Pengendara Ojol Kehilangan Kendali di Pasteur, Nyawanya Tak Tertolong

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengemudi ojol meninggal usai terjatuh karena lubang dan terlindas bus damri di Jalan Dr Djunjunan Kota Bandung, Rabu (17/6/2026)(Dok Unit Gakkum Polrestabes Bandung)

Pengemudi ojol meninggal usai terjatuh karena lubang dan terlindas bus damri di Jalan Dr Djunjunan Kota Bandung, Rabu (17/6/2026)(Dok Unit Gakkum Polrestabes Bandung)

Bandung, Kabar Pajajaran – Seorang pengemudi ojek online (ojol) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Dr Djunjunan atau Pasteur, Kelurahan Sukabungah, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung, Rabu (17/6/2026) sekitar pukul 14.20 WIB.

Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung AKP Fiekry Adi Perdana mengatakan korban berinisial LH (57) mengendarai sepeda motor Honda Vario dari arah barat menuju timur. Saat melintas di lokasi kejadian, korban berusaha mendahului kendaraan lain dari sisi kanan.

Ketika melakukan manuver tersebut, korban kehilangan kendali setelah roda kendaraannya masuk ke lubang gorong-gorong yang berada di badan jalan menuju flyover Pasteur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Korban jatuh setelah kendaraannya masuk ke lubang saat melaju dari arah barat ke timur menuju flyover,” kata Fiekry, Rabu.

Jatuh ke Kolong Bus Damri

Setelah kehilangan kendali, korban terjatuh ke sisi kiri jalan. Pada saat bersamaan, sebuah Bus Damri yang dikemudikan DMW (23) melaju searah di depan korban.

Korban kemudian masuk ke kolong bagian belakang bus tersebut. Insiden itu mengakibatkan korban terlindas dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Menurut Fiekry, kecelakaan terjadi saat korban mencoba menyalip kendaraan lain sebelum akhirnya kehilangan kendali.

“Korban diduga hilang kendali saat menyalip dari sebelah kanan, lalu masuk ke kolong belakang Bus Damri,” ujarnya.

Polisi Duga Faktor Kelalaian

Petugas langsung mengevakuasi jasad korban ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung untuk penanganan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan sejumlah saksi, penyidik sementara menduga faktor manusia menjadi penyebab utama kecelakaan tersebut.

Polisi menilai korban kehilangan konsentrasi saat berkendara sehingga tidak mampu mengendalikan sepeda motornya ketika melintasi area jalan yang berlubang.

“Kami menduga ada unsur kelalaian yang menyebabkan kecelakaan ini terjadi,” kata Fiekry.

Penyelidikan Masih Berlangsung

Saat ini Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung terus mendalami kasus tersebut. Penyidik memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti untuk memastikan rangkaian kejadian serta penyebab pasti kecelakaan.

Polisi juga mengimbau para pengendara agar tetap fokus saat berkendara, menjaga jarak aman, serta berhati-hati ketika mendahului kendaraan lain, terutama di ruas jalan yang memiliki kondisi permukaan tidak rata atau berlubang.***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Mahasiswa Mabuk Tabrak Polisi hingga Tewas di Bandung, Dua Prajurit TNI Ada di Dalam Mobil
PPPK Bandung Barat Kembali Disorot, Diduga Main Padel Saat WFH
KAI Daop 2 Bandung Kembalikan Operasional Kereta Normal Usai Gempa Pangandaran
Pemkot Bandung Siapkan 100 Truk Sampah untuk Operasional TPPAS Legok Nangka pada 2029
WFH ASN Jawa Barat Berlanjut, Dedi Mulyadi Utamakan Hasil Kerja Dibanding Kehadiran di Kantor
Kecelakaan Beruntun di Ciwidey, Truk Batu Bara Mundur Akibat Patah As Tabrak Lima Kendaraan
Jawa Barat Catat PHK Tertinggi di Indonesia, Buruh Garmen Cimahi Jadi Korban Terbaru
Pemkot Bandung Wajibkan Warga Pilah Sampah Sebelum TPPAS Legok Nangka Beroperasi

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:00 WIB

PPPK Bandung Barat Kembali Disorot, Diduga Main Padel Saat WFH

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:00 WIB

KAI Daop 2 Bandung Kembalikan Operasional Kereta Normal Usai Gempa Pangandaran

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Pemkot Bandung Siapkan 100 Truk Sampah untuk Operasional TPPAS Legok Nangka pada 2029

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:01 WIB

WFH ASN Jawa Barat Berlanjut, Dedi Mulyadi Utamakan Hasil Kerja Dibanding Kehadiran di Kantor

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Kecelakaan Beruntun di Ciwidey, Truk Batu Bara Mundur Akibat Patah As Tabrak Lima Kendaraan

Berita Terbaru