KABAR PAJAJARAN – Bandung kembali mencuri perhatian dunia pariwisata. Kota berjuluk Paris van Java itu masuk dalam daftar destinasi wisata Asia yang sedang naik daun dalam Agoda’s 2026 New Horizons Ranking, laporan tahunan berbasis data pemesanan akomodasi dua tahun terakhir.
Bandung menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang berhasil menembus lima besar. Kota ini menempati posisi ketiga, berada di bawah Sa Pa (Vietnam) dan Okayama (Jepang). Posisi keempat dan kelima diisi oleh dua kota Jepang lainnya, yakni Matsuyama dan Takamatsu.
Direktur Regional Asia Utara Agoda, Jay Lee, menyebut destinasi sekunder kini semakin diminati wisatawan global.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Destinasi yang kurang dikenal dengan cepat muncul sebagai pilihan utama bagi pelancong yang mencari keaslian dan pengalaman budaya yang mendalam,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Pergeseran Tren Wisata Asia
Agoda menilai minat wisatawan mulai bergeser ke kota-kota yang menawarkan pengalaman autentik dan budaya lokal kuat. Fenomena ini diperkirakan akan terus berlanjut hingga beberapa tahun ke depan.
Bandung dinilai memenuhi kriteria tersebut melalui kombinasi alam pegunungan, arsitektur kolonial, serta kekayaan kuliner yang menjadi daya tarik utama.
Kuliner hingga Arsitektur Jadi Magnet Wisata
Popularitas Bandung di kancah internasional bukan hal baru. Sebelumnya, berbagai kuliner khas kota ini masuk dalam daftar ensiklopedia kuliner global TasteAtlas. Bandung bahkan pernah masuk jajaran kota dengan makanan terbaik dunia, dengan batagor berkali-kali menembus daftar makanan terenak.
Dari sisi destinasi, wisatawan biasanya mengunjungi sejumlah ikon kota seperti Jalan Braga dan Gedung Sate. Kawasan wisata keluarga seperti The Great Asia Africa Lembang juga menjadi favorit karena menghadirkan konsep wisata lintas negara dalam satu lokasi.
Selain itu, destinasi populer seperti Dago Dream Park, The Lodge Maribaya, Floating Market Lembang, dan Farmhouse Lembang turut memperkuat daya tarik wisata alam dan keluarga.
Angka Kunjungan Wisata Terus Melonjak
Data Badan Pusat Statistik mencatat 24,26 juta perjalanan wisata menuju Bandung sepanjang 2025. Secara keseluruhan, perjalanan wisata di Jawa Barat mencapai 211,76 juta perjalanan dalam setahun.
Tingginya kunjungan wisata turut mendorong tingkat hunian hotel. Pada musim liburan Desember 2025, tingkat penghunian kamar hotel gabungan bintang dan nonbintang di Jawa Barat mencapai 45,75 persen.
Akses Transportasi Makin Mudah
Kemudahan akses transportasi juga berperan besar dalam meningkatnya popularitas Bandung. Selain bus travel dari Jabodetabek, wisatawan kini bisa memanfaatkan kereta cepat Kereta Cepat Whoosh yang memangkas waktu perjalanan menjadi sekitar 30 menit.
Bahkan, sejumlah promo perjalanan menghadirkan potongan harga hotel hingga akses gratis ke beberapa objek wisata bagi penumpang Whoosh.
Dengan kombinasi akses mudah, kekayaan kuliner, serta ragam destinasi wisata, Bandung dinilai semakin siap bersaing sebagai tujuan wisata unggulan di Asia. ***(Chq)





