Polda Jabar Awasi Ketat Taufik Hidayat di Sel Khusus, Ahli Kejiwaan Turut Periksa

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas menggiring tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat Taufik Hidayat (tengah) setibanya di Polda Jabar, Bandung, Jawa Barat, Selasa (23/6/2026). Polda Jabar menangkap Taufik Hidayat yang berstatus daftar pencarian orang di Kawasan Majalaya, Kabupaten Bandung yang selanjutnya akan diperiksa atas kasus penyekapan dan penganiayaan berat terhadap seorang wanita berinisial YTR selama tiga tahun. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/nym.(RAISAN AL FARISI)

Petugas menggiring tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat Taufik Hidayat (tengah) setibanya di Polda Jabar, Bandung, Jawa Barat, Selasa (23/6/2026). Polda Jabar menangkap Taufik Hidayat yang berstatus daftar pencarian orang di Kawasan Majalaya, Kabupaten Bandung yang selanjutnya akan diperiksa atas kasus penyekapan dan penganiayaan berat terhadap seorang wanita berinisial YTR selama tiga tahun. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/nym.(RAISAN AL FARISI)

BANDUNG, KABAR PAJAJARAN – Polda Jawa Barat memperketat pengawasan terhadap Taufik Hidayat (TH), tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR. Penyidik menahan TH di sel khusus dan mengawasinya selama 24 jam untuk mendukung proses penyidikan.

Kapolda Jawa Barat, Rudi Setiawan, mengatakan petugas memasang kamera pengawas (CCTV) di ruang tahanan yang ditempati tersangka. Petugas juga terus memantau seluruh aktivitas TH selama berada di Mapolda Jabar.

“Kami menahan tersangka di sel khusus. Petugas mengawasi tersangka melalui CCTV dan pengawasan langsung,” kata Rudi di Bandung, Selasa (23/6/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus tersebut menyita perhatian publik karena dugaan kekerasan berlangsung dalam waktu lama dan memicu luka serius pada korban.

Penyidik Kejar Motif dan Kronologi

Tim penyidik terus menggali keterangan TH untuk mengungkap motif serta kronologi kasus tersebut.

Penyidik memulai pemeriksaan sejak TH tiba di Mapolda Jabar. Setelah itu, tim melanjutkan serangkaian pemeriksaan untuk mengumpulkan alat bukti dan menyusun berkas perkara.

Rudi menegaskan penyidik akan mengusut seluruh rangkaian peristiwa secara menyeluruh.

“Kami memulai pemeriksaan malam ini. Setelah itu kami menahan tersangka dan melanjutkan pemeriksaan pada hari berikutnya,” ujarnya.

Polisi Libatkan Ahli Kejiwaan

Polda Jabar juga menggandeng sejumlah ahli guna memperkuat proses penyidikan. Salah satunya ahli kejiwaan.

Tim penyidik membutuhkan analisis psikologis untuk mengetahui kondisi mental TH sekaligus melengkapi data penyidikan.

Menurut Rudi, hasil analisis tersebut akan membantu penyidik memahami kondisi psikologis tersangka secara lebih utuh.

“Kami melibatkan ahli kejiwaan agar penyidik memperoleh data awal mengenai kondisi psikologis tersangka,” katanya.

Dokter Forensik Identifikasi Sejumlah Luka

Tim dokter forensik memeriksa kondisi korban dan mengidentifikasi sejumlah luka pada tubuh YTR.

Dokter mencatat gangguan pada mata korban. Tim medis juga mencatat bekas sayatan benda tajam di kaki serta luka yang mengarah pada sundutan rokok.

Rudi menjelaskan temuan tersebut menunjukkan adanya kekerasan berulang yang menimbulkan dampak serius terhadap kondisi fisik korban.

Tim penyidik kini memadukan hasil pemeriksaan medis, keterangan saksi, dan pengakuan tersangka untuk mengungkap seluruh fakta dalam perkara tersebut.

Polisi Ringkus Tersangka di Ciparay

Anggota Polda Jawa Barat meringkus Taufik Hidayat di rumah kerabatnya yang berada di kawasan Perumahan Griya Pesona, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Selasa sore.

Setelah meringkus TH, polisi langsung mengarahkan tersangka ke Mapolda Jabar untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Kini penyidik fokus mengumpulkan bukti, memeriksa saksi, serta menelusuri seluruh rangkaian tindakan yang menimpa korban selama beberapa tahun terakhir.***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Suhu Panas Indonesia Tembus 38,5 Derajat, BMKG Ungkap 3 Wilayah Terpanas
Erwan Setiawan Ajak Generasi Muda Jabar Jaga Budaya Sunda di Era Teknologi
Sekda Herman Dorong Pemuda Sunda Perkuat Pendidikan dan Ekonomi Jawa Barat
Kapolda Jabar Ungkap Kapasitas Fantastis Pabrik Obat Keras Ilegal di Bandung
KDM Pastikan Pembangunan Jabar 2026 Tetap Berjalan Tanpa Pinjaman
Mahasiswa ITB Meninggal Saat ITB Ultra Marathon 2026, Ini Kronologinya
TBI Team Juara Umum 1 Bandung Taekwondo Open 2026 dengan 18 Medali
Gempa Bogor dan Sukabumi Picu Kerusakan 33 Bangunan, BMKG Minta Warga Tetap Tenang

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Suhu Panas Indonesia Tembus 38,5 Derajat, BMKG Ungkap 3 Wilayah Terpanas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Erwan Setiawan Ajak Generasi Muda Jabar Jaga Budaya Sunda di Era Teknologi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Kapolda Jabar Ungkap Kapasitas Fantastis Pabrik Obat Keras Ilegal di Bandung

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:44 WIB

KDM Pastikan Pembangunan Jabar 2026 Tetap Berjalan Tanpa Pinjaman

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Mahasiswa ITB Meninggal Saat ITB Ultra Marathon 2026, Ini Kronologinya

Berita Terbaru