kebakaran Berulang di Gunung Bromo
Penumpang Diduga BAB di Gerbong KRL Bogor-Jakarta, KAI Commuter Turun Tangan
Karhutla Kalsel Masih Mengganas, OMC Terkendala Bibit Awan
Kebakaran TPA Galuga Meluas 7,1 Hektare, Bupati Bogor Minta Maaf

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 15:00 WIB

BMKG Peringatkan Gelombang 4 Meter di Perairan Lampung 15-18 September

Senin, 14 September 2026 - 14:00 WIB

Gubernur Banten Minta Basarnas Pertimbangkan Perpanjang Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda

Minggu, 13 September 2026 - 18:05 WIB

Karhutla Jabar Makin Meluas, 325,87 Hektare Lahan Terbakar hingga September 2026

Minggu, 13 September 2026 - 11:00 WIB

Gunung Margatapa Majalengka Terbakar, Petugas Berjibaku Padamkan Api

Minggu, 13 September 2026 - 09:00 WIB

Kemenhut Bentuk Tim Khusus Usut Kebakaran Berulang di Gunung Bromo

Berita Terbaru

Arsip - Sejumlah pengendara motor melintas di samping sejumlah truk yang mengantre di kawasan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (19/12/2024). ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/foc

Jawa Barat

Pemprov Jabar Perbaiki 15,1 Km Jalan Parung Panjang-Cigedug

Rabu, 16 Sep 2026 - 06:00 WIB

Teknologi

iOS 27 Resmi Dirilis, Ini Daftar 33 iPhone yang Kebagian Update

Selasa, 15 Sep 2026 - 13:14 WIB