InJourney Airports Kembangkan 4 Bandara Besar pada 2026, Kapasitas Penumpang Melonjak

Senin, 22 Juni 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandara Minangkabau Padang(Dok. PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports)

Bandara Minangkabau Padang(Dok. PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports)

JAKARTA, KABAR PAJAJARAN – PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports melanjutkan program pengembangan empat bandara strategis sepanjang 2026. Langkah tersebut menjadi bagian dari transformasi infrastruktur untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi penumpang.

Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi mengatakan perusahaan terus menjalankan transformasi premises atau pembaruan fasilitas fisik bandara agar semakin berorientasi pada kebutuhan pelanggan.

“Pada tahun ini kami melanjutkan program pengembangan di empat bandara sebagai bagian dari transformasi premises,” ujar Pahlevi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Empat bandara yang menjadi fokus pengembangan meliputi Bandara Internasional Minangkabau di Sumatera Barat, Bandara I Gusti Ngurah Rai di Bali, Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, dan Bandara Depati Amir di Bangka Belitung.

Bandara Minangkabau Bangun Terminal Baru

InJourney saat ini membangun terminal baru di Bandara Internasional Minangkabau, Kabupaten Padang Pariaman. Terminal seluas sekitar 47.000 meter persegi itu mampu melayani hingga 5,7 juta penumpang setiap tahun.

Kapasitas tersebut meningkat signifikan dibandingkan kapasitas sebelumnya yang hanya sekitar 2,7 juta penumpang per tahun.

Selain memperbesar kapasitas, pengembangan juga mencakup perluasan area kedatangan domestik dan internasional, boarding lounge, area komersial, serta penataan lansekap untuk meningkatkan kenyamanan penumpang.

Bandara Ngurah Rai Tingkatkan Kapasitas hingga 32 Juta Penumpang

Di Bali, InJourney menargetkan peningkatan kapasitas Bandara I Gusti Ngurah Rai menjadi 32 juta penumpang per tahun.

Perusahaan mengoptimalkan area keberangkatan internasional Gate 1 hingga Gate 9, membangun connecting pier, memperluas ruang tunggu penumpang, menata kawasan lansekap, serta merevitalisasi area komersial dan fasilitas check-in.

InJourney juga membangun connecting bridge yang menghubungkan terminal domestik dan internasional. Fasilitas tersebut akan memudahkan penumpang transit yang memiliki penerbangan lanjutan tanpa perlu keluar dari area terminal.

Soekarno-Hatta Percantik Terminal dan Tambah Fasilitas Baru

Sementara itu, Bandara Soekarno-Hatta menjalani program beautifikasi Terminal 3 dan revitalisasi Terminal 1A.

Pengelola bandara memperbarui tampilan fasad tenant komersial, area boarding gate, interior check-in, serta berbagai fasilitas umum seperti toilet.

Bandara terbesar di Indonesia itu juga menghadirkan game corner di area boarding lounge penerbangan internasional guna menambah kenyamanan penumpang saat menunggu jadwal keberangkatan.

Revitalisasi Terminal 1A akan meningkatkan kapasitas terminal dari 5,7 juta menjadi 10 juta penumpang per tahun. Jumlah konter check-in bertambah dari 25 menjadi 36 unit, sedangkan conveyor belt pengambilan bagasi meningkat dari lima menjadi tujuh unit.

Peningkatan tersebut memungkinkan terminal melayani hingga 3.500 bagasi secara bersamaan.

Bandara Depati Amir Gandakan Kapasitas

Pengembangan juga berlangsung di Bandara Depati Amir Pangkalpinang melalui perluasan terminal hingga 30.000 meter persegi.

Setelah proyek selesai, kapasitas bandara akan meningkat menjadi tiga juta penumpang per tahun atau dua kali lipat dibandingkan kapasitas sebelumnya yang mencapai 1,5 juta penumpang.

Pekerjaan meliputi perluasan area check-in, penataan curbside, pengembangan titik pemeriksaan keamanan, penambahan area komersial, pembaruan lansekap, serta beautifikasi interior terminal.

Dorong Pertumbuhan Transportasi Udara

Melalui pengembangan empat bandara tersebut, InJourney Airports menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pelayanan di seluruh jaringan bandara yang dikelolanya.

Perusahaan yang saat ini mengelola 37 bandara di Indonesia itu menilai modernisasi infrastruktur menjadi langkah penting untuk mendukung pertumbuhan transportasi udara nasional sekaligus memperkuat daya saing bandara Indonesia di tingkat regional. ***(Ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pariwisata Jabar Makin Bergairah, 149,69 Juta Perjalanan Wisnus Tercatat hingga Agustus 2026
Harga LPG 5,5 Kg dan 12 Kg 1 Oktober 2026, Cek Daftar Lengkap per Provinsi
Pemkot Bandung Kaji Ulang Investasi Revitalisasi Pasar Baru Rp800 Miliar
iPhone 18 Pro Dibanderol Rp21 Juta, Siapa yang Cocok Membelinya?
Dolar AS Menguat ke Rp17.749 Usai The Fed Naikkan Suku Bunga
Harga Emas Antam Hari Ini di Pegadaian Naik, Cek Daftar Lengkap 17 September 2026
Berapa Lama BBM Bisa Disimpan? Dosen UGM Ungkap Batas Waktunya
Tarif Listrik September 2026 Tetap, Ini Daftar Harga per kWh Semua Golongan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Pariwisata Jabar Makin Bergairah, 149,69 Juta Perjalanan Wisnus Tercatat hingga Agustus 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Harga LPG 5,5 Kg dan 12 Kg 1 Oktober 2026, Cek Daftar Lengkap per Provinsi

Rabu, 23 September 2026 - 12:00 WIB

Pemkot Bandung Kaji Ulang Investasi Revitalisasi Pasar Baru Rp800 Miliar

Jumat, 18 September 2026 - 17:00 WIB

iPhone 18 Pro Dibanderol Rp21 Juta, Siapa yang Cocok Membelinya?

Kamis, 17 September 2026 - 12:00 WIB

Dolar AS Menguat ke Rp17.749 Usai The Fed Naikkan Suku Bunga

Berita Terbaru