Gunung Margatapa Majalengka Terbakar, Petugas Berjibaku Padamkan Api

Minggu, 13 September 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas gabungan saat berupaya memadamkan api kebakaran di Gunung Margatapa, di Kelurahan Cicurug, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Jumat (11/9/2026) malam(Dok BPBD Majalengka)

Petugas gabungan saat berupaya memadamkan api kebakaran di Gunung Margatapa, di Kelurahan Cicurug, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Jumat (11/9/2026) malam(Dok BPBD Majalengka)

MAJALENGKA, KP – Kebakaran melanda kawasan Gunung Margatapa di Kelurahan Cicurug, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Jumat (11/9/2026) malam.

Api terlihat membakar kawasan gunung tersebut hingga menimbulkan kepulan asap tebal. Rekaman kebakaran kemudian beredar luas di media sosial dan menarik perhatian warga.

Dalam video yang beredar, langit di sekitar Gunung Margatapa tampak kemerahan akibat kobaran api. Lokasi gunung itu berjarak sekitar 2,6 kilometer dari Alun-alun Majalengka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka Agus Tamim membenarkan kejadian tersebut.

Agus mengatakan, petugas gabungan masih melakukan pemadaman hingga pukul 22.00 WIB. Tim juga berupaya mencegah api menjalar ke kawasan lain.

“Proses pemadaman masih berlangsung. Petugas yang terlibat ada dari BPBD, Satpol PP dan Damkar, TNI, Polri, serta masyarakat setempat,” kata Agus.

Kebakaran Dilaporkan sejak Sore

Petugas menerima laporan kebakaran sekitar pukul 18.18 WIB. Setelah mendapat informasi tersebut, tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi.

Petugas kemudian melakukan pemadaman dengan peralatan yang tersedia. Kondisi medan membuat proses tersebut tidak berjalan mudah.

Agus menyebut akses menuju titik api memiliki kontur yang curam. Selain itu, petugas juga menghadapi keterbatasan pasokan air untuk memadamkan kobaran api.

“Kekurangan air untuk siram, terus medannya juga curam,” ujar Agus.

Api Cukup Besar, Petugas Kesulitan Memadamkan

Analis Kebencanaan Ahli Muda BPBD Kabupaten Majalengka Rezza Permana turut membenarkan kondisi kebakaran di Gunung Margatapa.

Saat memberikan keterangan, Rezza masih berada di lokasi bersama petugas gabungan. Ia mengatakan api cukup besar sehingga tim membutuhkan waktu untuk mengendalikan kobaran.

“Ini saya lagi istirahat dulu, oksigen juga menipis,” kata Rezza.

Kondisi tersebut membuat petugas harus bekerja secara bergantian. Mereka tetap berupaya mendekati titik api sambil mempertimbangkan kondisi medan dan ketersediaan air.

Luas Kebakaran dan Penyebab Belum Diketahui

BPBD Kabupaten Majalengka belum mengetahui secara pasti luas kawasan Gunung Margatapa yang terbakar.

Petugas juga belum memastikan penyebab kebakaran. Tim masih memprioritaskan pemadaman dan pengendalian api agar tidak meluas.

BPBD bersama unsur TNI, Polri, Satpol PP dan Damkar serta masyarakat terus melakukan penanganan di lokasi.

Petugas akan melakukan pendataan setelah kondisi memungkinkan untuk mengetahui luas area yang terdampak serta mencari informasi mengenai penyebab kebakaran. ***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ledakan Ruko San Antonio Surabaya, Saksi Lihat Korban Berlari dengan Pakaian Terbakar
Tiga Gempa Guncang Tanggamus dalam 41 Menit, BMKG Minta Warga Tetap Waspada
Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto Dipecat Imipas, 17 ASN Kena Sanksi
Remisi Indra Kenz Dievaluasi Ditjenpas, Pembebasan Bersyarat Bisa Dicabut
TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Hanguskan 500 Meter Persegi
Mata Air di Gunung Sindur Bogor Mendadak Merah, DLH Tunggu Hasil Uji Laboratorium
Jakarta Terancam Kekeringan, Pemprov DKI Kaji Desalinasi Air Laut
Pria Penendang Wanita di Senayan City Jadi Tersangka

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Ledakan Ruko San Antonio Surabaya, Saksi Lihat Korban Berlari dengan Pakaian Terbakar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Tiga Gempa Guncang Tanggamus dalam 41 Menit, BMKG Minta Warga Tetap Waspada

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto Dipecat Imipas, 17 ASN Kena Sanksi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Remisi Indra Kenz Dievaluasi Ditjenpas, Pembebasan Bersyarat Bisa Dicabut

Minggu, 27 September 2026 - 08:00 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Hanguskan 500 Meter Persegi

Berita Terbaru