32 SMK Jabar Gandeng 64 Perusahaan untuk Cetak Lulusan Siap Kerja

Rabu, 2 September 2026 - 07:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan kerja sama 32 SMK Negeri Jabar dengan 64 perusahaan di SMKN 1 Setu. (Foto: Humas Jabar)

Penandatanganan kerja sama 32 SMK Negeri Jabar dengan 64 perusahaan di SMKN 1 Setu. (Foto: Humas Jabar)

KABUPATEN BEKASI, Kabar Pajajaran – Sebanyak 32 SMK Negeri di Jawa Barat menggandeng 64 perusahaan. Kerja sama tersebut mencakup berbagai sektor industri dan kebutuhan dunia kerja.

Dinas Pendidikan Jawa Barat memfasilitasi penandatanganan kerja sama tersebut. Kegiatan berlangsung di SMKN 1 Setu, Kabupaten Bekasi, Selasa (1/9/2026).

Langkah tersebut memperkuat hubungan pendidikan vokasi dengan dunia usaha. Selain itu, kerja sama menyelaraskan pembelajaran dengan kebutuhan industri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

32 SMK Jabar Perkuat Kolaborasi dengan Dunia Industri

Kerja sama mencakup berbagai bidang keahlian yang tersedia di sekolah. Bidang tersebut meliputi bisnis dan manajemen hingga teknologi informasi.

Sektor lainnya mencakup pariwisata, manufaktur, rekayasa, otomotif, serta ekonomi kreatif. Dengan demikian, siswa mendapat peluang belajar sesuai kebutuhan dunia kerja.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Purwanto menyebut kolaborasi sebagai kunci penguatan pendidikan vokasi. Menurutnya, sekolah memiliki keterbatasan sumber daya yang perlu diatasi bersama.

“Perusahaan mitra dapat menjadi living lab bagi anak-anak kita,” ujar Purwanto. Ia juga mengapresiasi perusahaan yang bersedia mendukung pembelajaran siswa.

Purwanto kemudian mendorong kepala sekolah membangun kemitraan secara lebih proaktif. Kemitraan tersebut dapat melibatkan perusahaan, UMKM, hingga komunitas sekitar sekolah.

Perusahaan Jadi Living Lab untuk Peserta Didik

Menurut Purwanto, pengalaman langsung membantu siswa memahami lingkungan kerja sebenarnya. Karena itu, perusahaan dapat memberikan ruang belajar yang lebih aplikatif.

Kolaborasi juga dapat menghadirkan praktisi industri langsung ke lingkungan sekolah. Praktisi tersebut dapat memperkuat kompetensi siswa melalui pengalaman dan pengetahuan lapangan.

Selain kemitraan industri, kegiatan tersebut menghadirkan dukungan fasilitas praktik. Kementerian Perindustrian RI menyerahkan hibah mesin dan peralatan praktik.

Bantuan tersebut berasal dari Direktorat Jenderal ILMATE Kementerian Perindustrian. Salah satu bantuan peralatan tersebut berupa mesin bubut general lathe.

Mesin tersebut didatangkan dari Korea Selatan untuk mendukung pembelajaran praktik. Fasilitas tersebut membantu siswa mengenal peralatan sesuai standar industri.

Fasilitas Praktik dan Karakter Jadi Perhatian

Purwanto menilai fasilitas praktik menjadi bagian penting pendidikan vokasi. Peralatan yang sesuai membantu siswa mengenal standar operasional dunia kerja.

Namun, kompetensi teknis bukan satu-satunya kebutuhan perusahaan. Sekolah juga perlu membangun karakter dan budaya kerja sejak dini.

Kebersihan, kedisiplinan, dan tanggung jawab menjadi bagian penting pembentukan karakter siswa. Purwanto menegaskan perusahaan membutuhkan tenaga kerja yang disiplin dan bertanggung jawab.

Melalui kerja sama tersebut, SMK Jabar memperkuat hubungan dengan dunia industri. Kolaborasi diharapkan membantu siswa memiliki kompetensi yang lebih sesuai kebutuhan kerja.

Langkah ini sekaligus membuka ruang pembelajaran yang lebih dekat dengan praktik industri. Dengan begitu, lulusan SMK memiliki bekal lebih kuat saat memasuki dunia kerja.***(BePe)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jabar Perluas Kerja Sama dengan Korea Selatan, Bidik Investasi dan Perdagangan
WJES 2026 Hasilkan 45 Rekomendasi untuk Perkuat Ekonomi Jawa Barat
Ekspor Jabar Tembus USD31,22 Miliar, Neraca Perdagangan Surplus USD22,09 Miliar
Dedi Mulyadi Luncurkan Jabar Merawat, Warga Bisa Adukan Pelayanan Rumah Sakit
Pariwisata Jawa Barat Melonjak, Bandara Kertajati Kebanjiran Penumpang Umrah
Krisis Air Bersih Cianjur Meluas, 7.234 KK Terdampak Kemarau 2026
Pemprov Jabar Pasang 1.185 Lampu Jalan di Priangan Timur, Anggaran Capai Rp48,3 Miliar
Pemprov Jabar Gelontorkan Rp273 Miliar untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan di Tasikmalaya

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 08:20 WIB

Jabar Perluas Kerja Sama dengan Korea Selatan, Bidik Investasi dan Perdagangan

Rabu, 4 November 2026 - 12:00 WIB

WJES 2026 Hasilkan 45 Rekomendasi untuk Perkuat Ekonomi Jawa Barat

Rabu, 4 November 2026 - 07:00 WIB

Ekspor Jabar Tembus USD31,22 Miliar, Neraca Perdagangan Surplus USD22,09 Miliar

Selasa, 3 November 2026 - 15:00 WIB

Dedi Mulyadi Luncurkan Jabar Merawat, Warga Bisa Adukan Pelayanan Rumah Sakit

Selasa, 3 November 2026 - 12:00 WIB

Pariwisata Jawa Barat Melonjak, Bandara Kertajati Kebanjiran Penumpang Umrah

Berita Terbaru