Bahlil Lahadalia: MBG Program Mulia yang Harus Diperbaiki Bersama

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia (Youtube Total Politik)

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia (Youtube Total Politik)

KABAR PAJAJARAN – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai kebijakan yang membawa manfaat besar bagi masyarakat.

Ia menegaskan, pemerintah merancang MBG untuk meningkatkan asupan gizi anak-anak Indonesia, terutama di kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan pangan bergizi.

Bahlil menyampaikan bahwa program tersebut sudah berada di jalur yang tepat meski masih membutuhkan sejumlah perbaikan di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akui Masih Ada Kekurangan dalam Pelaksanaan

Bahlil tidak menutup mata terhadap berbagai kendala yang muncul dalam implementasi MBG.

Ia menilai evaluasi perlu berjalan secara terbuka agar pemerintah dapat menyempurnakan pelaksanaan program tersebut ke depan.

Menurutnya, kekurangan yang muncul tidak boleh menjadi alasan untuk saling menyalahkan antar pihak yang terlibat.

Serukan Kolaborasi, Bukan Saling Menyalahkan

Bahlil mengajak semua pihak untuk memperkuat kerja sama dalam menyukseskan program MBG.

Ia menegaskan bahwa perbaikan program harus dilakukan secara kolektif, bukan dengan membangun narasi saling menyalahkan.

Ia juga menyinggung latar belakang pribadinya yang pernah mengalami kesulitan ekonomi.

“Program ini harus kita wujudkan bersama. Saya pernah mengalami masa sulit, bahkan busung lapar. Karena itu saya menilai program makanan bergizi gratis ini sangat mulia. Kalau ada kekurangan, kita perbaiki bersama, bukan saling menyalahkan,” ujarnya.

Tanggapi Candaan Viral “MBG = Mas Bahlil Ganteng”

Dalam kesempatan yang sama, Bahlil juga menanggapi tren media sosial yang memelesetkan singkatan MBG menjadi “Mas Bahlil Ganteng”.

Ia meminta publik tidak menyimpangkan makna program tersebut.

Bahlil menegaskan bahwa MBG berarti Makan Bergizi Gratis, bukan istilah lain yang berkembang di media sosial.

“Jangan dipelintir. MBG itu Makan Bergizi Gratis, bukan Mas Bahlil Ganteng,” katanya.

Fokus Pemerintah: Perbaikan dan Evaluasi

Pemerintah terus mendorong penyempurnaan program MBG agar berjalan lebih efektif di lapangan.

Bahlil menekankan bahwa tujuan utama program ini tetap pada peningkatan kualitas gizi anak Indonesia dan penguatan ketahanan pangan masyarakat.

Ia berharap publik dapat memberi ruang bagi perbaikan tanpa memperkeruh suasana dengan polemik yang tidak produktif. ***(Ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pigai Tegaskan Istilah ‘Londo Ireng’ Bukan Ditujukan kepada Wartawan
Rupiah Melemah ke Rp18.110 per Dolar AS, BI Perkuat Triple Intervention Jaga Stabilitas
Prabowo Optimistis Indonesia Jadi Ekonomi Terbesar Keempat Dunia dalam 25 Tahun
KPK Tangkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Segel Kantor DPUPR dan Rumah Kerabat
IDI Soroti Kematian Dokter Internship, Usul Jam Kerja Maksimal 40 Jam per Pekan
Harga BBM Pertamina Hari Ini 28 Juli 2026 Belum Berubah, Pertamax hingga Pertalite Masih Tetap
BGN Ancam Tutup Permanen Dapur MBG yang Pakai LPG 3 Kg dan MinyaKita
BGN Larang Keras Dapur MBG Pakai Minyakita, Gas 3 Kg, dan Beras SPHP

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:00 WIB

Pigai Tegaskan Istilah ‘Londo Ireng’ Bukan Ditujukan kepada Wartawan

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:00 WIB

Rupiah Melemah ke Rp18.110 per Dolar AS, BI Perkuat Triple Intervention Jaga Stabilitas

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:09 WIB

Prabowo Optimistis Indonesia Jadi Ekonomi Terbesar Keempat Dunia dalam 25 Tahun

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:07 WIB

KPK Tangkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Segel Kantor DPUPR dan Rumah Kerabat

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:00 WIB

IDI Soroti Kematian Dokter Internship, Usul Jam Kerja Maksimal 40 Jam per Pekan

Berita Terbaru