Pemprov Jabar Siap Ambil Alih Pengelolaan Bandung Zoo Lewat BUMD

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Foto Humas Jabar

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Foto Humas Jabar

BANDUNG, KABAR PAJAJARAN – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan langkah strategis untuk memastikan keberlangsungan operasional Bandung Zoo yang hingga kini belum memiliki pengelola baru. Pemprov membuka opsi pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai pengelola jika proses seleksi yang dilakukan pemerintah kota tak kunjung menghasilkan keputusan.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan provinsi siap mengambil peran agar fungsi konservasi satwa, kelestarian kawasan, serta nasib para pekerja tetap terjamin. Ia menegaskan langkah tersebut bukan untuk mengejar keuntungan bisnis.

“Jika belum ada keputusan, provinsi melalui BUMD siap mengelola. Fokus kami menyelamatkan pegawai dan menjaga konservasi,” kata Dedi, Rabu (6/5/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemprov Dorong Kepastian Pengelola

Dinas Kehutanan Jawa Barat melaporkan proses penunjukan pengelola baru belum mencapai titik akhir. Sejumlah pertimbangan, termasuk aspek hukum, membuat keputusan tertunda.

Padahal, pemerintah pusat sebelumnya menargetkan proses penetapan pengelola rampung pada 5 Mei 2026. Namun Pemerintah Kota Bandung mengajukan perpanjangan waktu untuk melanjutkan tahapan seleksi.

Pemprov Jabar langsung meminta Sekretaris Daerah membuka komunikasi dan mempersiapkan kemungkinan pengajuan lembaga konservasi melalui skema BUMD.

Prioritaskan Satwa dan Lingkungan

Dedi menekankan pengelolaan kebun binatang harus menempatkan konservasi sebagai prioritas utama. Ia menilai kawasan Bandung Zoo memiliki nilai ekologis dan sosial yang penting bagi masyarakat.

Menurutnya, kawasan tersebut menyimpan pepohonan besar dan ruang hijau yang memberi manfaat lingkungan bagi Kota Bandung. Karena itu, pemerintah ingin memastikan kelestarian habitat satwa tetap terjaga.

Minat Peserta Lelang Masih Minim

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan sebelumnya mengungkapkan proses lelang belum menarik banyak peminat. Dari 85 lembaga konservasi yang diundang, hanya empat yang menyatakan minat mengikuti seleksi.

Pemerintah kota kini menyiapkan sejumlah skenario jika hingga batas waktu tidak ditemukan pengelola yang memenuhi syarat. Sambil menunggu keputusan pemerintah pusat terkait perpanjangan waktu, Pemkot Bandung tetap membuka pendaftaran calon pengelola dengan persyaratan ketat.

Pemerintah berharap kepastian pengelolaan Bandung Zoo segera tercapai agar fungsi konservasi, pelayanan publik, dan keberlangsungan pekerja dapat terus terjaga. ***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dedi Mulyadi Ingatkan Warga Jabar Hindari Judol dan Pinjol, Ini Alasannya
Mobil Tabrak Pohon dan Kursi Taman di Jalan Banceuy Bandung, Tiga Orang Luka
Musim Hujan Tiba, BPBD Bandung Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor
Kapolresta Bandung Buka Nomor HP Pribadi untuk Aduan Warga, Anggota Nakal Terancam Sanksi
Erwan Setiawan Ajak Generasi Muda Jabar Jaga Budaya Sunda di Era Teknologi
Sekda Herman Dorong Pemuda Sunda Perkuat Pendidikan dan Ekonomi Jawa Barat
Kapolda Jabar Ungkap Kapasitas Fantastis Pabrik Obat Keras Ilegal di Bandung
TBI Team Juara Umum 1 Bandung Taekwondo Open 2026 dengan 18 Medali

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 12:00 WIB

Dedi Mulyadi Ingatkan Warga Jabar Hindari Judol dan Pinjol, Ini Alasannya

Kamis, 5 November 2026 - 10:00 WIB

Mobil Tabrak Pohon dan Kursi Taman di Jalan Banceuy Bandung, Tiga Orang Luka

Kamis, 5 November 2026 - 09:00 WIB

Musim Hujan Tiba, BPBD Bandung Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Kapolresta Bandung Buka Nomor HP Pribadi untuk Aduan Warga, Anggota Nakal Terancam Sanksi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Erwan Setiawan Ajak Generasi Muda Jabar Jaga Budaya Sunda di Era Teknologi

Berita Terbaru