Pertamina Turunkan Harga Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg Mulai 14 Juli 2026, Ini Daftar Harganya

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertamina resmi menaikkan harga LPG nonsubsidi. Berikut rincian terbaru Bright Gas 12 kg dan 5,5 kg di berbagai provinsi.

Pertamina resmi menaikkan harga LPG nonsubsidi. Berikut rincian terbaru Bright Gas 12 kg dan 5,5 kg di berbagai provinsi.

JAKARTA, KABAR PAJAJARAN – PT Pertamina Patra Niaga menurunkan harga liquefied petroleum gas (LPG) nonsubsidi Bright Gas ukuran 12 kilogram dan 5,5 kilogram. Kebijakan tersebut berlaku efektif mulai 14 Juli 2026 setelah perusahaan melakukan evaluasi harga secara berkala.

Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan perusahaan menyesuaikan harga dengan mempertimbangkan perkembangan pasar serta mekanisme penetapan harga yang berlaku.

“Penyesuaian harga Bright Gas dilakukan melalui evaluasi secara berkala dengan mempertimbangkan berbagai faktor yang memengaruhi kondisi pasar, serta tetap mengacu pada mekanisme yang berlaku,” ujar Kitty dalam keterangan tertulis, Rabu (15/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Harga Bright Gas 12 Kg Turun Rp8.000

Melalui kebijakan terbaru tersebut, Pertamina menetapkan harga Bright Gas 12 kilogram di wilayah Pulau Jawa menjadi Rp220.000 per tabung. Sebelumnya, produk tersebut dijual seharga Rp228.000 per tabung.

Artinya, konsumen memperoleh penurunan harga sebesar Rp8.000 untuk setiap pembelian tabung Bright Gas 12 kilogram.

Sementara itu, Pertamina juga menurunkan harga Bright Gas 5,5 kilogram dari Rp107.000 menjadi Rp103.000 per tabung. Penyesuaian ini membuat harga produk tersebut lebih murah Rp4.000 dibandingkan sebelumnya.

Harga tersebut merupakan harga jual di tingkat agen Bright Gas untuk wilayah Pulau Jawa. Besaran harga di daerah lain dapat berbeda sesuai kebijakan distribusi dan ketentuan yang berlaku di masing-masing wilayah.

Pertamina Ingin Bright Gas Tetap Kompetitif

Pertamina menyebut penyesuaian harga ini bertujuan menjaga daya saing Bright Gas di tengah perubahan kondisi pasar energi. Perusahaan berharap harga baru dapat memberikan pilihan yang lebih kompetitif bagi masyarakat yang menggunakan LPG nonsubsidi.

Selain menawarkan harga yang lebih terjangkau, Pertamina juga memastikan kualitas Bright Gas tetap memenuhi standar keamanan dan kenyamanan bagi konsumen.

Kitty menegaskan perusahaan terus menjaga mutu produk agar masyarakat dapat menggunakan Bright Gas secara aman, praktis, dan berkualitas untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

Daftar Harga Bright Gas Terbaru di Pulau Jawa

  • Bright Gas 12 kg: Rp220.000 per tabung (sebelumnya Rp228.000)
  • Bright Gas 5,5 kg: Rp103.000 per tabung (sebelumnya Rp107.000)

Perubahan harga tersebut mulai berlaku sejak 14 Juli 2026, sedangkan harga di luar Pulau Jawa dapat menyesuaikan kebijakan distribusi di masing-masing daerah. ***(Ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Perselisihan Satpam dan Pengemudi Alphard di Bundaran HI Berakhir Damai, Propam Tetap Dalami Kasus
Kopdes Merah Putih Banyuwangi Luncurkan Radio Streaming untuk Perkuat Layanan Informasi
KPK Ungkap Kronologi Penitipan Penahanan Febrie Adriansyah di Rutan Gedung Merah Putih
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,6 Persen, Menkeu Purbaya Sebut APBN Semester I-2026 Makin Solid
Prabowo Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN, Gantikan Nanik S Deyang
Kabar Mengejutkan! Kepala BGN Nanik S Deyang Mundur, Istana Akhirnya Buka Suara
Pembangunan IKN Berlanjut, Basuki Usulkan Anggaran Tambahan Rp2,7 Triliun
Banyak Warga Panik Isi BBM, Pertamina Beri Penjelasan Mengejutkan soal Stok

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:00 WIB

Perselisihan Satpam dan Pengemudi Alphard di Bundaran HI Berakhir Damai, Propam Tetap Dalami Kasus

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:00 WIB

Kopdes Merah Putih Banyuwangi Luncurkan Radio Streaming untuk Perkuat Layanan Informasi

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:00 WIB

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,6 Persen, Menkeu Purbaya Sebut APBN Semester I-2026 Makin Solid

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:21 WIB

Prabowo Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN, Gantikan Nanik S Deyang

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:32 WIB

Kabar Mengejutkan! Kepala BGN Nanik S Deyang Mundur, Istana Akhirnya Buka Suara

Berita Terbaru