Sering Lemas Meski Sudah Istirahat? Waspadai Gejala Diabetes

Sabtu, 20 Juni 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Kelelahan

Ilustrasi Kelelahan

KABAR PAJAJARAN – Rasa lelah biasanya hilang setelah seseorang beristirahat cukup. Namun, tubuh yang terus terasa lemas bisa menandakan masalah kesehatan yang lebih serius, termasuk penyakit Diabetes Mellitus, baik tipe 1 maupun tipe 2.

Kondisi ini terjadi ketika tubuh gagal mengelola gula darah secara normal sehingga sel tidak mendapat energi yang cukup.

Gejala Yang Sering Menyertai Kelelahan pada Diabetes

Pengidap diabetes sering mengalami beberapa gejala yang ikut memicu rasa lelah berkepanjangan. Tubuh merespons gangguan gula darah dengan berbagai cara yang mengganggu aktivitas harian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Sering merasa haus dan sering buang air kecil

Tubuh meningkatkan rasa haus (polidipsia) ketika kadar gula darah naik. Kondisi ini biasanya muncul bersamaan dengan sering buang air kecil (poliuria), karena tubuh berusaha membuang kelebihan glukosa.

2. Rasa lapar meningkat meski sudah makan

Gangguan insulin membuat sel tubuh sulit menyerap glukosa. Akibatnya, tubuh kekurangan energi dan memicu rasa lapar berlebihan (polifagia).

3. Berat badan turun tanpa sebab jelas

Tubuh mulai membakar lemak dan otot untuk menggantikan energi yang tidak terserap dari glukosa. Proses ini membuat berat badan turun meski pola makan tidak berubah.

4. Penglihatan menjadi kabur

Kadar gula darah tinggi menarik cairan dari jaringan tubuh, termasuk lensa mata. Kondisi ini membuat penglihatan terganggu sementara.

Kenapa Diabetes Membuat Tubuh Terasa Lemas?

Pada kondisi normal, insulin membantu sel tubuh menyerap glukosa dan mengubahnya menjadi energi. Namun pada Diabetes Mellitus, tubuh tidak menghasilkan insulin cukup atau tidak menggunakannya secara efektif.

Akibatnya, glukosa tetap berada di aliran darah, sementara sel tubuh “kelaparan energi”. Situasi ini membuat penderita merasa lelah meski sudah cukup istirahat.

Perubahan Gula Darah Jadi Pemicu Utama

Fluktuasi gula darah berperan besar dalam munculnya kelelahan. Saat gula darah terlalu tinggi atau terlalu rendah, tubuh kehilangan keseimbangan energi.

Ketika kondisi ini terjadi terus-menerus, aktivitas sehari-hari terasa lebih berat dan tubuh cepat kehilangan stamina.

Dampak Kesehatan Mental Juga Berperan

Diabetes tidak hanya memengaruhi fisik, tetapi juga kondisi psikologis. Banyak penderita mengalami stres, perubahan mood, hingga gejala depresi yang ikut memperparah rasa lelah.

Perubahan pola makan, kurang motivasi, hingga gangguan tidur juga sering muncul dan memperburuk kondisi tubuh.

Pentingnya Pemeriksaan Gula Darah

Dokter spesialis penyakit dalam menekankan pentingnya pemeriksaan laboratorium untuk memastikan kondisi gula darah.

Pemeriksaan seperti gula darah puasa dan HbA1c—yang menunjukkan rata-rata gula darah 2–3 bulan terakhir—membantu dokter menilai apakah seseorang berada dalam kondisi normal, prediabetes, atau sudah masuk kategori diabetes.

HbA1c menjadi salah satu acuan penting dalam diagnosis karena memberikan gambaran stabilitas gula darah.

Kesadaran Deteksi Dini Menjadi Kunci

Pemeriksaan rutin membantu masyarakat mengenali risiko lebih awal. Setelah mengetahui kondisi gula darah, seseorang dapat mulai mengatur pola makan, meningkatkan aktivitas fisik, dan mengurangi konsumsi makanan tinggi gula.

Langkah sederhana ini membantu menurunkan risiko komplikasi dan menjaga energi tubuh tetap stabil sepanjang hari.***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

ChatGPT Digugat Usai Wanita 31 Tahun Meninggal, Diduga Sarankan Berhenti Minum Obat
Kurang Minum Air Bisa Bikin Jantung Berdebar, Ini Penjelasannya
65 Kasus Influenza A Terdeteksi di Bandung, Dinkes Jabar Minta Warga Tak Panik
Kasus ILI dan ISPA di Kabupaten Bandung Melonjak, Dinkes Minta Warga Tak Panik
Farhan Tegaskan Fasilitas Kesehatan di Bandung Tak Boleh Tolak Pasien Bergejala Flu
Super Flu Ramai di Media Sosial, IGD Rumah Sakit di Bandung Dipadati Pasien
Influenza A Merebak, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya dari Flu Biasa
Penelitian Ungkap Berapa Kali Manusia Kentut dalam Sehari

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 14:00 WIB

ChatGPT Digugat Usai Wanita 31 Tahun Meninggal, Diduga Sarankan Berhenti Minum Obat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Kurang Minum Air Bisa Bikin Jantung Berdebar, Ini Penjelasannya

Minggu, 27 September 2026 - 12:00 WIB

65 Kasus Influenza A Terdeteksi di Bandung, Dinkes Jabar Minta Warga Tak Panik

Jumat, 25 September 2026 - 12:00 WIB

Kasus ILI dan ISPA di Kabupaten Bandung Melonjak, Dinkes Minta Warga Tak Panik

Rabu, 23 September 2026 - 15:00 WIB

Farhan Tegaskan Fasilitas Kesehatan di Bandung Tak Boleh Tolak Pasien Bergejala Flu

Berita Terbaru