KAI Daop 2 Bandung Kembalikan Operasional Kereta Normal Usai Gempa Pangandaran

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Kereta Api Argo Bromo Anggrek (Wikipedia)

Ilustrasi Kereta Api Argo Bromo Anggrek (Wikipedia)

BANDUNG – PT KAI Daop 2 Bandung kembali mengoperasikan seluruh perjalanan kereta api secara normal setelah gempa bumi mengguncang Pangandaran pada Rabu (5/8) malam. Tim prasarana memastikan seluruh jalur rel, jembatan, terowongan, wesel, dan sistem persinyalan berada dalam kondisi aman sehingga masyarakat dapat kembali menggunakan layanan kereta tanpa khawatir.

KAI Langsung Periksa Seluruh Jalur

Begitu gempa terjadi, KAI Daop 2 Bandung segera menghentikan sementara beberapa perjalanan kereta. Langkah tersebut memberi kesempatan kepada tim prasarana untuk memeriksa seluruh infrastruktur yang menjadi jalur operasional kereta api.

Petugas menyisir rel, jembatan, terowongan, wesel, dan perangkat persinyalan secara menyeluruh. Pemeriksaan berlangsung sesuai standar operasional keselamatan yang berlaku di lingkungan KAI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo mengatakan perusahaan selalu mengutamakan keselamatan penumpang setiap kali terjadi gempa yang berpotensi memengaruhi perjalanan kereta.

“Keselamatan menjadi prioritas utama KAI. Begitu gempa terjadi, tim kami langsung memeriksa seluruh aset operasional. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh infrastruktur tetap aman sehingga kami kembali menjalankan perjalanan kereta,” kata Kuswardojo dalam keterangan yang diterima, Kamis (6/8).

KAI Minta Maaf kepada Pelanggan

KAI Daop 2 Bandung juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang sempat menunggu akibat pemeriksaan jalur.

Menurut Kuswardojo, perusahaan memilih menghentikan sementara perjalanan kereta agar tim dapat memastikan kondisi jalur benar-benar aman sebelum kereta melintas kembali.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan. Namun kami selalu menempatkan keselamatan sebagai prioritas sehingga kami harus memastikan seluruh jalur aman sebelum perjalanan kembali berlangsung,” ujarnya.

Delapan Kereta Sempat Terlambat

Berkat koordinasi cepat seluruh petugas, KAI berhasil membatasi dampak keterlambatan perjalanan. Sebagian kereta hanya terlambat antara 9 hingga 60 menit.

Daftar kereta yang terdampak meliputi:

  • KA Parcel Selatan: 9 menit.
  • KA Lodaya: 26 menit.
  • KA Serayu: 24 menit.
  • KA Mutiara Selatan: 29 menit.
  • KA Kutojaya Selatan: 22 menit.
  • KA Commuter Line Garut: 38 menit.
  • KA Cikuray: 60 menit.
  • KA Kahuripan: 29 menit.

KAI Tegaskan Komitmen Keselamatan

KAI Daop 2 Bandung mengapresiasi kesabaran seluruh pelanggan selama proses pemeriksaan berlangsung. Perusahaan juga terus memperkuat sistem keselamatan agar setiap perjalanan berlangsung aman, nyaman, dan tepat waktu.

Kini seluruh jalur kereta di wilayah Daop 2 Bandung telah beroperasi normal. Masyarakat pun dapat kembali melakukan perjalanan dengan tenang karena seluruh hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi infrastruktur tetap layak dan aman digunakan. ***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Mantan Gubernur Jabar Danny Setiawan Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Sampaikan Belasungkawa
Kecelakaan Kendaraan Terjadi di Jalur Nagreg Arah Garut-Tasikmalaya
Polresta Bandung Ungkap Produksi Uang Palsu Rp300 Juta, Dua Kakak Beradik Diamankan
Bukan Gajah Mengamuk, Ini Kronologi Mahut Cedera di Lembang Park & Zoo
Gempa Pangalengan Berulang, Pakar Ungkap Fenomena Earthquake Swarm
Teras Cihampelas Akan Ditata, Pemprov Jabar Siapkan Bantuan untuk PKL
18 Bangunan Liar di Cicendo Bandung Ditertibkan, 10 Dibongkar Satpol PP
Pemprov Jabar Siapkan Uang Tunggu Rp7 Juta untuk 12 Korban Selamat Kapal Virgo

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:07 WIB

Mantan Gubernur Jabar Danny Setiawan Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Sampaikan Belasungkawa

Sabtu, 19 September 2026 - 07:47 WIB

Kecelakaan Kendaraan Terjadi di Jalur Nagreg Arah Garut-Tasikmalaya

Kamis, 17 September 2026 - 20:15 WIB

Polresta Bandung Ungkap Produksi Uang Palsu Rp300 Juta, Dua Kakak Beradik Diamankan

Kamis, 17 September 2026 - 10:00 WIB

Bukan Gajah Mengamuk, Ini Kronologi Mahut Cedera di Lembang Park & Zoo

Kamis, 17 September 2026 - 08:00 WIB

Gempa Pangalengan Berulang, Pakar Ungkap Fenomena Earthquake Swarm

Berita Terbaru