Pemprov Jabar Bangun PLTSa di TPA Sarimukti, Sampah Akan Diubah Jadi Listrik

Senin, 6 April 2026 - 09:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq dan sejumlah kepala daerah usai rapat pembahasan pembangunan PLTSa di Lembur Pakuan, Kabupaten Subang, Minggu (5/4/2026).(Tangkapan layar video Dedi Mulyadi)

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq dan sejumlah kepala daerah usai rapat pembahasan pembangunan PLTSa di Lembur Pakuan, Kabupaten Subang, Minggu (5/4/2026).(Tangkapan layar video Dedi Mulyadi)

Bandung, Kabar Pajajaran – Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Kementerian Lingkungan Hidup resmi menyepakati pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat. Kesepakatan ini lahir dalam rapat yang digelar di Lembur Pakuan, Kabupaten Subang, Minggu (5/4/2026).

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan, proyek PLTSa menjadi langkah nyata pemerintah untuk menuntaskan persoalan sampah yang selama bertahun-tahun belum terselesaikan. Ia menyatakan, pemerintah akan mengolah sampah dari berbagai wilayah di Jawa Barat menjadi energi listrik sekaligus mengurangi beban penumpukan di TPA.

Dedi menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Lingkungan Hidup serta para kepala daerah yang ikut mendukung rencana tersebut. Ia optimistis proyek ini mampu menjawab persoalan klasik pengelolaan sampah di Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

TPA Sarimukti saat ini mampu menampung sekitar 3.700 ton sampah per hari. Dedi menilai kapasitas itu masih dapat ditingkatkan seiring pembangunan fasilitas PLTSa. Ia menambahkan, proyek ini juga menjadi bagian dari program pemerintah pusat untuk menyelesaikan persoalan sampah secara menyeluruh.

Menurutnya, pemerintah menargetkan perubahan besar dalam tiga tahun ke depan. Ia berharap masyarakat tidak lagi terbebani persoalan sampah karena pengelolaan akan berubah menjadi sistem energi terbarukan yang memberi manfaat langsung.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq memastikan teknologi yang digunakan akan menyesuaikan jumlah sampah harian masyarakat Jawa Barat. Pemerintah akan memilih teknologi yang mampu mengolah timbunan sampah secara efektif dan berkelanjutan.

Sebelumnya, Dedi juga mengumumkan rencana pembangunan PLTSa di hampir seluruh wilayah Jawa Barat. Proyek besar ini akan digarap perusahaan Danantara dengan target penyelesaian sekitar dua tahun.

Melalui pembangunan PLTSa, Pemprov Jabar ingin menghadirkan solusi jangka panjang: sampah berkurang, listrik bertambah, dan kualitas lingkungan masyarakat meningkat. ***(Ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Suhu Panas Indonesia Tembus 38,5 Derajat, BMKG Ungkap 3 Wilayah Terpanas
Erwan Setiawan Ajak Generasi Muda Jabar Jaga Budaya Sunda di Era Teknologi
Sekda Herman Dorong Pemuda Sunda Perkuat Pendidikan dan Ekonomi Jawa Barat
KDM Pastikan Pembangunan Jabar 2026 Tetap Berjalan Tanpa Pinjaman
Mahasiswa ITB Meninggal Saat ITB Ultra Marathon 2026, Ini Kronologinya
Gempa Bogor dan Sukabumi Picu Kerusakan 33 Bangunan, BMKG Minta Warga Tetap Tenang
Pemprov Jabar Perkuat Perlindungan Pekerja, 13.044 Orang Terdampak PHK
Program Poe Ibu Jabar Bantu Renovasi 39 Rumah Warga di Ciamis

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Suhu Panas Indonesia Tembus 38,5 Derajat, BMKG Ungkap 3 Wilayah Terpanas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Erwan Setiawan Ajak Generasi Muda Jabar Jaga Budaya Sunda di Era Teknologi

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:44 WIB

KDM Pastikan Pembangunan Jabar 2026 Tetap Berjalan Tanpa Pinjaman

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Mahasiswa ITB Meninggal Saat ITB Ultra Marathon 2026, Ini Kronologinya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Gempa Bogor dan Sukabumi Picu Kerusakan 33 Bangunan, BMKG Minta Warga Tetap Tenang

Berita Terbaru