KDM Antar Kembali Mahkota Binokasih ke Museum Prabu Geusan Ulun

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengikuti prosesi pengembalian Mahkota Binokasih Sanghyang Pake ke Museum Prabu Geusan Ulun, Kabupaten Sumedang, Senin (18/5/2026), usai rangkaian Kirab Milangkala Tatar Sunda di sejumlah daerah di Jawa Barat. Foto: Humas Jabar

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengikuti prosesi pengembalian Mahkota Binokasih Sanghyang Pake ke Museum Prabu Geusan Ulun, Kabupaten Sumedang, Senin (18/5/2026), usai rangkaian Kirab Milangkala Tatar Sunda di sejumlah daerah di Jawa Barat. Foto: Humas Jabar

Kabupaten Sumedang, Kabar Pajajaran – Dedi Mulyadi mengantarkan kembali Mahkota Binokasih Sanghyang Pake ke Museum Prabu Geusan Ulun setelah pusaka peninggalan Kerajaan Sunda tersebut dibawa berkeliling dalam rangkaian Kirab Milangkala Tatar Sunda di sembilan kota dan kabupaten di Jawa Barat.

Prosesi pengembalian Mahkota Binokasih berlangsung khidmat di Gedung Negara Sumedang, Senin (18/5/2026), sebelum pusaka tersebut kembali disimpan di Museum Prabu Geusan Ulun.

Menurut KDM, rangkaian Kirab Budaya Tatar Sunda tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga berdampak terhadap peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat di berbagai daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga: Drama Kolosal “Peuting Munggaran” Meriahkan Puncak Milangkala Tatar Sunda di Gedung Sate

“Coba lihat hotel-hotel penuh, orang yang berkunjung ke Jawa Barat makin meningkat, dan beberapa daerah mulai nampak bersih,” ujar KDM.

Ia berharap seluruh daerah di Jawa Barat dapat terus melakukan penataan lingkungan dan kawasan budaya setelah pelaksanaan kirab selesai.

Salah satu yang disorot ialah kawasan keraton di Cirebon yang dinilai perlu ditata ulang agar memiliki keselarasan visual dan ruang terbuka yang lebih baik.

“Kedepan, seluruh bangunan yang ada di sekitar keraton itu harus selaras, baru akan melahirkan gelombang publik untuk datang berkunjung,” katanya.

Baca juga: Wagub Jabar Optimistis 3.600 Koperasi Merah Putih Rampung Juli 2026

Meski demikian, KDM mengingatkan pemerintah daerah agar tidak semata-mata berorientasi pada peningkatan wisatawan, melainkan fokus terlebih dahulu pada pembenahan lingkungan dan tata kota.

“Yang paling utama kita jangan dulu berpikir wisata, jangan dulu berpikir orang berkunjung. Satu saja, kita urus lembur kita, kota ditata,” tegasnya.

Mahkota Binokasih sendiri merupakan salah satu pusaka penting peninggalan Kerajaan Sunda abad ke-14 yang selama ini disimpan dan dijaga oleh Keraton Sumedang Larang.

Sebelumnya, mahkota tersebut diarak dalam Kirab Milangkala Tatar Sunda yang melintasi sejumlah daerah di Jawa Barat sebagai bagian dari upaya mengenalkan kembali sejarah dan budaya Sunda kepada masyarakat luas.***(Radit)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jabar Perluas Kerja Sama dengan Korea Selatan, Bidik Investasi dan Perdagangan
WJES 2026 Hasilkan 45 Rekomendasi untuk Perkuat Ekonomi Jawa Barat
Ekspor Jabar Tembus USD31,22 Miliar, Neraca Perdagangan Surplus USD22,09 Miliar
Dedi Mulyadi Luncurkan Jabar Merawat, Warga Bisa Adukan Pelayanan Rumah Sakit
Pariwisata Jawa Barat Melonjak, Bandara Kertajati Kebanjiran Penumpang Umrah
Krisis Air Bersih Cianjur Meluas, 7.234 KK Terdampak Kemarau 2026
Pemprov Jabar Pasang 1.185 Lampu Jalan di Priangan Timur, Anggaran Capai Rp48,3 Miliar
Pemprov Jabar Gelontorkan Rp273 Miliar untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan di Tasikmalaya

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 08:20 WIB

Jabar Perluas Kerja Sama dengan Korea Selatan, Bidik Investasi dan Perdagangan

Rabu, 4 November 2026 - 12:00 WIB

WJES 2026 Hasilkan 45 Rekomendasi untuk Perkuat Ekonomi Jawa Barat

Rabu, 4 November 2026 - 07:00 WIB

Ekspor Jabar Tembus USD31,22 Miliar, Neraca Perdagangan Surplus USD22,09 Miliar

Selasa, 3 November 2026 - 15:00 WIB

Dedi Mulyadi Luncurkan Jabar Merawat, Warga Bisa Adukan Pelayanan Rumah Sakit

Selasa, 3 November 2026 - 12:00 WIB

Pariwisata Jawa Barat Melonjak, Bandara Kertajati Kebanjiran Penumpang Umrah

Berita Terbaru