Kota Bandung, Kabar Pajajaran – Pemprov Jabar mengirim 100 kafilah untuk mengikuti MTQ Nasional XXXI 2026. Ajang tersebut berlangsung di Kota Semarang, Jawa Tengah, pada 11-20 September 2026.
Kontingen tersebut membawa kafilah terbaik Jawa Barat untuk mengikuti seluruh cabang perlombaan. Mereka mendapat pembinaan dan persiapan untuk menghadapi kompetisi tingkat nasional tersebut.
Kafilah Jabar Ikuti Delapan Cabang Perlombaan
Kontingen Jabar terdiri dari 56 peserta, 17 pembina, serta 25 official dan pendamping. Seluruhnya akan mengikuti delapan cabang dalam MTQ Nasional XXXI 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Delapan cabang tersebut mencakup Tilawah, Qira’at, Tahfidz, dan Tafsir. Selain itu, terdapat Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, Kaligrafi, serta Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an.
Secara keseluruhan, perlombaan tersebut mencakup 27 golongan. Kafilah Jabar mengikuti seluruh golongan yang tersedia dalam ajang tersebut.
Dengan persiapan matang, kontingen Jabar menargetkan penampilan terbaik. Bimbingan para guru juga menjadi bagian penting persiapan para peserta.
Dedi Mulyadi Siapkan Bonus bagi Kafilah Berprestasi
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyiapkan kenaikan uang saku bagi kafilah berprestasi. Besaran uang tersebut meningkat berdasarkan posisi juara yang berhasil diraih.
Bagi peraih juara pertama, uang saku mencapai Rp200 juta. Nominal tersebut meningkat dari besaran sebelumnya yang mencapai Rp100 juta.
Sementara itu, peraih juara kedua mendapat uang saku sebesar Rp150 juta. Angka tersebut naik dari nominal sebelumnya yang mencapai Rp75 juta.
Adapun peraih juara ketiga mendapat uang saku sebesar Rp100 juta. Sebelumnya, pemerintah memberikan uang saku sebesar Rp50 juta.
Dedi juga memberikan pesan kepada seluruh kafilah Jabar. Ia meminta peserta menjaga kejujuran selama mengikuti seluruh rangkaian perlombaan.
“Jadi yang terbaik, bersikap jujur, tidak boleh ada prinsip yang bertentangan dengan Al-Quran,” ujar Dedi.
MTQ Nasional 2026 Bawa Pesan Harmoni
MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 mengusung tema yang sarat pesan kebangsaan. Temanya yaitu “Menebar Cahaya Al-Qur’an Dalam Harmoni Menuju Indonesia Emas Yang Berkeadaban”.
Tema tersebut mencakup empat dimensi utama yang saling terintegrasi. Pertama, mendorong aksi nyata untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an.
Dimensi berikutnya memperkuat harmoni sosial dalam kehidupan masyarakat. Tema tersebut juga meneguhkan semangat kebangsaan dalam bingkai NKRI.
Selain itu, MTQ menghadirkan kontribusi nilai universal Al-Qur’an bagi peradaban global. Nilai tersebut menjadi bagian dari pesan utama penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI 2026.
Melalui keikutsertaan tersebut, kafilah Jabar membawa nama Jawa Barat di tingkat nasional. Mereka juga diharapkan mampu menunjukkan prestasi terbaik dalam setiap cabang.***(BePe)



![Cara operasikan AC mobil. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].](https://kabarpajajaran.com/wp-content/uploads/2026/09/ac-225x129.jpg)

