KOTA BANDUNG, Kabar Pajajaran – Pemprov Jawa Barat berkomitmen meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko penyakit jantung. Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyampaikan komitmen tersebut pada Sabtu (5/9/2026).
Erwan menghadiri pengukuhan pengurus Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Jawa Barat. Kegiatan tersebut berlangsung di aula Kantor Dinas Kesehatan Jabar, Kota Bandung.
Menurut Erwan, banyak masyarakat merasa sehat karena tidak mengalami gejala tertentu. Namun, pemeriksaan kesehatan dapat menemukan penyakit yang sebelumnya tidak mereka sadari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Deteksi Dini Jadi Langkah Penting
Erwan menilai deteksi dini menjadi langkah penting untuk mengenali risiko penyakit jantung. Karena itu, pemerintah terus memperkuat program cek kesehatan gratis bagi masyarakat.
Hingga Juli 2026, sekitar 60 juta warga mengikuti program cek kesehatan tersebut. Pemeriksaan itu menemukan sekitar satu juta kasus baru penyakit jantung.
Temuan tersebut menunjukkan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala. Sebab, masyarakat yang merasa sehat belum tentu benar-benar terbebas dari risiko penyakit.
“Kalau tidak ada deteksi dini, bagaimana jadinya,” ujar Erwan. Ia menegaskan pentingnya membangun kesadaran kesehatan melalui pemeriksaan sejak dini.
Jabar Dorong Budaya Hidup Sehat
Selain deteksi dini, Erwan mendorong masyarakat membangun budaya hidup sehat. Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan jantung.
Pemprov Jabar juga akan memperkuat kampanye kesehatan bersama Yayasan Jantung Indonesia. Kolaborasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai cara menjaga kesehatan jantung.
“Kami akan jadikan Jabar sebagai provinsi sadar kesehatan,” kata Erwan. Ia juga mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran terhadap risiko penyakit jantung.
Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam membangun budaya hidup sehat. Karena itu, keterlibatan berbagai organisasi menjadi penting untuk memperluas edukasi kesehatan.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri,” tutur Erwan. Ia berharap kolaborasi tersebut mampu mendorong masyarakat menjalani pola hidup lebih sehat.
Kepengurusan Baru YJI Jabar Siap Berkontribusi
Dalam kegiatan tersebut, Ketua Umum YJI Pusat Annisa Pohan Yudhoyono mengukuhkan pengurus YJI Cabang Jawa Barat. Komar Hanifi kini memimpin kepengurusan untuk masa bakti 2026–2031.
Erwan berharap kepengurusan baru segera memperkuat berbagai program kesehatan masyarakat. Terutama, program yang mendorong kesadaran terhadap risiko penyakit jantung.
“Semoga YJI Jabar terus berkontribusi menekan risiko penyakit jantung,” pungkas Erwan. Ia juga berharap budaya hidup sehat semakin kuat di Jawa Barat.
Kolaborasi Pemprov Jabar dan YJI menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat. Pemerintah berharap langkah tersebut mendorong masyarakat lebih aktif menjaga kesehatan sejak dini.***(BePe)



![Cara operasikan AC mobil. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].](https://kabarpajajaran.com/wp-content/uploads/2026/09/ac-225x129.jpg)

