Terduga Pelaku Penyekapan Pacar Selama 3 Tahun di Bandung Masih Buron

Senin, 22 Juni 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Penyekapan (foto: Shutterstock)

Ilustrasi Penyekapan (foto: Shutterstock)

BANDUNG, KABAR PAJAJARAN – Polda Jawa Barat terus memburu TH yang diduga menyekap dan menganiaya kekasihnya, YTR, di Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Penyidik telah memasukkan TH ke dalam daftar pencarian orang (DPO) dan mempercepat upaya penangkapan.

Direktur PPA dan PPO Polda Jawa Barat Kombes Pol Rumi Untari mengatakan tim penyidik masih mengejar TH. Polisi juga terus mengumpulkan informasi untuk mengetahui lokasi persembunyiannya.

“Masih proses,” kata Rumi saat dikonfirmasi, Minggu (21/6/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi Perkuat Pencarian

Penyidik terus mengusut kasus tersebut sambil mencari keberadaan TH. Tim lapangan menyisir sejumlah lokasi dan menelusuri berbagai petunjuk yang mengarah kepada pelaku.

Rumi menegaskan penyidik masih mengembangkan penyelidikan guna mengungkap seluruh rangkaian peristiwa dalam kasus itu.

Pelaku Berulang Kali Kabur

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan polisi menghadapi kendala saat memburu TH. Hasil pemetaan menunjukkan pelaku terus berpindah tempat untuk menghindari kejaran aparat.

Menurut Hendra, polisi beberapa kali mendeteksi keberadaan TH di sejumlah lokasi. Namun, pelaku selalu berhasil kabur sebelum petugas menangkapnya.

“Kami sudah beberapa hari melakukan pengejaran. Dari hasil pemetaan, yang bersangkutan terus berpindah tempat,” ujar Hendra.

Petugas juga sempat menggelar beberapa penggerebekan. Meski demikian, TH kembali lolos dan melanjutkan pelariannya.

Korban Menanggung Dampak Berat

Kasus ini menyita perhatian publik setelah kondisi YTR terungkap. Selama tiga tahun, TH diduga menyekap dan menyiksa korban menggunakan benda tumpul maupun senjata tajam.

Akibat penyiksaan tersebut, YTR kehilangan kemampuan melihat secara normal, mengalami kerusakan pada bagian bibir, kesulitan berbicara, serta tidak mampu berjalan dengan baik.

Hendra mengaku bersyukur karena tim berhasil menemukan YTR dalam keadaan hidup meski kondisinya sangat memprihatinkan.

“Kami bersyukur karena korban masih hidup. Kondisinya sangat mengenaskan dan kami menyampaikan empati kepada korban,” katanya.

Polisi Kecam Aksi Kejam Pelaku

Hendra mengecam keras aksi kejam TH terhadap YTR. Menurut dia, pelaku menunjukkan tindakan yang melampaui batas kemanusiaan dan menyebabkan penderitaan berat bagi korban.

Saat ini, polisi terus mempersempit ruang gerak TH. Aparat juga mengajak masyarakat untuk segera melapor apabila mengetahui keberadaan pelaku.

Polda Jawa Barat berharap tim segera menangkap TH agar penyidik dapat menuntaskan proses hukum dan menghadirkan keadilan bagi YTR. ***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

KAI Daop 2 Bandung Kembalikan Operasional Kereta Normal Usai Gempa Pangandaran
Pemkot Bandung Siapkan 100 Truk Sampah untuk Operasional TPPAS Legok Nangka pada 2029
WFH ASN Jawa Barat Berlanjut, Dedi Mulyadi Utamakan Hasil Kerja Dibanding Kehadiran di Kantor
Kecelakaan Beruntun di Ciwidey, Truk Batu Bara Mundur Akibat Patah As Tabrak Lima Kendaraan
Jawa Barat Catat PHK Tertinggi di Indonesia, Buruh Garmen Cimahi Jadi Korban Terbaru
Pemkot Bandung Wajibkan Warga Pilah Sampah Sebelum TPPAS Legok Nangka Beroperasi
Dedi Mulyadi Restrukturisasi BUMD Jabar, Perusahaan Tak Produktif Terancam Ditutup
Dedi Mulyadi Tegur Wali Kota Cimahi soal Maraknya Tramadol, Minta Segera Ditindak

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:00 WIB

KAI Daop 2 Bandung Kembalikan Operasional Kereta Normal Usai Gempa Pangandaran

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Pemkot Bandung Siapkan 100 Truk Sampah untuk Operasional TPPAS Legok Nangka pada 2029

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:01 WIB

WFH ASN Jawa Barat Berlanjut, Dedi Mulyadi Utamakan Hasil Kerja Dibanding Kehadiran di Kantor

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Kecelakaan Beruntun di Ciwidey, Truk Batu Bara Mundur Akibat Patah As Tabrak Lima Kendaraan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Jawa Barat Catat PHK Tertinggi di Indonesia, Buruh Garmen Cimahi Jadi Korban Terbaru

Berita Terbaru